EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
‘Demam Emas’ Melanda Suriah, Warga Serbu Sungai Efrat yang Mengering

‘Demam Emas’ Melanda Suriah, Warga Serbu Sungai Efrat yang Mengering

Perburuan emas sedang melanda pedesaan Raqqa, Suriah, setelah ditemukannya gundukan tanah berkilau di dasar Sungai Efrat yang mengering. Fenomena ini memicu 'demam emas' yang membuat ratusan warga berbondong-bondong menggali dengan peralatan seadanya, meskipun belum ada bukti ilmiah yang memastikan kandungan emasnya. Peristiwa ini juga dikaitkan oleh sebagian warga dengan hadis Nabi Muhammad SAW, meskipun para ahli mengingatkan untuk tidak menafsirkan secara dangkal.

Ray oleh Ray
7 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Sebuah fenomena unik telah memicu perburuan massal di bantaran Sungai Efrat. Ratusan warga berbondong-bondong menyerbu area sungai yang mengering, setelah munculnya gundukan tanah berkilau. Kejadian ini dengan cepat menciptakan ‘demam emas’ yang melanda masyarakat setempat.

Sejak dua hari lalu, warga telah mendirikan tenda darurat dan mulai menggali tanah menggunakan peralatan seadanya, bekerja siang dan malam. Kegembiraan terlihat jelas di wajah para pencari ‘harta karun’ tersebut. “Awalnya hanya rasa penasaran, tapi sekarang semua orang ikut mencari. Ini seperti mimpi,” ujar salah satu warga kepada media lokal Shafaq News pada Selasa, 5 Agustus 2025.

Perburuan ini bukan hanya sekadar mencari keberuntungan, namun juga menghidupkan ekonomi mikro. Harga peralatan tambang bekas dilaporkan melonjak tajam, dan calo-calo informal bermunculan di desa terdekat untuk memenuhi tingginya permintaan. Namun, aktivitas ini berlangsung tanpa regulasi resmi atau pengawasan dari otoritas setempat, menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan dan kelestarian lingkungan.

Meskipun euforia melanda, insinyur geologi Khaled al-Shammari memberikan imbauan agar masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan. “Sedimen berkilau bisa saja berasal dari mineral lain. Hanya analisis geologi yang bisa memastikan kandungan emasnya,” tegasnya kepada Shafaq News.

Di sisi lain, fenomena ini dikaitkan oleh sebagian warga dengan hadis Nabi Muhammad SAW mengenai “gunung emas” yang akan muncul di Sungai Efrat menjelang Hari Kiamat. Asaad al-Hamdani, seorang cendekiawan Islam, membenarkan keaslian hadis tersebut dalam tradisi Sunni. Namun, ia mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan dalam menafsirkan. “Kita perlu pendekatan ilmiah dan teologis yang mendalam sebelum menghubungkan fenomena alam dengan eskatologi agama,” ucapnya.

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Sungai Efrat sendiri memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat yang tinggal di sepanjang alirannya. Akan tetapi, debit airnya terus menurun akibat pembangunan bendungan dan perubahan iklim, yang mengakibatkan kekeringan dan sengketa air di antara negara-negara yang dilaluinya. Walaupun kebenaran adanya emas masih menjadi pertanyaan besar, di tengah krisis ekonomi, warga tetap menggali, menaruh harapan besar pada potensi harta karun yang mungkin tersembunyi di dasar sungai.

Tags: Asaad al-Hamdanidemam emasemaseskatologi agamageologiHadisKhaled al-ShammariRaqqaShafaq NewsSungai EfratSuriah
Post Sebelumnya

Cara Ampuh Hilangkan Iklan Mengganggu di Ponsel, Hindari Adware dan Malware

Post Selanjutnya

Indonesia Perkuat Ekonomi Biru Lewat BFA dan IBEI

Ray

Ray

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Indonesia Perkuat Ekonomi Biru Lewat BFA dan IBEI

Indonesia Perkuat Ekonomi Biru Lewat BFA dan IBEI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.