EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM EDUKASI
Pergerakan harga Bitcoin (BTC) yang menunjukkan tren koreksi tajam hingga menembus ke bawah level psikologis US$ 90.000 pada perdagangan Rabu (21/1/2026).

Mengulas Perbedaan Emas dan Bitcoin, dari Stabilitas hingga Volatilitas

Di tengah gejolak ekonomi, investasi emas dan Bitcoin menjadi pilihan populer, meskipun keduanya memiliki karakteristik yang berbeda. Emas dikenal sebagai aset lindung nilai yang stabil dengan sejarah panjang, sementara Bitcoin menunjukkan volatilitas tinggi yang dipengaruhi oleh regulasi, sentimen pasar, dan inovasi teknologi. Perbedaan ini tercermin dari perilaku investor yang mencari stabilitas pada emas dan investor yang cenderung lebih berani mengambil risiko pada Bitcoin.

Ray oleh Ray
12 Agustus 2025
Kategori EDUKASI, EKOBIS, KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Di tengah gejolak ekonomi yang kerap terjadi, dua instrumen investasi, yaitu emas dan Bitcoin, menjadi primadona bagi banyak investor. Namun, meskipun sama-sama diminati sebagai aset lindung nilai, kedua instrumen ini memiliki karakteristik dan pola pergerakan yang sangat berbeda. Perbedaan tersebut penting untuk dipahami agar investor dapat mengambil keputusan yang tepat.

Menurut laporan dari Forbes, emas telah lama dikenal sebagai aset yang stabil di tengah ketidakpastian. Hal ini terlihat jelas saat krisis keuangan global 2008, di mana harga emas melonjak hampir 25%, dari US870peronsmenjadilebihdariUS1.080 per ons dalam rentang Januari 2008 hingga Desember 2009. Stabilitas ini didasarkan pada konsensus global yang telah berlangsung selama berabad-abad, menjadikannya pilihan utama ketika ketegangan geopolitik meningkat atau inflasi melonjak.

Di sisi lain, Bitcoin yang sering disebut sebagai lindung nilai inflasi, menunjukkan pola yang berbeda. Pergerakannya lebih dipengaruhi oleh sentimen pasar, regulasi, adopsi teknologi, dan arus likuiditas. Akhir-akhir ini, pasar kripto terdampak oleh pengetatan regulasi, kemajuan teknologi blockchain, serta meningkatnya partisipasi institusi, yang membuat volatilitas Bitcoin tak selalu sejalan dengan tekanan di pasar keuangan tradisional.

Salah satu penyebab utama perbedaan antara keduanya adalah persepsi dan fungsi masing-masing aset. Emas secara konsisten dipandang sebagai penyimpan nilai yang stabil, yang diperkuat oleh peran moneternya yang diakui oleh bank sentral di berbagai negara. Sementara itu, Bitcoin mencatat volatilitas harga yang tinggi, seperti yang terjadi pada April tahun ini, di mana harganya sempat anjlok 19,75% dibandingkan dengan posisi Januari 2025. Pergerakan ini banyak dipicu oleh perubahan regulasi, misalnya keputusan regulator di Amerika Serikat, Tiongkok, atau Eropa, serta isu-isu teknologi.

Perbedaan perilaku investor juga menjadi faktor utama. Investor yang mencari stabilitas dan rasa aman psikologis di tengah ketidakpastian cenderung memilih emas karena sifat fisiknya dan sejarah panjangnya dalam kebijakan moneter. Sebaliknya, investor Bitcoin umumnya berasal dari demografi yang lebih muda dan melek teknologi, yang melihatnya sebagai instrumen spekulatif atau investasi jangka panjang berbasis inovasi.

Berita Menarik Pilihan

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Mati Greenspan, CEO Quantum Economics, menegaskan perbedaan ini dengan tepat. “Perbedaan antara emas dan Bitcoin mencerminkan pergeseran psikologi investor dan struktur pasar,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa emas menawarkan prediktabilitas di masa krisis, sedangkan Bitcoin mencerminkan spekulasi dan taruhan atas transformasi digital.

Tags: BitcoinemasForbesgejolak ekonomiinflasiinvestasilindung nilaiMati GreenspanQuantum Economicsregulasisentimen pasarvolatilitas
Post Sebelumnya

Kekayaan Melonjak, AI Cetak Miliarder Muda

Post Selanjutnya

Pertamina Patra Niaga Raih Sertifikasi ISCC, Perluas Cakupan Distribusi Bahan Bakar Ramah Lingkungan

Ray

Ray

Berita Terkait

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

Post Selanjutnya
Pertamina Patra Niaga Raih Sertifikasi ISCC, Perluas Cakupan Distribusi Bahan Bakar Ramah Lingkungan

Pertamina Patra Niaga Raih Sertifikasi ISCC, Perluas Cakupan Distribusi Bahan Bakar Ramah Lingkungan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.