EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Mengapa Status Palestina di PBB Belum Jelas

Mengapa Status Palestina di PBB Belum Jelas

Palestina memenuhi syarat formal sebagai negara menurut Konvensi Montevideo, tetapi pengakuan internasional mayoritas bersifat simbolis. Tanpa dukungan Dewan Keamanan PBB dan komitmen politik yang nyata, status negara Palestina tetap tertunda.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
13 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, EKOIN.CO – Palestina masih belum memperoleh status penuh sebagai negara anggota PBB meski telah diakui oleh banyak negara. Kunci utama masalah ini terletak pada pengakuan simbolis, yang walau penting dari segi moral dan diplomatik, belum cukup untuk menjamin kedaulatan nyata secara internasional.

Kata pamungkas: pengakuan


Pada prinsipnya, hukum internasional melalui Konvensi Montevideo (1933) menetapkan empat syarat bagi suatu entitas negara: penduduk tetap, wilayah jelas, pemerintahan yang efektif, dan kemampuan menjalin hubungan internasional  Palestina secara materil memenuhi kriteria ini—menurut beberapa studi akademis, seperti penelitian Undip, Palestina dipandang sebagai negara yang sah berdasarkan Montevideo

Namun pada tataran praktis, pengakuan yang diberikan sebagian besar negara lebih bersifat simbolis. Hal ini dikarenakan mayoritas warga Palestina masih berada di bawah pendudukan militer Israel, utamanya di Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem Timur—sehingga mereka belum memiliki kedaulatan sepenuhnya

Akibatnya, meski mayoritas negara global mendukung pengakuan Palestina, itu saja belum cukup. Profesor Yossi Mekelberg dari Chatham House menyatakan bahwa dibutuhkan dukungan di Dewan Keamanan PBB—yang masih sulit tercapai karena tekanan politik dari pemerintahan di Gedung Putih

Berita Menarik Pilihan

AHY: Perbedaan Tak Boleh Jadi Sekat, Imlek Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

Membahayakan Pengendara, Pemkot Jakbar Pangkas 541 Pohon Rawan Tumbang

Mantan konsul jenderal Israel untuk New York, Alon Pinkas, menyebut bahwa pengakuan tersebut tetap bernilai diplomatik karena datang dari negara-negara berpengaruh dan sekutu kuat Israel Begitu pula menurut Profesor Julie Norman (University College London), pengakuan ini memiliki bobot moral dan memungkinkan pembukaan kedutaan besar, bukan sekadar misi diplomatik—sebuah langkah penting dalam membangun hubungan formal

Namun kritik juga muncul. Khaled Elgindy (Georgetown University) menilai bahwa respons terhadap kekejaman di Gaza seolah diwakili dengan pengakuan teoritis Palestina yang mungkin tidak akan pernah berhasil diwujudkan Selain itu, Fathi Nimer dari Al-Shabaka menyoroti bahwa negara-negara Barat seharusnya mempertimbangkan opsi seperti embargo senjata atau sanksi perdagangan jika benar-benar serius mendukung solusi dua negara

Solusi dua negara tetap menjadi kerangka utama dalam perdebatan internasional. Pada konferensi PBB pada Juli lalu, 125 negara mendukung Palestina merdeka dan demiliterisasi, namun Israel dan AS memboikot pertemuan tersebut  Deklarasi New York juga mencetuskan gagasan agar Otoritas Palestina (PA) mengendalikan wilayah setelah gencatan senjata—meski PA sendiri saat ini menghadapi krisis legitimasi seperti yang ditunjukkan survei PCPSR 2023 Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong, menekankan bahwa pengakuan mereka akan bergantung pada reformasi demokrasi dan komitmen nyata dari Palestina

Israel sendiri tetap tegas menolak solusi dua negara. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bahkan menyebut rencana penguasaan Kota Gaza sebagai jalan untuk menuntaskan perang, dengan alasan “kami tidak akan melakukan bunuh diri nasional hanya demi opini baik dalam 2 menit” Knesset juga telah mengesahkan resolusi yang menolak negara Palestina, menilainya sebagai ancaman eksistensial dan hadiah bagi kelompok militan

Moral & Diplomasi versus Realitas Politik – pengakuan tetap politis

Syarat Montevideo dan Hambatan Praktis – pengakuan simbolis belum cukup

  1. Palestina memenuhi syarat formal Montevideo, tapi pengakuan yang diberikan sebagian besar bersifat simbolis.
  2. Dukungan global saja tak cukup; butuh keputusan dari Dewan Keamanan PBB yang masih diblokir.
  3. Solusi dua negara masih digadang sebagai jalan keluar, tapi tidak mendapatkan akses nyata di lapangan.
  4. Reformasi internal dan komitmen politik dipandang esensial sebelum pengakuan bisa menjadi nyata.

 

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: diplomasiMontevideoPalestinaPBBpengakuansolusi dua negara
Post Sebelumnya

Erdoğan: Turki Tak Biarkan Bencana Gaza Berlanjut

Post Selanjutnya

Tiongkok Peringatkan Israel Soal Gaza

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri acara Imlek (Ist)

AHY: Perbedaan Tak Boleh Jadi Sekat, Imlek Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebutkan bahwa keberagaman latar belakang, identitas,...

Pohon rawan tumbang di Jakarta Pusat (Ist)

Membahayakan Pengendara, Pemkot Jakbar Pangkas 541 Pohon Rawan Tumbang

oleh Noval Verdian
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Selama periode Januari 2026, jajaran Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat telah memangkas 541...

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat memberikan keterangan peran Bahar bin Smith sebagai tersangka saat terjadi pengeroyokan. (Foto: Aminuddin Sitompul)

Bahar bin Smith Kembali Ditetapkan Tersangka Kasus Pengeroyokan, Karena Ikut Pukul Anggota Banser

oleh Aminuddin Sitompul
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Polda Metro Jaya menyebutkan peran Bahar bin Smith setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota...

Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri saat menghadiri ulang tahun Eyang Meri yang ke-100 pada 23 Juni 2025 lalu. Foto: Monang Sinaga/PDIP

Istri Hoegeng Meninggal, Inilah Kenangan Megawati Soekarnoputri Tentang Eyang Meri 

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wafatnya istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani yang akrab disapa Eyang Meri, meninggal...

Post Selanjutnya
Tiongkok Peringatkan Israel Soal Gaza

Tiongkok Peringatkan Israel Soal Gaza

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.