EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM
Kekayaan Melonjak, AI Cetak Miliarder Muda

Kekayaan Melonjak, AI Cetak Miliarder Muda

Ledakan AI 2025 menciptakan kekayaan global terbesar sepanjang sejarah teknologi. Indonesia ikut menikmati lonjakan kekayaan melalui industri data center.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
12 Agustus 2025
Kategori RAGAM, TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

SAN FRANCISCO, EKOIN.CO – Ledakan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di tahun 2025 menciptakan lonjakan kekayaan yang belum pernah terjadi sebelumnya, melahirkan puluhan miliarder baru hanya dalam hitungan bulan. Dari pendiri startup AI hingga insinyur papan atas, semuanya berlomba memanfaatkan peluang emas yang mengubah peta ekonomi global.
(Baca Juga : Ledakan AI Global)

Pendanaan besar-besaran bagi raksasa AI seperti Anthropic, Safe Superintelligence, OpenAI, dan Anysphere mendorong valuasi hingga miliaran dolar AS. CB Insights mencatat, terdapat 498 unicorn AI dengan total valuasi US$2,7 triliun, di mana 100 di antaranya lahir setelah 2023.

“Selama lebih dari 100 tahun data, kami belum pernah melihat penciptaan kekayaan sebesar dan secepat ini,” ujar Andrew McAfee, peneliti utama MIT, Selasa (12/8/2025).
(Baca Juga : Pasar Saham AI)

Gelombang Kekayaan AI di Wall Street

Kenaikan harga saham Nvidia, Meta, Microsoft, dan perusahaan infrastruktur AI mempercepat akumulasi kekayaan pribadi dalam skala masif. CEO Nvidia Jensen Huang kini masuk daftar 10 orang terkaya dunia, menggeser nama besar seperti Bill Gates. Elon Musk lewat xAI dan Mark Zuckerberg lewat Meta AI juga memimpin investasi agresif di sektor ini.

Bloomberg mencatat, empat perusahaan AI swasta terbesar pada Maret 2025 telah melahirkan 15 miliarder dengan total kekayaan US$38 miliar. Angka ini terus bertambah seiring bermunculannya unicorn baru.
(Baca Juga : Miliarder Baru AI)

Berita Menarik Pilihan

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

Identitas Masih Jadi Tanda Tanya, Mengapa Kabar Penangkapan Wanita Berhijab Ini Begitu Cepat Dipercaya?

Mira Murati, mantan CTO OpenAI, mendirikan Thinking Machines Lab pada Februari dan mengamankan pendanaan US$2 miliar pada Juli. Valuasi perusahaannya kini mencapai US$12 miliar. Anysphere juga mencatat lonjakan valuasi dari US$9,9 miliar menjadi US$20 miliar hanya dalam beberapa minggu.

Merambah Indonesia: Data Center Panen Besar

Di Indonesia, Otto Toto Sugiri dan Marina Budiman ikut merasakan ledakan kekayaan berkat industri data center yang menopang teknologi AI. Saham DCI Indonesia (DCII) milik mereka naik 561,35% sepanjang tahun, mengerek nilai aset secara signifikan.
(Baca Juga : Data Center Indonesia)

Forbes mencatat kekayaan Toto melonjak dari US$2,21 miliar pada 2024 menjadi US$12,5 miliar, sedangkan Marina naik dari US$1,32 miliar menjadi US$9,1 miliar. Pertumbuhan ini sejalan dengan permintaan besar terhadap kapasitas data center berbasis GPU untuk AI.

Fenomena serupa juga mengubah wajah San Francisco. Kota ini kini memiliki 82 miliarder, melampaui New York yang hanya 66. Harga properti pun melesat, dengan penjualan rumah di atas US$20 juta terbanyak sepanjang sejarah.

Pasar sekunder memberi peluang bagi pemegang saham menjual kepemilikan mereka, termasuk di OpenAI yang kabarnya menyiapkan penjualan saham dengan valuasi US$500 miliar. Aktivitas merger, akuisisi, dan IPO pun memanas, mencatat 73 transaksi besar sejak 2023.

Ledakan kekayaan AI memicu pergeseran pusat kemakmuran global. Dari Bay Area hingga Jakarta, momentum ini diprediksi akan membentuk generasi miliarder baru yang siap mengubah peta industri teknologi dunia.


Ledakan AI tahun 2025 menjadi katalis pertumbuhan kekayaan global dalam skala masif. Fenomena ini memunculkan ratusan unicorn baru dan puluhan miliarder hanya dalam waktu singkat.
Gelombang ini mempengaruhi sektor teknologi, infrastruktur, hingga pasar properti di berbagai belahan dunia.
Di Indonesia, pemain besar data center menjadi pemenang utama.
Pergerakan saham perusahaan teknologi menjadi indikator kuat pertumbuhan nilai aset.
San Francisco kembali menjadi pusat kekayaan, mengulang sejarah masa dot-com.

Pelaku bisnis sebaiknya memanfaatkan tren AI untuk memperkuat posisi di pasar.
Investor disarankan mengamati pergerakan valuasi startup teknologi.
Pemerintah perlu menyiapkan regulasi yang mendukung inovasi AI.
Masyarakat dapat memanfaatkan peluang kerja baru di sektor ini.
Pengembangan infrastruktur digital menjadi kunci keberlanjutan pertumbuhan kekayaan AI.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: AIdata centerkekayaanmiliarderstartupteknologi
Post Sebelumnya

Film Animasi Indonesia Merah Putih One For All Diduga Plagiat, 6 Karakter Disebut-sebut Curi Hak Cipta

Post Selanjutnya

Mengulas Perbedaan Emas dan Bitcoin, dari Stabilitas hingga Volatilitas

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Gelandang tim nasional Indonesia, Ivar Jenner, resmi memulai petualangan barunya di sepak bola Tanah Air setelah bergabung...

Potongan narasi video "Cukur Kumis" yang viral di platform TikTok dalam beberapa hari terakhir. Hingga kini, kabar mengenai penangkapan pemeran dalam video tersebut belum memiliki dasar hukum resmi dan diimbau agar masyarakat tidak mudah percaya pada konten hasil rekayasa. (Foto: Ilustrasi)

Identitas Masih Jadi Tanda Tanya, Mengapa Kabar Penangkapan Wanita Berhijab Ini Begitu Cepat Dipercaya?

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Video cukur kumis sendiri masih beredar dalam berbagai versi potongan ulang. Otoritas mengingatkan masyarakat agar menunggu klarifikasi resmi sebelum menarik...

Ester Nurumi Tri Wardoyo saat berhasil memastikan poin penentu bagi kemenangan tim putri Indonesia atas Thailand di babak perempat final BATC 2026. Indonesia akan menghadapi tantangan berat melawan Korea Selatan di babak semifinal besok. (Foto: Humas PBSI/Ekoin.co)

Indonesia Tembus Semifinal BATC 2026, Ester Nurumi Tutup Drama Sengit Lawan Thailand

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Tanpa memberikan banyak celah, Ester menyudahi perlawanan lawan dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-16. Hasil ini sekaligus memastikan...

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memberikan instruksi di pinggir lapangan saat laga semifinal melawan Jepang di Indonesia Arena. Meski sukses membawa Indonesia ke final Piala Asia untuk pertama kalinya, Souto menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah keringat para pemainnya secara keseluruhan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Timnas Futsal Indonesia Lolos Final Piala Asia 2026 Hector Souto Tolak Sebutan Pencetak Sejarah

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Hasil tersebut menjadi pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaan di Piala Asia Futsal. Pada edisi sebelumnya di Kuwait 2022, langkah Merah...

Post Selanjutnya
Pergerakan harga Bitcoin (BTC) yang menunjukkan tren koreksi tajam hingga menembus ke bawah level psikologis US$ 90.000 pada perdagangan Rabu (21/1/2026).

Mengulas Perbedaan Emas dan Bitcoin, dari Stabilitas hingga Volatilitas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.