EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Uji Coba Kereta Khusus Petani Belum Ditetapkan,Publik Menunggu

Uji Coba Kereta Khusus Petani Belum Ditetapkan,Publik Menunggu

Kereta petani KAI masih dalam tahap uji coba dan belum ada jadwal resmi peluncuran. Program ini digagas untuk mempermudah petani serta pedagang mengangkut hasil bumi ke pusat kota.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
18 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, INFRASTRUKTUR
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, EKOIN.CO – Rencana peluncuran kereta petani oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mulai dinantikan publik. Program ini digagas untuk memfasilitasi petani dan pedagang kecil yang selama ini harus berdesakan di KRL reguler. Namun hingga kini, jadwal resmi peluncuran kereta tersebut belum diumumkan. Gabung WA Channel EKOIN.

KAI memastikan program kereta petani masih dalam tahap uji coba. Vice President (VP) Public Relations KAI, Anne Purba, menegaskan pihaknya akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai jadwal peluncuran begitu tahap persiapan selesai. “Saat ini masih uji coba. Nanti akan diinfokan (untuk peluncurannya),” ujarnya, Kamis (14/8/2025).

Kereta Petani untuk Perjalanan Dagang

Gagasan kereta petani pertama kali diungkapkan oleh mantan Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo. Ia menilai ada kebutuhan nyata bagi petani dan pedagang, khususnya dari Rangkasbitung menuju Tanah Abang, untuk memiliki moda transportasi khusus.

Menurut Didiek, setiap pagi banyak penumpang KRL membawa hasil bumi dan barang dagangan menuju Pasar Tanah Abang. Kondisi ini menimbulkan ketidaknyamanan karena mereka harus berbagi ruang dengan pekerja yang berangkat kerja. “Kami melihat adanya permintaan, khususnya daerah-daerah, seperti Rangkasbitung ke Tanah Abang. Itu kalau pagi, orang-orang bawa barang dagangan dan hasil bumi naik KRL. Kan, kurang nyaman, karena KRL didesain untuk pekerja,” jelasnya, Kamis (7/8/2025).

Dengan adanya kereta petani, para pedagang bisa lebih leluasa mengangkut barang dagangan tanpa mengganggu penumpang lain. KAI juga tengah beradaptasi dengan jadwal perjalanan, yakni memberangkatkan KRL dari Rangkasbitung pukul 04.00 dan tiba di Tanah Abang sekitar pukul 06.00.

Berita Menarik Pilihan

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Terinspirasi dari Model China

Konsep kereta petani sejatinya terinspirasi dari Tiongkok. Di negara itu, tersedia layanan kereta khusus untuk mengangkut petani dan pedagang beserta hasil panen mereka menuju pusat perdagangan. Model ini dianggap efektif karena mampu menekan biaya transportasi sekaligus memberikan kenyamanan.

Meski Didiek kini sudah tidak lagi menjabat sebagai Direktur Utama KAI—posisinya digantikan oleh Bobby Rasyidin, mantan Dirut PT Len Industri—program ini dipastikan tetap berjalan. Hal ini menunjukkan komitmen KAI untuk mendukung akses transportasi murah dan layak bagi masyarakat kelas bawah.

Banyak pihak menilai hadirnya kereta petani dapat mendorong produktivitas sektor pertanian sekaligus memperkuat jalur distribusi hasil bumi ke kota besar. Di sisi lain, program ini juga bisa menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan KRL reguler pada jam sibuk.

Namun, sejumlah kalangan masih menunggu kepastian mengenai desain, fasilitas, hingga tarif kereta petani. Publik juga menantikan kepastian kapan kereta tersebut akan beroperasi secara resmi.

Seiring meningkatnya kebutuhan transportasi publik yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, kereta petani diharapkan menjadi inovasi nyata yang mampu menjawab tantangan tersebut. KAI masih melakukan kajian teknis, baik dari sisi operasional maupun kebutuhan infrastruktur pendukung.

Jika benar-benar terealisasi, kereta petani diperkirakan menjadi transportasi vital, terutama bagi wilayah penyangga Jakarta. Keberadaan moda ini bisa memperkuat konektivitas desa-kota sekaligus menjaga rantai pasok bahan pangan.

Pakar transportasi menilai, gagasan kereta petani bisa menjadi proyek percontohan yang berdampak luas. Jika sukses di jalur Rangkasbitung–Tanah Abang, kemungkinan besar layanan serupa bisa diperluas ke daerah lain di Indonesia.

Dengan adanya perhatian khusus dari KAI, masyarakat berharap kereta petani tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar hadir sebagai solusi transportasi yang berpihak pada rakyat kecil.

Kereta petani KAI masih dalam tahap uji coba tanpa kepastian tanggal peluncuran. Program ini berawal dari inisiatif mantan Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo.

Konsep ini bertujuan memberi ruang khusus bagi petani dan pedagang agar tidak berdesakan dengan penumpang KRL reguler.

Meskipun terjadi pergantian pucuk pimpinan KAI, komitmen melanjutkan proyek ini tetap ada di bawah kepemimpinan Bobby Rasyidin.

Inspirasi kereta petani datang dari model serupa di China, yang terbukti efektif mengakomodasi distribusi hasil pertanian.

Masyarakat kini menantikan kepastian waktu peluncuran serta detail layanan agar program kereta petani bisa segera dinikmati secara nyata. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: KAIkereta petanipedagangRangkasbitungTanah Abang.transportasi publik
Post Sebelumnya

Jenderal Afrika Selatan Maphwanya Dukung Iran dan Palestina

Post Selanjutnya

Sembilan Jalan Tol Baru Resmi Beroperasi

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
Sembilan Jalan Tol Baru Resmi Beroperasi

Sembilan Jalan Tol Baru Resmi Beroperasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.