Makassar, EKOIN.CO – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia dengan upacara khidmat. Peringatan ini menjadi momentum penting bagi jajaran Kejati Sulsel untuk memperkokoh komitmennya sebagai pilar utama penegakan hukum di Indonesia, khususnya dalam memberantas korupsi. Upacara ini juga menjadi ajang refleksi atas peran strategis Kejaksaan dalam menjaga keadilan dan martabat bangsa.
Peringatan HUT ke-80 RI kali ini ditekankan sebagai sebuah panggilan untuk terus berbenah dan meningkatkan kinerja. Berbagai capaian telah diraih, namun tantangan ke depan tidaklah ringan. Korupsi, misalnya, masih menjadi musuh besar yang terus menggerogoti sendi-sendi negara. Kejaksaan Tinggi Sulsel menyadari betul bahwa upaya pemberantasan korupsi harus dilakukan secara luar biasa, mengingat kerugian yang ditimbulkan tidak hanya berupa materi, melainkan juga merampas hak-hak rakyat.
Baca juga : Saksi Baru Korupsi Kredit Sritex Diperiksa Kejagung
Dalam sambutannya, Jaksa Agung menekankan bahwa Kejaksaan adalah benteng terakhir keadilan dan pelindung hak rakyat. Ia mengajak seluruh insan Adhyaksa untuk tidak pernah lelah dalam berjuang, menjadikan integritas sebagai landasan utama dalam setiap langkah. “Keberhasilan kita tidak hanya diukur dari jumlah kasus yang ditangani, tetapi dari warisan kepercayaan publik yang kita tinggalkan,” ujarnya.
Peringatan HUT RI ke-80 ini juga menjadi pengingat bahwa Kejaksaan tidak hanya berperan dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Berbagai kasus besar, termasuk yang terkait dengan korupsi, berhasil diungkap dan diselesaikan, memberikan efek jera serta menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi kejahatan di negeri ini.
Jajaran Kejati Sulsel berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan profesionalisme. Pendidikan dan pelatihan terus digencarkan guna memastikan setiap jaksa memiliki kompetensi yang mumpuni. Hal ini penting untuk menghadapi modus-modus kejahatan yang semakin kompleks, termasuk dalam kasus-kasus korupsi yang melibatkan jaringan luas.
Momentum upacara HUT RI ke-80 juga dimanfaatkan untuk memberikan penghargaan kepada para jaksa dan staf yang berprestasi. Apresiasi ini diharapkan dapat memotivasi seluruh jajaran untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaiknya bagi bangsa dan negara.
Mengukir Sejarah dengan Integritas dan Keberanian
Pesan Jaksa Agung sangat jelas: para jaksa harus mengukir sejarah dengan tinta emas integritas, keadilan, dan keberanian. Ketiga nilai ini harus menjadi pedoman dalam setiap tindakan. Korupsi adalah kejahatan luar biasa yang membutuhkan penanganan luar biasa pula. Kejaksaan Tinggi Sulsel berkomitmen untuk tidak pernah surut langkah dalam menghadapi para koruptor, siapapun mereka.
Baca juga : Korupsi Minyak Mentah, Kejagung Periksa Sepuluh Saksi
Penegakan hukum yang adil dan tanpa pandang bulu adalah kunci untuk memulihkan kepercayaan publik. Kejati Sulsel terus berupaya memastikan setiap kasus ditangani secara profesional, transparan, dan akuntabel. Tujuannya adalah untuk menciptakan sistem hukum yang bersih, di mana keadilan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Ini adalah bagian dari warisan yang ingin ditinggalkan oleh Kejaksaan: warisan kepercayaan publik.
Peran Kejaksaan dalam Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan korupsi bukan hanya tugas Kejaksaan, tetapi juga tanggung jawab kita bersama. Namun, sebagai garda terdepan, Kejaksaan memiliki peran sentral. Melalui berbagai program dan kerja sama, Kejati Sulsel terus memperkuat sinergi dengan lembaga penegak hukum lainnya, seperti Kepolisian dan KPK.
Sinergi ini penting untuk memastikan bahwa setiap upaya pemberantasan korupsi berjalan efektif dan komprehensif. Kejaksaan tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari masyarakat juga sangat diharapkan, termasuk dengan melaporkan setiap dugaan tindak pidana korupsi yang ditemukan. Upaya bersama ini akan mempercepat terwujudnya Indonesia yang bersih dari korupsi.
Peringatan HUT RI ke-80 ini adalah titik tolak untuk pembaruan komitmen tersebut. Jajaran Kejati Sulsel kembali menegaskan tekadnya untuk menjadi pelindung hak rakyat, penjaga martabat bangsa, dan benteng terakhir keadilan. Dengan semangat kemerdekaan, mereka siap mengemban tugas mulia ini dengan penuh tanggung jawab.
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





