EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA DAERAH
Empat Gunung Tutup Jalur Pendakian 17 Agustus

Empat Gunung Tutup Jalur Pendakian 17 Agustus

Empat gunung di Indonesia menutup jalur pendakian pada HUT RI ke-80 demi keselamatan, konservasi, dan penghormatan tradisi budaya. Pendaki disarankan mencari alternatif jalur pendakian yang tetap dibuka untuk merayakan Hari Kemerdekaan.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
9 Agustus 2025
Kategori DAERAH, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

YOGYAKARTA, EKOIN.CO – Empat gunung di Indonesia dipastikan menutup jalur pendakian pada 17 Agustus 2025. Keputusan ini diumumkan oleh pihak pengelola masing-masing gunung dengan alasan beragam, mulai dari faktor keamanan, konservasi alam, hingga pelaksanaan tradisi budaya setempat.
Baca berita lainnya di WhatsApp Channel EKOIN.

Momen Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80 biasanya menjadi waktu favorit bagi pencinta alam untuk melakukan pendakian. Banyak pendaki yang menyiapkan perjalanan jauh-jauh hari demi mengibarkan Bendera Merah Putih di puncak gunung pada pagi hari perayaan.

Namun, tahun ini sejumlah jalur pendakian resmi akan ditutup tepat pada 17 Agustus. Empat gunung yang terdampak kebijakan ini adalah Gunung Merapi, Gunung Semeru, Gunung Lawu, dan Gunung Gede Pangrango.

Keputusan ini menjadi perhatian besar bagi para pendaki yang sudah merencanakan aktivitas mereka. Pengelola mengimbau agar masyarakat menghormati kebijakan yang telah ditetapkan.

Gunung Merapi dan Gunung Semeru Tutup Sementara

Gunung Merapi, yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta, akan menutup seluruh jalur pendakian. Meski tidak ada alasan resmi yang dirinci, umumnya penutupan dilakukan akibat fluktuasi aktivitas vulkanik yang berpotensi membahayakan pendaki.

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

“Keselamatan pengunjung adalah prioritas utama kami,” ungkap salah satu petugas Balai Taman Nasional Gunung Merapi. Penutupan jalur diperkirakan berlangsung satu hari, namun bergantung pada perkembangan aktivitas gunung.

Sementara itu, Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, juga menutup jalur pendakian. Penutupan ini terkait pelaksanaan Hari Raya Karo, sebuah tradisi sakral masyarakat Tengger di Desa Ranupani.

Pihak pengelola menyebut jalur pendakian Semeru akan kembali dibuka pada 27 Agustus 2025, sehingga pendaki diminta menyesuaikan rencana perjalanan mereka.

Gunung Lawu dan Gunung Gede Pangrango Tertutup untuk Pendakian

Gunung Lawu, yang membentang di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, akan menutup jalur pendakian pada 17 Agustus. Penutupan ini diduga berkaitan dengan perbaikan infrastruktur jalur demi meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pendaki.

Para pendaki diimbau untuk memantau pengumuman resmi dari pihak Taman Nasional Gunung Lawu terkait pembukaan kembali jalur.

Sementara itu, Gunung Gede Pangrango yang berada di bawah pengelolaan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) juga akan menutup semua jalur pendakian.

Pihak TNGGP menyampaikan bahwa penutupan dilakukan dalam rangka konservasi alam dan penataan sarana pendakian. Belum ada tanggal pasti kapan jalur akan dibuka kembali.

Pengelola meminta para pendaki untuk menghormati keputusan ini demi menjaga kelestarian lingkungan pegunungan dan memastikan keamanan seluruh pengunjung.

Bagi pencinta alam yang telah merencanakan pendakian pada tanggal tersebut, disarankan mencari alternatif gunung lain yang tetap dibuka.

Meskipun penutupan jalur pendakian ini mengecewakan sebagian pendaki, langkah tersebut dipandang sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan dan kelestarian alam.

Pendaki sebaiknya selalu memeriksa informasi resmi sebelum memulai perjalanan.
Cari alternatif jalur pendakian yang masih dibuka untuk menghindari kekecewaan.
Gunakan momen ini untuk mengeksplorasi destinasi alam lain di sekitar wilayah yang dituju.
Hormati tradisi budaya masyarakat lokal yang menjadi bagian dari alasan penutupan.
Pastikan perlengkapan pendakian tetap siap untuk perjalanan berikutnya.

Penutupan jalur pendakian pada empat gunung ini merupakan langkah penting demi keselamatan dan konservasi.
Keputusan tersebut juga menjadi bentuk penghormatan terhadap tradisi masyarakat setempat.
Pendaki perlu memahami bahwa kondisi alam dan budaya memiliki peran penting dalam kegiatan pendakian.
Dengan mematuhi kebijakan, kelestarian alam dapat terus terjaga untuk generasi mendatang.
Tradisi pendakian HUT RI tetap bisa dirayakan di gunung atau lokasi lain yang memungkinkan. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: gunung gede pangrangoGunung LawuGunung MerapiGunung SemeruHUT RI 2025pendakian
Post Sebelumnya

KPK Buru Harun Masiku, Informasi Lokasi Sudah Dikantongi

Post Selanjutnya

13 Bahaya tidak Minum setelah Makan

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
13 Bahaya tidak Minum setelah Makan

13 Bahaya tidak Minum setelah Makan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.