JAKARTA, EKOIN.CO –
Proyek pencakar langit Indonesia 1 yang telah mangkrak selama lima tahun, akhirnya menemukan harapan baru setelah resmi diambil alih oleh Media Group melalui anak usahanya, PT Surya Indonesia Satu Property (SISP). Proyek ambisius senilai Rp 8 triliun ini semula diluncurkan dengan peletakan batu pertama oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada Mei 2015, namun sempat terhenti akibat berbagai kendala. Kini, strategi baru dipersiapkan untuk menghidupkan kembali pembangunan gedung setinggi lebih dari 300 meter tersebut.
Gabung WA Channel EKOIN
Dari Groundbreaking hingga Akuisisi Proyek Indonesia 1
Indonesia 1 awalnya digagas oleh PT China Sonangol Media Investment (CSMI) dan PT Rajawali Corpora, dengan rancangan dua menara kembar setinggi 306 meter (North Tower) dan 303,5 meter (South Tower). Kehadiran gedung ini diproyeksikan akan mengubah wajah kawasan CBD Thamrin, sekaligus menjadi salah satu gedung tertinggi di Indonesia setelah Autograph Tower.
Namun, pembangunan berhenti pada 2020 karena masalah hukum serta keterlambatan pembayaran kepada kontraktor. Kondisi itu membuat proyek ikonik ini terbengkalai tanpa kepastian. Titik balik terjadi pada Desember 2021 ketika PT Media Properti Indonesia (MPI), bagian dari Media Group, mengakuisisi 100 persen saham proyek tersebut. Akuisisi ini membuka babak baru bagi kelanjutan pembangunan yang lama tertunda.
Pakar konstruksi sekaligus perancang struktural Indonesia 1, Davy Sukamta, memastikan proyek ini kini tengah dalam tahap evaluasi. “Proyeknya sudah diambil alih Media Group (SISP),” ujar Davy, Rabu (13/8/2025). Ia optimistis pengerjaan akan dipercepat dengan target rampung pada awal 2027.
Strategi Baru dan Tantangan Proyek Indonesia 1
Perubahan strategi menjadi langkah utama Media Group. Sebagian besar desain awal yang difokuskan untuk perkantoran kini direvisi menjadi apartemen dan hotel, menyesuaikan dengan permintaan pasar. Selain itu, akan dibangun jembatan penghubung yang menjadi fitur baru.
Langkah strategis ini diperkuat dengan penandatanganan MoU “The Cooperation for Future Connecting Property Areas” pada 28 Maret 2022. Kesepakatan tersebut melibatkan SISP, Hankyu Hanshin Properties Corp (HHP), dan PT Plaza Nusantara Realti (PNR), yang bertujuan mengintegrasikan Indonesia 1 dengan kompleks Plaza Indonesia secara fisik maupun manajemen.
Meski kepemilikan sudah jelas, sejumlah tantangan masih harus dituntaskan. PT Acset Indonusa Tbk (ACST) sebagai kontraktor pelaksana, mengonfirmasi masih terlibat dalam pembahasan terkait penyelesaian kewajiban. Sekretaris Perusahaan ACST, Kadek Ratih Paramita Absari, menegaskan, “ACST selalu berupaya menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan kesepakatan para pihak serta mengutamakan kualitas dan keselamatan.”
Sumber lain dari pihak mitra pengelola mal dan jembatan penghubung juga menyatakan, posisi mereka bersifat “penunjang dan supporting role,” sehingga masih menunggu penyelesaian proyek utama sebelum melanjutkan kontribusi.
Dengan kepastian kepemilikan, strategi baru yang lebih adaptif, dan kolaborasi bersama mitra strategis, Indonesia 1 kembali memiliki peluang besar untuk bangkit sebagai ikon baru Jakarta.
Proyek Indonesia 1 menjadi contoh nyata bagaimana sebuah pembangunan besar bisa menghadapi berbagai hambatan namun tetap menemukan titik terang.
Langkah akuisisi Media Group membuka jalan baru untuk menyelamatkan investasi raksasa ini.
Strategi baru yang lebih menyesuaikan kebutuhan pasar diharapkan mempercepat realisasi proyek.
Kolaborasi dengan mitra domestik maupun internasional memberi nilai tambah bagi keberlanjutan pembangunan.
Jika seluruh tantangan dapat diatasi, Indonesia 1 akan menjadi simbol kebangkitan sektor properti nasional.Pemerintah perlu memberi dukungan regulasi agar proyek strategis seperti ini tidak kembali terhambat.
Pengembang sebaiknya lebih fleksibel dalam menyesuaikan kebutuhan pasar properti yang dinamis.
Kontraktor dan mitra kerja perlu menjaga transparansi serta komunikasi agar penyelesaian berjalan lancar.
Masyarakat dapat mengawal agar proyek bernilai triliunan rupiah ini benar-benar memberikan manfaat publik.
Indonesia 1 diharapkan mampu menjadi simbol kepercayaan diri bangsa dalam pembangunan infrastruktur modern.
(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





