EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
AirNav Indonesia Bangun Ekosistem Pertanian Berkelanjutan

Sumber dok airnavindonesia.co.id

AirNav Indonesia Bangun Ekosistem Pertanian Berkelanjutan

Program Kampung Better AirNav Indonesia menggabungkan pendekatan edukatif, sosial, dan ekologis untuk menciptakan ketahanan pangan berkelanjutan berbasis komunitas di Banjarbaru.

Agus DJ oleh Agus DJ
7 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, INDUSTRI, INFRASTRUKTUR
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – AirNav Indonesia menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui peluncuran Program Kampung Better AirNav. Kegiatan berlangsung di Kelurahan Landasan Ulin Utara, Liang Anggang, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu, 6 Agustus 2025.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif Creating Shared Value (CSV) yang menyasar penguatan ketahanan pangan masyarakat. Melalui kolaborasi dengan Kelompok Tani Kampung Better, AirNav memfokuskan program pada pemanfaatan lahan terbatas secara produktif dan ekologis.

“Melalui Program Kampung Better, kami ingin menciptakan model ketahanan pangan yang tidak hanya produktif, tetapi juga inklusif dan berorientasi jangka panjang,” jelas Azizatun Azhimah, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko AirNav Indonesia.

Sebanyak 15 anggota kelompok tani terlibat aktif dalam program ini. Mereka mendapatkan pelatihan pertanian hidroponik serta bantuan 10 ekor kambing untuk pengembangan pertanian-peternakan terpadu berbasis ekonomi sirkular.

Langkah awal ini ditujukan untuk membangun ekosistem pertanian yang edukatif dan berkelanjutan. AirNav menghidupkan kembali lahan tidak terpakai dengan pendekatan yang memperhatikan nilai sosial-ekologis.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Fokus Tahun Kedua: Aquaponik dan Kelembagaan

Pada tahun kedua yang dimulai Juli 2025, program diarahkan ke pengembangan sistem aquaponik berbasis greenhouse. Selain itu, peserta memperoleh pelatihan teknis serta penguatan kelembagaan tani secara intensif.

Langkah ini diharapkan melahirkan koperasi atau unit UMKM berbasis komunitas yang dapat mengelola hasil produksi pertanian dan peternakan secara mandiri. Kemandirian ini menjadi salah satu target jangka panjang program Kampung Better.

“Program ini menjadi bagian dari kontribusi AirNav Indonesia dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam bidang pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pembangunan komunitas yang tangguh,” ungkap Azizah.

Pelaksanaan program tidak hanya menyasar aspek produktivitas, tetapi juga keberlanjutan sosial melalui pelibatan warga dalam proses perencanaan hingga pelatihan teknis. Warga pun berperan aktif menjaga dan mengembangkan fasilitas pertanian yang ada.

Dengan mengintegrasikan pendekatan lingkungan, sosial, dan ekonomi, Kampung Better AirNav menciptakan ekosistem kolaboratif yang memberdayakan masyarakat dan menjaga keberlanjutan alam.

Tugas Strategis AirNav di Udara Indonesia

AirNav Indonesia adalah satu-satunya penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan di Indonesia. Lembaga ini berada di bawah Kementerian BUMN dan didirikan berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 2009 serta PP Nomor 77 Tahun 2012.

Sejak 13 September 2012, AirNav bertugas menjamin keselamatan dan kelancaran lalu lintas udara di wilayah kedaulatan udara nasional, serta beberapa ruang udara negara tetangga. Ruang udara yang dikelola mencakup lebih dari 7,7 juta kilometer persegi.

Wilayah pelayanan dibagi menjadi dua Flight Information Region (FIR), yakni Jakarta dan Makassar. Kedua FIR tersebut menangani pergerakan pesawat udara domestik dan internasional secara harian.

Berdasarkan data 2019, sebelum pandemi COVID-19, AirNav melayani rata-rata 6.125 pergerakan pesawat setiap hari. Jumlah ini mencakup aktivitas take-off, landing, serta penerbangan lintas antarnegara.

Keberadaan AirNav sangat vital dalam memastikan standar keselamatan penerbangan dan mendukung sektor aviasi nasional yang terus tumbuh.

Program Kampung Better AirNav merupakan bentuk konkret kontribusi korporasi negara dalam mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis komunitas. Melalui pendekatan agroedukatif dan kolaboratif, AirNav tidak hanya mengembangkan pertanian, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial.

Pelibatan langsung masyarakat sekitar dan integrasi sistem pertanian modern menjadi fondasi kokoh menuju kemandirian pangan. Proyek ini menjadi model implementasi CSV yang menyatu antara tanggung jawab lingkungan dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Dengan dukungan infrastruktur dan kapasitas kelembagaan, inisiatif ini berpotensi menjadi percontohan di wilayah lain. Diharapkan keberhasilan Kampung Better bisa direplikasi dalam skala lebih luas, untuk mendukung visi Indonesia berkelanjutan.(*)

Tags: AirNav IndonesiaaquaponikBanjarbaruCircular EconomyCSRKalimantan SelatanKampung BetterKementerian BUMNketahanan pangankomunitasnavigasi penerbanganpembangunan berkelanjutanpertanian hidroponikprogram sosialSDGsUMKM
Post Sebelumnya

Inkrah! Kejagung Siap Eksekusi Silfester Matutina

Post Selanjutnya

Dua Pejabat Hutama Karya Ditahan KPK terkait Korupsi Tol Trans Sumatera

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Post Selanjutnya
Dua Pejabat Hutama Karya Ditahan KPK terkait Korupsi Tol Trans Sumatera

Dua Pejabat Hutama Karya Ditahan KPK terkait Korupsi Tol Trans Sumatera

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.