EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Jenderal Afrika Selatan Maphwanya Dukung Iran dan Palestina

Jenderal Afrika Selatan Maphwanya Dukung Iran dan Palestina

Jenderal Rudzani Maphwanya menegaskan solidaritas Afrika Selatan dengan Iran dan Palestina. Pernyataannya memicu kekhawatiran akan memperburuk hubungan Pretoria dengan Washington.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
18 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

PRETORIA, EKOIN.CO – Panglima militer Afrika Selatan, Jenderal Rudzani Maphwanya, tengah menjadi sorotan setelah pernyataannya di Teheran memicu perdebatan politik. Dalam kunjungan resmi ke Iran, ia menegaskan solidaritas terhadap Iran dan Palestina, bahkan menyebut kedua negara memiliki tujuan militer yang sama. Isu ini mencuat ketika hubungan antara Afrika Selatan dan Amerika Serikat sedang berada di titik tegang, terutama akibat kebijakan tarif perdagangan baru.
Ikuti berita terbaru di WA Channel EKOIN

Menurut laporan media resmi Iran, Press TV dan Tehran Times, Maphwanya menyampaikan bahwa ikatan Iran dan Afrika Selatan berakar dari sejarah panjang dukungan Iran terhadap perjuangan anti-apartheid. Ia menyebut hubungan itu kini berkembang menjadi aliansi strategis yang lebih mendalam.

Maphwanya menegaskan, “Republik Afrika Selatan dan Republik Islam Iran memiliki tujuan bersama. Kami selalu berdiri berdampingan dengan rakyat dunia yang tertindas dan tak berdaya.” Pernyataan ini menjadi sorotan tajam karena keluar di tengah upaya Pretoria menjalin kembali kerja sama dagang dengan Washington.

Hubungan Afrika Selatan-Iran Menguat di Tengah Tekanan

Kunjungan Maphwanya ke Teheran berlangsung pada Selasa lalu, di mana ia bertemu dengan Panglima Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Seyyed Abdolrahim Mousavi. Dalam kesempatan itu, ia mengutuk penyerangan terhadap warga sipil Palestina oleh Israel, khususnya yang menimpa warga yang sedang mengantre makanan.

Ia juga menyebut bahwa kedatangannya ke Iran “membawa pesan politik” serta menjadi momentum untuk menegaskan dukungan kepada rakyat Iran. Menurut Tehran Times, Maphwanya menyampaikan bahwa kunjungan tersebut adalah ekspresi tulus rakyat Afrika Selatan kepada bangsa Iran yang “cinta damai.”

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Di sisi lain, Mousavi memuji langkah hukum Afrika Selatan yang menggugat Israel di Mahkamah Internasional dengan tuduhan genosida. Baginya, langkah tersebut selaras dengan kebijakan Iran dalam menentang agresi Zionis di Palestina.

Mousavi menegaskan bahwa Iran akan memberikan “respons lebih tegas jika terjadi agresi baru,” sekaligus mengecam langkah militer maupun sanksi ekonomi dari Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan itu memperlihatkan betapa eratnya sikap kedua negara dalam menentang kebijakan Barat di Timur Tengah.

Maphwanya Picu Ketegangan di Dalam Negeri

Namun, langkah Maphwanya tidak sepenuhnya mendapat restu politik dari dalam negeri. Kantor Presiden Cyril Ramaphosa menyatakan bahwa kepala negara tidak mengetahui detail kunjungan tersebut. Biasanya, urusan diplomasi militer memang menjadi kewenangan Kementerian Pertahanan, bukan presiden.

Pernyataan ini muncul setelah tekanan meningkat terhadap Ramaphosa, mengingat Washington baru saja memberlakukan tarif 30 persen untuk produk Afrika Selatan. Kebijakan tersebut dikhawatirkan memperburuk perekonomian nasional yang masih berjuang menghadapi tantangan global.

Sejumlah analis menilai pernyataan Maphwanya berpotensi menambah beban diplomatik Pretoria, karena memberi kesan bahwa Afrika Selatan semakin dekat dengan blok Timur, terutama Iran, di saat yang sama sedang mencari titik temu dengan Amerika Serikat.

Bagi sebagian pihak, dukungan terbuka Maphwanya terhadap Palestina dan kritik kerasnya kepada Israel dianggap konsisten dengan sejarah panjang Afrika Selatan yang menolak apartheid. Namun, bagi kalangan bisnis dan diplomasi, hal ini berisiko memperdalam keretakan dengan Washington.

Kunjungan Maphwanya dinilai memiliki dimensi politik lebih luas, tidak hanya menyangkut kerja sama militer, tetapi juga mempertegas posisi Afrika Selatan dalam percaturan geopolitik global. Isu ini dipastikan akan terus bergulir, terutama dengan tekanan internasional yang semakin meningkat terkait konflik di Gaza.

Dalam perkembangan terakhir, pernyataan resmi pemerintah Afrika Selatan belum menyebut adanya konsekuensi langsung terhadap Maphwanya. Namun, media lokal menyoroti kemungkinan adanya evaluasi dari otoritas pertahanan terkait arah kebijakan luar negeri yang lebih jelas.

Ketegangan ini sekaligus memperlihatkan bagaimana politik luar negeri Afrika Selatan berada dalam posisi sulit: menyeimbangkan solidaritas terhadap Palestina dan hubungan erat dengan Iran, sambil tetap menjaga kepentingan ekonomi dengan Amerika Serikat.

Bagi Maphwanya, sikapnya mungkin menjadi cerminan solidaritas moral dan sejarah. Namun bagi Pretoria, pernyataan itu bisa memicu konsekuensi jangka panjang yang sulit dihindari. (*)


Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: Afrika SelatandiplomasiiranIsraelMaphwanyaPalestina
Post Sebelumnya

Trump Dukung Putin Kuasai Donbas Ukraina Tetepi Zelensky Menolak Keras

Post Selanjutnya

Uji Coba Kereta Khusus Petani Belum Ditetapkan,Publik Menunggu

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Uji Coba Kereta Khusus Petani Belum Ditetapkan,Publik Menunggu

Uji Coba Kereta Khusus Petani Belum Ditetapkan,Publik Menunggu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.