EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM CEK FAKTA
Hoaks Korupsi 3000 Triliun Rafael Alun di Media Sosial

Hoaks Korupsi 3000 Triliun Rafael Alun di Media Sosial

Klaim Rafael Alun korupsi Rp3.000 triliun adalah hoaks tanpa bukti. Nilai gratifikasi yang terbukti hanya puluhan miliar, sesuai dakwaan resmi.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
18 September 2025
Kategori CEK FAKTA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – Isu skandal korupsi Rp3.000 triliun yang menyeret nama Rafael Alun Trisambodo ramai beredar di media sosial, namun kabar tersebut dipastikan tidak benar. Berdasarkan data resmi pengadilan dan penelusuran media arus utama, nilai korupsi Rafael jauh lebih kecil dibanding klaim fantastis itu.
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN di sini

Klarifikasi Nilai Korupsi Rafael Alun

Kasus Rafael Alun bermula dari dakwaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) saat masih menjabat di Direktorat Jenderal Pajak. Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum, jumlah gratifikasi yang diterima Rafael dan istrinya sekitar Rp18,99 miliar dalam rentang 2002 hingga 2013.

Selain itu, ada penerimaan lain terkait jabatannya senilai Rp47,7 miliar dan sejumlah uang dalam bentuk mata uang asing, mulai dari dolar Singapura, dolar AS, hingga euro. Jumlah ini sangat jauh dari klaim Rp3.000 triliun yang beredar di ruang digital.

“Nilai yang disebut mencapai Rp3.000 triliun itu tidak benar, hanya beredar di media sosial tanpa bukti,” demikian penjelasan yang dikutip dari Antara.

Putusan Pengadilan dan Hoaks di Publik

Majelis hakim kemudian menjatuhkan vonis 14 tahun penjara terhadap Rafael Alun. Selain hukuman badan, dia juga dikenai denda Rp500 juta subsider tiga bulan kurungan. Putusan ini memperkuat fakta bahwa perkara Rafael memang serius, tetapi tidak ada kaitan dengan angka Rp3.000 triliun.

Berita Menarik Pilihan

Heboh Video Viral ‘Sok Imut’ Berkerudung di TikTok: Antara Rasa Penasaran dan Jebakan Link ‘Nakal’

Mediasi Gugatan Gibran, Subhan Ajukan Syarat Damai ke Gibran

Meski demikian, sejumlah unggahan media sosial tetap menyebarkan narasi palsu dengan menyebut skandal korupsi Rafael sebagai yang terbesar di Indonesia. Unggahan tersebut juga memunculkan tuduhan adanya aliran dana ke sejumlah artis, namun hingga kini tak ada bukti hukum yang menguatkan klaim tersebut.

Kabar bohong itu menjadi perhatian karena dapat menyesatkan publik dan mengaburkan fokus pada kasus yang sebenarnya. Pakar hukum menilai, berita bohong seperti ini bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum.

Rafael sendiri sudah kehilangan jabatannya sejak kasus ini mencuat. Kekayaannya yang sempat disorot publik menjadi salah satu pemicu perhatian masyarakat. Namun, pengadilan hanya mengakui kerugian negara sesuai dengan angka gratifikasi dan TPPU yang terbukti secara hukum.

Lembaga cek fakta menegaskan, klaim Rp3.000 triliun tidak pernah tercatat dalam berkas perkara maupun dokumen resmi KPK maupun pengadilan. Karena itu, masyarakat diminta berhati-hati saat membaca berita yang beredar di media sosial.

Sejumlah media arus utama juga menekankan pentingnya memeriksa ulang informasi sebelum membagikannya. Langkah ini diperlukan agar isu hoaks tidak semakin melebar dan menciptakan kegaduhan di tengah publik.

Dengan demikian, yang benar adalah Rafael Alun divonis karena menerima gratifikasi puluhan miliar rupiah, bukan triliunan seperti isu yang beredar. Angka Rp3.000 triliun hanyalah sensasi digital yang tak memiliki dasar fakta hukum.

( * )

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: gratifikasihoakskorupsiKPKpengadilanRafael Alun
Post Sebelumnya

Persahabatan Panjang Prabowo dan Djamari

Post Selanjutnya

Pemerintah Resmi Subsidi Gaji Dibawah 10 Juta untuk Pekerja Horeka

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Ilustrasi seseorang yang sedang mengakses media sosial melalui ponsel. Tren pencarian link "Video Viral Sok Imut" di TikTok kini diwaspadai sebagai modus baru para pelaku kejahatan siber untuk menyebarkan tautan phishing dan mencuri data pribadi pengguna yang tergiur konten eksklusif. (Foto: Ekoin.co/Ilustrasi)

Heboh Video Viral ‘Sok Imut’ Berkerudung di TikTok: Antara Rasa Penasaran dan Jebakan Link ‘Nakal’

oleh Hasrul Ekoin
28 Januari 2026
0

Keamanan digital Anda jauh lebih berharga daripada sekadar memuaskan rasa penasaran terhadap sosok "Sok Imut" yang tengah ramai diperbincangkan. (*)

Mediasi Gugatan Gibran, Subhan Ajukan Syarat Damai ke Gibran

Mediasi Gugatan Gibran, Subhan Ajukan Syarat Damai ke Gibran

oleh Irvan
6 Oktober 2025
0

Jakarta, EKOIN.CO - Mediasi gugatan perdata mengenai Riwayat Pendidikan Gibran memasuki babak mediasi lanjutan setelah pertemuan kedua di Pengadilan Negeri...

Apa Istimewanya Mercedes Habibie, ini Faktanya

Apa Istimewanya Mercedes Habibie, ini Faktanya

oleh Akmal Solihannoer
5 September 2025
0

Jakarta, EKOIN.CO - Mobil mewah jenis Mercedes-Benz milik almarhum Presiden ketiga RI, BJ Habibie, menjadi perhatian publik setelah masuk daftar...

Rp40 Miliar Diduga Terkait Suap Vonis Minyak Goreng

Rp40 Miliar Diduga Terkait Suap Vonis Minyak Goreng

oleh Irvan
4 September 2025
0

Jakarta, Ekoin.co - Sidang lanjutan kasus dugaan suap terkait vonis lepas perkara minyak goreng kembali digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta...

Post Selanjutnya
Pemerintah Resmi Subsidi Gaji Dibawah 10 Juta untuk Pekerja Horeka

Pemerintah Resmi Subsidi Gaji Dibawah 10 Juta untuk Pekerja Horeka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.