EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Laporan FAO Ungkap 21,6 Juta Warga Indonesia Alami Obesitas, Trennya Melonjak Dua Kali Lipat

Laporan FAO Ungkap 21,6 Juta Warga Indonesia Alami Obesitas, Trennya Melonjak Dua Kali Lipat

Laporan terbaru dari Badan Pangan Dunia (FAO) tahun 2024 mengungkapkan bahwa kasus obesitas di Indonesia melonjak drastis, mencapai 21,6 juta orang dewasa pada tahun 2022, meningkat lebih dari dua kali lipat dalam dua dekade terakhir. Peningkatan ini, yang menempatkan Indonesia di urutan kelima negara ASEAN, disebabkan oleh pergeseran pola makan ke arah konsumsi makanan ultra-olahan yang tinggi gula serta gaya hidup yang minim aktivitas fisik. Fenomena ini menunjukkan bahwa masalah gizi di Indonesia kini tidak hanya tentang kekurangan makan, tetapi juga masalah kualitas nutrisi atau yang disebut "salah makan", yang berdampingan dengan masalah lain seperti stunting dan anemia.

Ray oleh Ray
14 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, KESEHATAN, NASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Berita Menarik Pilihan

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Jakarta, EKOIN.CO – Jumlah orang dewasa dengan obesitas di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan, mencapai 21,6 juta orang pada tahun 2022. Angka ini melonjak lebih dari dua kali lipat jika dibandingkan dengan data tahun 2002 yang mencatat sekitar 10 juta kasus. Lonjakan ini menempatkan Indonesia di posisi kelima di antara negara-negara ASEAN, seperti yang disampaikan dalam laporan terbaru Badan Pangan Dunia (FAO) tahun 2024. Peningkatan ini menjadi sorotan serius di tengah tantangan gizi yang lebih luas.

Data FAO menunjukkan bahwa prevalensi obesitas dewasa di Indonesia mencapai 11,2% pada tahun 2022, naik dari 9,3% pada tahun 2012. Laporan tersebut menjelaskan bahwa ledakan kasus ini mencerminkan pergeseran pola makan masyarakat, di mana makanan ultra-olahan dan produk tinggi gula yang rendah serat kini lebih mudah diakses daripada makanan bergizi seimbang. Di samping itu, gaya hidup sedentari atau minim aktivitas fisik juga memperburuk situasi. Pergeseran ini, yang sering kali disebut sebagai “krisis pangan modern”, menunjukkan bahwa masalah gizi di Indonesia tidak lagi sebatas kekurangan makan, tetapi juga “salah makan”.

Meskipun kenaikan prevalensi obesitas juga terjadi secara global, dengan angka dari 12,1% menjadi 15,8% dalam sepuluh tahun, skala kenaikan absolut di Indonesia menimbulkan alarm tersendiri. Hanya dalam dua puluh tahun, jumlah penduduk obesitas di Indonesia bertambah lebih dari 11 juta orang—melebihi jumlah populasi keseluruhan Provinsi Riau. Fenomena ini menunjukkan adanya tantangan serius yang perlu segera ditangani.

Secara ironis, lonjakan obesitas ini kerap terjadi bersamaan dengan masalah gizi lain seperti stunting pada balita dan anemia pada perempuan usia subur. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia menghadapi “masalah gizi ganda”. Kondisi ini mengindikasikan bahwa meskipun akses terhadap kalori tersedia, kualitas nutrisinya sering kali tidak memadai. Makanan tinggi gula dan lemak semakin mendominasi, sementara konsumsi buah dan sayur kian tertinggal. Oleh karena itu, tantangan gizi di Indonesia tidak lagi hanya soal ketersediaan pangan, melainkan juga soal kualitas dan kesadaran masyarakat dalam memilih makanan.

Tags: aktivitas fisikanemiaASEANFAOgizigulaindonesiakalorikesehatanlaporanmakanan ultra-olahanobesitaspola makanpopulasistuntingtren
Post Sebelumnya

Pencipta ChatGPT Soroti Tantangan Adaptasi AI bagi Karyawan Berusia Lanjut

Post Selanjutnya

Tanda-tanda Ponsel Anda Harus Diganti, Ternyata Bukan Hanya Baterai Cepat Habis

Ray

Ray

Berita Terkait

Plt. Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan saat menunjukkan barang bukti sabu seberat 160 kg dan ganja 200 kg hasil tangkapan di jaringan Aceh-Medan, Kamis (5/2/2026). Operasi besar-besaran ini diperkirakan menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman zat adiktif. (Foto: Humas BNN RI/Ekoin.co)

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

BNN memperkirakan penggagalan peredaran narkoba dalam jumlah besar ini berpotensi menyelamatkan lebih dari satu juta orang dari bahaya penyalahgunaan. Negara...

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

oleh Aminuddin Sitompul
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tiga tersangka kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauzia Tyassuma,...

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Pemerintah menetapkan pengaturan khusus pembelajaran bagi peserta didik selama Bulan Ramadan 2026 dengan menekankan penguatan nilai keagamaan,...

Wagub Rano Ingatkan Perumda Pasar Jaya untuk Pastikan Ketahan Pangan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok

Wagub Rano Ingatkan Perumda Pasar Jaya untuk Pastikan Ketahan Pangan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok

oleh Ridwansyah
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Perumda Pasar Jaya. Dalam...

Post Selanjutnya
Tanda-tanda Ponsel Anda Harus Diganti, Ternyata Bukan Hanya Baterai Cepat Habis

Tanda-tanda Ponsel Anda Harus Diganti, Ternyata Bukan Hanya Baterai Cepat Habis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.