EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Tanah Terlantar 2 Tahun Bakal Diambil Negara, Petani Sawit Buka Suara

Tanah Terlantar 2 Tahun Bakal Diambil Negara, Petani Sawit Buka Suara

Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) mendukung kebijakan pemerintah terkait pengambilalihan tanah terlantar, tetapi menekankan pentingnya sejumlah syarat agar pelaksanaannya adil dan bermanfaat bagi masyarakat. Akhmad Indradi, salah satu pengurus Apkasindo, menyoroti perlunya pemerintah menyediakan akses jalan, bimbingan, dan permodalan, serta menurunkan biaya sertifikasi tanah. Ia juga mengingatkan agar proses penertiban lahan dilakukan dengan mekanisme yang transparan dan memberikan rasa keadilan, demi menghindari konflik sosial.

Ray oleh Ray
10 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, NASIONAL, PROPERTI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Kebijakan pemerintah yang akan mengambil alih lahan tidak termanfaatkan selama dua tahun mendapat tanggapan dari berbagai pihak, termasuk para petani kelapa sawit. Pengurus DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), Akhmad Indradi, menyatakan dukungannya terhadap penertiban tanah terlantar sesuai PP Nomor 20 Tahun 2021. Namun demikian, ia menekankan perlunya beberapa syarat agar pelaksanaannya dapat berjalan adil dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Akhmad, dalam keterangannya pada Minggu (10/8/2025), menyampaikan bahwa pemerintah seharusnya terlebih dahulu memfasilitasi dan mendorong upaya pemanfaatan lahan oleh masyarakat. Ia mencontohkan daerah terpencil yang menghadapi kesulitan akses jalan. “Di Kalimantan khususnya, masyarakat itu tidak mampu mengelola lahan miliknya secara berkelanjutan karena tidak ada akses jalan produksi untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa banyak masyarakat hanya mampu menanami lahannya satu atau dua kali dengan padi gunung, lalu membiarkannya terlantar setelah kesuburan tanah berkurang. Padahal, lahan tersebut sangat potensial untuk ditanami tanaman perkebunan jangka panjang seperti sawit, karet, atau kakao yang dapat menyejahterakan petani. Oleh karena itu, selain akses jalan, ia menilai pemerintah juga harus memberikan bimbingan dan fasilitas yang relevan, seperti bantuan bibit, permodalan, dan pelatihan.

Di sisi lain, Akhmad juga menyoroti mahalnya biaya sertifikasi tanah. Ia mengatakan bahwa di Kalimantan, harga tanah per hektare hampir setara dengan biaya pembuatan sertifikat. “Harga tanah 8 juta per ha, sedangkan biaya perolehan sertifikat tanah sekitar Rp6-7 juta per bidang,” paparnya. Menurutnya, BPN yang sudah digaji negara seharusnya bisa membuat biaya sertifikasi mandiri menjadi lebih murah jika tidak mampu melanjutkan program PTSL/Prona. “Ini kan ironis,” tambahnya.

Selanjutnya, Akhmad Indradi menekankan bahwa mekanisme penertiban lahan harus dijalankan dengan benar dan memberikan rasa keadilan. Ia memperingatkan bahwa tanpa proses yang adil, akan timbul keresahan, konflik sosial, dan ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Sosialisasi pun harus dilakukan dengan baik dan memastikan masyarakat memahami aturan yang berlaku.

Berita Menarik Pilihan

Menggelegar Suara Prabowo di Depan Ulama, Kutip Surat Ar Ra’d Ayat 11 untuk Babat Koruptor

Awal 2026, BI Catat Uang Primer Tumbuh 14,7 Persen Jadi Rp 2.193 Triliun

“Jangan asal main pasang plang saja seperti Satgas PKH dalam penertiban kawasan hutan padahal belum dilaksanakan penetapan kawasan hutan sesuai tahapan dalam aturan yang ada,” tuturnya. Ia juga menyampaikan keprihatinannya bahwa banyak kasus lahan masyarakat diambil secara legal, lalu diberikan kepada kaum elite atau pengusaha besar dengan dalih sesuai aturan atau demi proyek strategis nasional. Ia berharap agar hal serupa tidak terulang kembali.

Tags: Akhmad Indradiakses jalanAPKASINDOKalimantankonflik sosiallahan pertanianpetani sawitPP Nomor 20 Tahun 2021sertifikasi tanahtanah terlantar
Post Sebelumnya

Akibat Kenaikan Tarif Impor dari Trump, India Batalkan Rencana Pembelian Alutsista Amerika

Post Selanjutnya

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Prabowo Subianto Pada Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer

Ray

Ray

Berita Terkait

Menggelegar Suara Prabowo di Depan Ulama, Kutip Surat Ar Ra’d Ayat 11 untuk Babat Koruptor

Menggelegar Suara Prabowo di Depan Ulama, Kutip Surat Ar Ra’d Ayat 11 untuk Babat Koruptor

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pengarahan Presiden Prabowo Subianto saat pelantikan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) berapi-api. Dia menegaskan komitmennya terus maju...

Survei BI: Penjualan Rumah Kecil Menengah Tumbuh Positit, Tipe Besar Alami Kontraksi

Awal 2026, BI Catat Uang Primer Tumbuh 14,7 Persen Jadi Rp 2.193 Triliun

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) melaporkan uang primer (M0) adjusted mencatatkan tren positif pada awal tahun 2026. Uang primer...

Survei BI: Penjualan Rumah Kecil Menengah Tumbuh Positit, Tipe Besar Alami Kontraksi

Survei BI: Penjualan Rumah Kecil Menengah Tumbuh Positit, Tipe Besar Alami Kontraksi

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Triwulan IV 2025 memberikan angin segar bagi bismis properti. Berdasar Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank...

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Post Selanjutnya
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Prabowo Subianto Pada Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Prabowo Subianto Pada Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.