EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Spanyol Kecam Dan Desak  Uni Eropa Soal Krisis Gaza Lapar, Tidak Ada Tindakan

Spanyol Kecam Dan Desak Uni Eropa Soal Krisis Gaza Lapar, Tidak Ada Tindakan

Spanyol desak Uni Eropa bertindak tegas Gaza alami krisis kemanusiaan yang makin parah

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
7 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Madrid, EKOIN.CO – Pemerintah Spanyol melancarkan kritik tajam terhadap Uni Eropa atas respons yang dinilai terlalu lambat dan kurang tegas dalam menghadapi krisis kemanusiaan di Gaza. Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares, dalam wawancara dengan Radio Onda Cero pada Kamis (7/8/2025), menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap Uni Eropa yang tidak menunjukkan tindakan nyata untuk menghentikan penderitaan rakyat Palestina.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Dalam wawancara tersebut, Albares menegaskan bahwa Spanyol tidak akan pernah mengakui pencaplokan wilayah Gaza maupun Tepi Barat oleh Israel. Menurutnya, tindakan Israel itu merupakan bentuk aneksasi ilegal dan brutal terhadap tanah Palestina yang telah berlangsung lama.

“Kami tidak akan pernah mengakui aneksasi ilegal Gaza dan Tepi Barat,” tegasnya. Ia juga menyebut bahwa tindakan Israel sudah mengarah pada kejahatan kemanusiaan, termasuk pengusiran paksa, serangan terhadap warga sipil, dan pembunuhan di tengah antrean bantuan.

Kecaman Spanyol terhadap Israel dan Uni Eropa

Albares menyatakan bahwa Israel telah melakukan invasi de facto terhadap Gaza melalui metode yang sistematis. Ia menyoroti cara Israel menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan ke wilayah yang sedang menghadapi krisis parah tersebut.

Berita Menarik Pilihan

Wajah Cantik Ternyata Kurir Sabu, NE Tertangkap Tangan Transaksi di Pinggir Jalan Puma Raya

Didampingi Haris Azhar, Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro Terkait Kontroversi Stand-Up ‘Mens Rea’

Lebih lanjut, dia menilai kegagalan Uni Eropa untuk segera bertindak sebagai sesuatu yang sangat memprihatinkan. “Yang paling menyakitkan adalah kurangnya tindakan nyata dari Uni Eropa,” kata Albares.

Menteri Luar Negeri Spanyol itu mengklaim bahwa negaranya merupakan negara Uni Eropa yang paling aktif dalam membela hak-hak warga Palestina. “Spanyol adalah negara yang paling banyak berbuat untuk Palestina,” ujarnya.

Kritik tersebut muncul di tengah situasi darurat kemanusiaan di Gaza, di mana masyarakat menghadapi kekurangan makanan, obat-obatan, dan bahan bakar. Laporan terbaru menunjukkan bahwa sejak 27 Juli, hanya 674 truk bantuan yang berhasil memasuki Gaza.

Jumlah itu hanya mencakup sekitar 14 persen dari kebutuhan harian bagi 2,2 juta penduduk Gaza. Padahal, menurut data kemanusiaan, sekitar 600 truk seharusnya diizinkan masuk ke Gaza setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

Kelaparan dan Desakan Sanksi Internasional

Kondisi yang memburuk tersebut mendapat perhatian dari Komisioner Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Volker Turk. Ia menggambarkan situasi di Gaza sebagai pemandangan memilukan yang mencerminkan kegagalan komunitas internasional.

Menurut Turk, tindakan Israel yang menolak akses bantuan makanan ke Gaza bisa dikategorikan sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan. Ia menekankan bahwa hak untuk mendapatkan makanan adalah hak fundamental yang tidak boleh dilanggar dalam kondisi apapun.

Spanyol melalui Albares juga mendesak agar Uni Eropa dan masyarakat internasional segera mengambil langkah lebih tegas. Termasuk di antaranya adalah sanksi terhadap Israel atau langkah diplomatik yang nyata untuk menghentikan penderitaan warga Palestina.

“Uni Eropa tidak bisa lagi berdiam diri. Harus ada tindakan nyata untuk menghentikan kejahatan ini,” ujar Albares. Ia menekankan pentingnya keberanian politik untuk bertindak, bukan sekadar mengeluarkan pernyataan.

Dalam beberapa bulan terakhir, Spanyol memang menunjukkan pendekatan yang lebih terbuka dalam membela Palestina. Sebelumnya, pemerintah Spanyol juga sempat memimpin seruan untuk mengakui negara Palestina secara resmi di forum internasional.

Seiring dengan meningkatnya tekanan internasional, sejumlah negara mulai mempertimbangkan langkah yang sama. Namun, mayoritas negara Uni Eropa dinilai masih berhati-hati, mengingat hubungan politik dan ekonomi dengan Israel.

Pemerintah Spanyol menilai situasi ini harus segera diakhiri dan komunitas internasional harus memilih berpihak pada kemanusiaan. “Kita tidak bisa membiarkan kelaparan menjadi senjata,” ujar Albares menegaskan.

Dari sisi lapangan, laporan-laporan menyebutkan bahwa kondisi di Gaza terus memburuk setiap harinya. Warga Gaza kini terpaksa bertahan hidup dengan pasokan makanan yang sangat minim, air bersih yang terbatas, dan akses kesehatan yang hampir lumpuh total.

Spanyol menyerukan agar semua pihak memberikan tekanan maksimal kepada Israel untuk membuka akses bantuan kemanusiaan. Hal ini dianggap sebagai langkah minimum yang harus segera dilakukan demi menyelamatkan jutaan nyawa.

Dalam konteks ini, Spanyol juga meminta adanya pengawasan ketat dari badan internasional agar bantuan yang dikirim benar-benar sampai ke tangan warga sipil, bukan disalahgunakan untuk kepentingan politik atau militer.

Sebagai negara anggota Uni Eropa, Spanyol menyayangkan kurangnya solidaritas antarnegara dalam menanggapi tragedi kemanusiaan ini. Mereka mendesak Eropa agar keluar dari sikap netral yang pasif dan mulai menunjukkan keberpihakan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Kesimpulan dari kritik Spanyol ini menggambarkan semakin dalamnya ketegangan politik antara beberapa negara Eropa dengan Israel, serta meningkatnya tuntutan kepada Uni Eropa untuk menunjukkan sikap yang lebih proaktif terhadap konflik Gaza.

Jika Uni Eropa tetap bersikap pasif, kekhawatiran bahwa krisis Gaza akan menjadi tragedi kemanusiaan yang jauh lebih besar bisa menjadi kenyataan. Oleh karena itu, waktu untuk bertindak dinilai sangat mendesak.

Penting bagi masyarakat internasional untuk memahami bahwa penderitaan warga sipil bukanlah bagian dari strategi geopolitik. Akses bantuan kemanusiaan harus dibuka dan dijamin tanpa syarat oleh pihak manapun.

Spanyol telah menunjukkan langkah konkret melalui kecaman terbuka dan seruan untuk bertindak. Negara-negara lain diharapkan bisa mengikuti langkah tersebut demi kemanusiaan yang universal.

Krisis Gaza tidak bisa diselesaikan hanya dengan pernyataan. Dibutuhkan langkah nyata, termasuk kemungkinan pemberian sanksi internasional yang tegas terhadap pihak yang menghalangi bantuan kemanusiaan.

Sebagai pernyataan keras dari Spanyol terhadap Uni Eropa dan Israel menjadi pengingat penting bahwa konflik ini telah melampaui batas dan harus segera dihentikan. Pendekatan pasif sudah tidak lagi memadai dalam menghadapi krisis kemanusiaan ini.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuka jalur bantuan secara penuh dan tanpa hambatan. Ini adalah kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda lagi jika dunia tidak ingin melihat bencana kelaparan massal yang lebih parah di Gaza.

Selanjutnya, tekanan diplomatik dan hukum internasional perlu ditingkatkan terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab. Komunitas internasional memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa kejahatan terhadap kemanusiaan tidak dibiarkan begitu saja.

Solidaritas global seharusnya tidak hanya berhenti pada wacana, namun ditindaklanjuti dengan tindakan nyata. Di tengah penderitaan yang semakin parah, keberpihakan terhadap korban menjadi kebutuhan moral yang tak bisa dihindari.

Penting pula agar organisasi internasional dan negara-negara di luar Eropa tidak hanya mengandalkan Uni Eropa, tetapi juga mengambil inisiatif sendiri dalam membantu menyelesaikan krisis Gaza secara damai dan berkeadilan. (*)


 

Tags: bantuanGazaIsraelkrisisSpanyolUni Eropa
Post Sebelumnya

Iran Gagalkan Penyelundupan 210 Senjata As, Mossad di Perbatasan

Post Selanjutnya

Tarif 50 Persen, Brasil Tidak Negosiasi Ogah Tanggapi Trump, Fokus Dalam Negeri

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Kanit Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Ari Purwanto.

Wajah Cantik Ternyata Kurir Sabu, NE Tertangkap Tangan Transaksi di Pinggir Jalan Puma Raya

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Dari tangan NE, polisi menyita sabu seberat 1,04 kilogram serta satu unit telepon seluler berikut kartu SIM yang diduga digunakan...

Kominika Pandji Pragiwaksono tiba di Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Foto: Amsi

Didampingi Haris Azhar, Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro Terkait Kontroversi Stand-Up ‘Mens Rea’

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Diketahui, Pandji kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya buntut materi stand-up comedy 'Mens Rea' yang dibawakannya. Laporan terhadap Pandji kali ini dilayangkan...

Plt. Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan saat menunjukkan barang bukti sabu seberat 160 kg dan ganja 200 kg hasil tangkapan di jaringan Aceh-Medan, Kamis (5/2/2026). Operasi besar-besaran ini diperkirakan menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman zat adiktif. (Foto: Humas BNN RI/Ekoin.co)

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

BNN memperkirakan penggagalan peredaran narkoba dalam jumlah besar ini berpotensi menyelamatkan lebih dari satu juta orang dari bahaya penyalahgunaan. Negara...

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

oleh Aminuddin Sitompul
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tiga tersangka kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauzia Tyassuma,...

Post Selanjutnya
Tarif 50 Persen, Brasil Tidak Negosiasi Ogah Tanggapi Trump, Fokus Dalam Negeri

Tarif 50 Persen, Brasil Tidak Negosiasi Ogah Tanggapi Trump, Fokus Dalam Negeri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.