EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM HIKMAH
Mengungkap 5 Alasan Kuat Orang Ambil Risiko Besar Demi Selingkuh

Mengungkap 5 Alasan Kuat Orang Ambil Risiko Besar Demi Selingkuh

Perselingkuhan dapat dilakukan oleh siapa saja, bahkan oleh orang-orang yang dikenal baik dan berdedikasi.

Ray oleh Ray
19 Agustus 2025
Kategori HIKMAH, RAGAM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Perselingkuhan bisa dilakukan siapa saja dengan motif yang berbeda. Seorang konselor eksekutif dan terapis pasangan, Lisa Oake mengatakan kebanyakan dari mereka yang sering selingkuh bukanlah pelaku kekerasan, narsis, atau pecandu seks. Mereka adalah orang-orang baik, pekerja keras, baik hati, dan berdedikasi pada karier dan keluarga mereka.

Perselingkuhan adalah ancaman dalam sebuah kehidupan asmara atau rumah tangga. Tidak jarang, banyak pernikahan yang berujung perpisahan atau perceraian karena faktor perselingkuhan ini.

Lantas, apa yang membuat seseorang bahkan yang awalnya tidak berniat selingkuh tapi terjebak dalam perselingkuhan? Berikut adalah lima jawabannya melansir CNBC Make It.

1. Selalu jadi ‘anak baik’

Menurut Lisa, banyak klien nya yang terlibat dalam perselingkuhan dan selalu menganggap diri mereka baik. Mereka selalu nurut orang tua, belajar dengan giat, mendapatkan pekerjaan yang mapan, menikah, memiliki anak, dan mengikuti setiap harapan masyarakat hingga tuntas.

Berita Menarik Pilihan

Indonesia Tembus Semifinal BATC 2026, Ester Nurumi Tutup Drama Sengit Lawan Thailand

Timnas Futsal Indonesia Lolos Final Piala Asia 2026 Hector Souto Tolak Sebutan Pencetak Sejarah

Bagi mereka, cinta dan penerimaan di masa kecil dikaitkan dengan pencapaian, dan mereka seringkali mencapai usia paruh baya tanpa memiliki pemahaman yang jelas tentang siapa diri mereka sebenarnya. Ketika perasaan tidak nyaman bahwa ada sesuatu yang hilang tak terelakkan mulai muncul, mereka terkadang beralih ke perselingkuhan untuk mengisi kekosongan tersebut.

2. Menjadi perfeksionis

“Tidak mengherankan jika perfeksionisme adalah sifat yang saya lihat pada hampir semua klien saya yang berkinerja tinggi,” kata Lisa.

Meski demikian, perfeksionisme seringkali merupakan respons terhadap trauma. Anak-anak di lingkungan yang labil atau mereka yang mendapat persetujuan yang tidak konsisten seringkali percaya bahwa melakukan segala sesuatu dengan sempurna akan membuat mereka aman.

Seiring waktu, mereka menjadi lelah memaksakan yang sangat tinggi pada diri mereka sendiri dan orang-orang di sekitar mereka. Ketika perselingkuhan mulai muncul, mereka mungkin tiba-tiba menyerah untuk berusaha menjadi sempurna dan justru semakin terpuruk.

Bagi mereka, hubungan terlarang bisa terasa seperti terbebas dari ekspektasi mereka yang tidak realistis sebuah obat mujarab yang melembutkan kekakuan yang telah membingkai hidup mereka.

3. Dewasa sebelum Waktunya

Sebagian orang menjadi dewasa sebelum waktunya karena lingkungan keluarga menuntut mereka demikian. Misalnya, orang tua mereka tak mampu menjalankan peran sebagai orang tua sehingga anak mereka lah yang mengambil alih peran tersebut.

Anak-anak yang dibesarkan sebagai orang tua mendapatkan kepuasan dari keberhasilan memenuhi kebutuhan orang lain. Namun pada akhirnya, mereka mulai merasa kesal terhadap orang-orang yang mereka bantu.

Ketika perselingkuhan datang, mereka merasionalisasikan hal tersebut dengan mengatakan kepada diri sendiri bahwa mereka telah menghabiskan seluruh hidup mereka untuk memberi kepada orang lain, dan sekarang saatnya untuk melakukan sesuatu hanya untuk diri mereka sendiri.

4. Berada dalam pernikahan yang kasar atau menahan emosi

Seperti yang ditunjukkan oleh terapis pasangan ternama Esther Perel dalam bukunya “The State of Affairs: Rethinking Infidelity,” korban perselingkuhan tidak selalu menjadi korban dari hubungan tersebut.

Beberapa klien Lisa yang terlibat dalam perselingkuhan ternyata sebelumnya menjadi korban kekerasan fisik, emosional, atau verbal.

Ini juga bisa menjadi bentuk pembalasan bawah sadar, sebuah keputusan untuk menghancurkan hubungan untuk selamanya demi menyelamatkan diri. Tidak ada jalan kembali setelah perselingkuhan terbongkar, dan bumi hangus memberi mereka kesempatan untuk memulai kembali.

5. Mereka baru saja mengalami kehilangan

Salah satu pertanyaan pertama yang sering Lisa ajukan kepada klien yang mempertimbangkan perselingkuhan adalah apakah mereka baru saja kehilangan seseorang atau sesuatu yang dekat dengan mereka.

Kesedihan adalah katalis, dan seringkali seseorang yang baru saja kehilangan orang tua membuat mereka memikirkan ulang hubungan dan prioritas mereka saat ini.

Tags: alasan selingkuhCNBC Make Ithubungankehilangankekerasan emosionalLisa Oakeperfeksionismepernikahanperselingkuhanpsikologiterapistrauma
Post Sebelumnya

DPR: Pemakzulan Bupati Pati Harus Proses Hukum

Post Selanjutnya

Rusia Tegaskan Tolak Pasukan NATO ke Ukraina

Ray

Ray

Berita Terkait

Ester Nurumi Tri Wardoyo saat berhasil memastikan poin penentu bagi kemenangan tim putri Indonesia atas Thailand di babak perempat final BATC 2026. Indonesia akan menghadapi tantangan berat melawan Korea Selatan di babak semifinal besok. (Foto: Humas PBSI/Ekoin.co)

Indonesia Tembus Semifinal BATC 2026, Ester Nurumi Tutup Drama Sengit Lawan Thailand

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Tanpa memberikan banyak celah, Ester menyudahi perlawanan lawan dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-16. Hasil ini sekaligus memastikan...

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memberikan instruksi di pinggir lapangan saat laga semifinal melawan Jepang di Indonesia Arena. Meski sukses membawa Indonesia ke final Piala Asia untuk pertama kalinya, Souto menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah keringat para pemainnya secara keseluruhan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Timnas Futsal Indonesia Lolos Final Piala Asia 2026 Hector Souto Tolak Sebutan Pencetak Sejarah

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Hasil tersebut menjadi pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaan di Piala Asia Futsal. Pada edisi sebelumnya di Kuwait 2022, langkah Merah...

Penyerang Persik, Adrian Luna menjadi tumpuan saat menjalani tiga laga kandang. (iG Persik)

Ambisi Papan Atas Persik Kediri: Marcos Reina Torres Bidik ‘Sapu Bersih’ Laga Kandang Februari

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Persik dijadwalkan menjalani tiga laga kandang beruntun di Stadion Brawijaya, masing-masing menghadapi Dewa United (7 Februari), PSIM Yogyakarta (13 Februari),...

Anthony Ginting menjadi penentu kemenangan tim beregu Indonesia saat mengalahkan Malaysia dalam kejuaraan beregu di Tiongkok (IG PBSI)

Pupus Sudah Harapan Malaysia, Ginting Pastikan Tetangga Tak Berkutik di Partai Penentu

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Pada gim kedua, Kong tampil lebih agresif dan memimpin sejak awal. Ginting tertinggal di interval dan harus mengakui keunggulan lawannya...

Post Selanjutnya
Rusia Tegaskan Tolak Pasukan NATO ke Ukraina

Rusia Tegaskan Tolak Pasukan NATO ke Ukraina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.