EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Harga Gabah Anjlok, Penggilingan Padi Berhenti Beli

Harga Gabah Anjlok, Penggilingan Padi Berhenti Beli

Penggilingan padi menahan pembelian gabah karena khawatir diperiksa aparat. Harga gabah petani turun tajam dari Rp8.700 menjadi Rp7.000 per kg.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
15 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, EKOIN.CO – Harga gabah di tingkat petani mulai mengalami penurunan signifikan setelah banyak penggilingan padi menghentikan pembelian. Kondisi ini dipicu kekhawatiran pelaku usaha akan diperiksa aparat, menyusul maraknya kasus kecurangan beras di berbagai daerah.
[Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v]

Ketua Umum Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI) Dwi Andreas Sentosa mengungkapkan, sejumlah penggilingan padi saat ini memilih menahan diri membeli gabah dari petani. Mereka menunggu kejelasan hukum terkait pemberantasan praktik oplosan beras yang sedang marak.

“Ada informasi penggilingan-penggilingan padi menahan membeli gabah dari petani karena takut akan diperiksa. Mereka menunggu kejelasan seperti apa nantinya hal ini,” kata Andreas, Kamis (14/8/2025).

Harga Gabah Turun Tajam di Lapangan

Andreas menjelaskan, penundaan pembelian ini berdampak langsung pada turunnya harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani. Setelah sebelumnya sempat melonjak hingga Rp8.700 per kilogram (kg), kini harga anjlok menjadi sekitar Rp7.000 per kg.

“Penggiling menahan diri untuk membeli gabah, otomatis harga di petani turun karena tidak ada yang beli,” ujarnya.

Berita Menarik Pilihan

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Menurut data Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) per Kamis (14/8/2025), harga GKP di tingkat penggiling masih lebih tinggi dari Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kg. Meski begitu, tren penurunan tetap terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Andreas juga menyebut, sekitar 40% penggilingan padi memilih menutup operasional sejak maraknya pengungkapan kasus oplos beras. Pelaku usaha khawatir langkah mereka dapat memicu pemeriksaan hukum, sehingga memilih berhenti sementara.

“Di penggilingan, sudah ada 40% yang tutup akibat kasus oplos beras. Intinya mereka masih takut untuk membuka penggilingan,” imbuhnya.

Persaingan Tidak Sehat dan Imbauan Hentikan Pembelian

Terpisah, Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) Sutarto Alimoeso mengusulkan agar Perum Bulog dan pengusaha penggilingan padi menghentikan sementara pembelian gabah dari petani.

Ia menilai saat ini terjadi perebutan bahan baku di lapangan yang memicu persaingan tidak sehat, sehingga harga melambung jauh di atas HPP. “Sekarang kan situasinya gabahnya lagi susah sehingga terjadi persaingan yang menurut saya juga menjadi kurang sehat,” ujar Sutarto, Rabu (13/8/2025).

Menurutnya, bulan-bulan ini penggilingan padi memang cenderung menghentikan aktivitas karena pasokan gabah berkurang. Faktor kelangkaan tersebut turut memicu harga naik, sebelum akhirnya tren menurun terjadi akibat kebijakan menahan pembelian.

Karena itu, ia mendorong semua pihak, termasuk Bulog, untuk sementara menghentikan pembelian gabah. Langkah ini diyakini dapat menurunkan harga secara perlahan dan mengembalikan kondisi pasar lebih stabil.

“Bulog segera saja mengeluarkan cadangannya ke pasar. Kalau Bulog masih beli gabah, penggilingan beli, harga akan terus naik,” tegas Sutarto.


Situasi penurunan harga gabah saat ini disebabkan kombinasi faktor hukum dan pasar. Kekhawatiran pelaku usaha terhadap pemeriksaan aparat membuat pembelian terhenti, sementara pasokan yang sebelumnya langka mulai tersedia kembali.

Langkah menahan pembelian gabah memang berdampak negatif pada petani dalam jangka pendek, namun diharapkan dapat menstabilkan harga di kemudian hari.

Pemerintah dan pelaku usaha diharapkan dapat merumuskan mekanisme pengawasan yang tidak mengganggu rantai pasok, sambil menindak tegas pelanggaran seperti oplosan beras.

Dukungan bagi petani melalui kebijakan harga dan akses pasar tetap menjadi prioritas untuk menghindari kerugian lebih besar.

Koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar harga gabah stabil dan kesejahteraan petani tetap terjaga. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: beras oplosanBuloggabahharga gabahpenggilingan padipetani
Post Sebelumnya

Bea Cukai Bekuk Truk Pembawa 2,4 Juta Rokok Ilegal di Merak

Post Selanjutnya

Lima Jet Tempur Pensiunan yang Bisa Dimiliki

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
Lima Jet Tempur Pensiunan yang Bisa Dimiliki

Lima Jet Tempur Pensiunan yang Bisa Dimiliki

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.