EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM CEK FAKTA
Misteri Daging Babi Biru Neon di California

Misteri Daging Babi Biru Neon di California

Daging babi biru neon ditemukan di California dan terbukti terpapar pestisida berbahaya. Otoritas memperingatkan masyarakat agar waspada terhadap konsumsi daging babi biru neon.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
20 Agustus 2025
Kategori CEK FAKTA, INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

California, EKOIN.CO – Masyarakat di California, Amerika Serikat, tengah dihebohkan oleh penemuan daging babi biru neon yang diduga terpapar pestisida berbahaya. Kasus ini mencuat setelah seorang pemburu melaporkan temuannya kepada otoritas satwa liar.
Gabung WA Channel EKOIN di sini

Pemeriksaan laboratorium mengungkapkan bahwa daging babi hutan tersebut mengandung rodentisida antikoagulan diphacinone. Zat ini dikenal beracun dan biasa digunakan sebagai umpan pestisida untuk mengendalikan populasi hewan pengerat.

Daging babi biru neon hasil uji laboratorium

Awal mula penemuan terjadi saat seorang pemburu menemukan daging babi hutan dengan warna mencolok pada otot, lemak, dan organ dalamnya. Warna biru neon atau biru elektrik yang muncul membuat sang pemburu segera berkoordinasi dengan pihak berwenang.

Laboratorium Kesehatan Satwa Liar (WHL) Departemen Perikanan dan Satwa Liar California (CDFW), bersama Laboratorium Kesehatan Hewan dan Keamanan Pangan California, kemudian melakukan pemeriksaan mendalam. Hasilnya menunjukkan bahwa babi tersebut sudah terpapar rodentisida berbahaya.

Menurut laporan National Geographic, fenomena daging babi biru neon ini sebenarnya bukan pertama kali terjadi di California. Beberapa tahun sebelumnya, kasus serupa sudah pernah ditemukan, meskipun jarang terekspos ke publik.

Berita Menarik Pilihan

Rayakan Usia Emas, PDIP Gelar Soekarno Run 2026: Ada Beasiswa Pelajar dan Hadiah Spesial

Delapan Hari Terlantar di Stasiun Gambir, WNA Prancis Diamankan Polisi Akibat Visa ‘Expired’ dan Kehabisan Uang

Pada Februari 2025, Dan Burton, pemilik Urban Trapping Wildlife Control, kembali menemukan kasus serupa di Monterey County. Saat membedah bangkai babi hutan, ia mendapati jaringan daging yang menyala dengan warna biru neon.

Peringatan otoritas soal daging babi biru neon

Temuan tersebut langsung mendapat perhatian serius dari CDFW. Lembaga ini kemudian mengeluarkan peringatan resmi bagi pemburu dan masyarakat untuk waspada terhadap risiko kesehatan dari mengonsumsi daging hewan liar yang terkontaminasi.

Pihak CDFW menyatakan, “Rodentisida antikoagulan bisa menyebabkan gangguan pembekuan darah, pendarahan internal, hingga kematian jika masuk ke dalam tubuh manusia maupun hewan lain.”

Otoritas juga meminta para pemburu agar tidak sembarangan mengonsumsi hasil buruan tanpa memastikan kondisi kesehatan hewan tersebut. Daging dengan warna tidak normal, termasuk biru neon, harus segera dilaporkan dan diuji laboratorium.

Selain itu, kasus ini juga menyoroti dampak luas penggunaan pestisida di alam liar. Pestisida yang seharusnya menargetkan hewan pengerat justru bisa masuk ke rantai makanan, memengaruhi satwa liar lain, bahkan manusia.

Dalam beberapa kasus, predator alami seperti burung pemangsa juga dapat terpapar jika memangsa hewan yang sudah terkontaminasi racun. Hal ini menimbulkan kekhawatiran ekologis di wilayah California.

Fenomena ini pun menambah daftar panjang tantangan pengelolaan satwa liar di negara bagian tersebut. Otoritas berkomitmen melakukan penelitian lanjutan untuk memahami dampak jangka panjang daging babi biru neon terhadap kesehatan manusia maupun ekosistem.

Fenomena daging babi biru neon yang ditemukan di California membuktikan adanya masalah serius akibat paparan pestisida di alam liar. Hasil uji laboratorium menunjukkan keterlibatan zat berbahaya yang seharusnya tidak masuk ke rantai makanan.

Masyarakat diminta lebih waspada, terutama para pemburu yang sering berinteraksi langsung dengan satwa liar. Pemeriksaan laboratorium menjadi langkah penting sebelum daging dikonsumsi.

Kasus ini juga mengingatkan bahwa penggunaan pestisida berpotensi menimbulkan dampak tak terduga pada lingkungan dan kesehatan manusia. Edukasi dan pengawasan harus terus ditingkatkan.

Peneliti menegaskan perlunya kebijakan yang lebih ketat dalam mengatur penggunaan rodentisida untuk mencegah peristiwa serupa terulang.

Kehati-hatian, kesadaran, dan kerjasama masyarakat dengan otoritas menjadi kunci untuk mencegah risiko lebih besar dari fenomena daging babi biru neon. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: Californiadaging babi biru neonkesehatanlaboratoriumpestisidasatwa liar
Post Sebelumnya

BRI Group Raih 3 Penghargaan Bergengsi dari Euromoney di Eropa

Post Selanjutnya

Irawan Prakoso Rekan Bisnis Riza Chalid Diburu Tim Kejagung

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat memberikan keterangan dalam konferensi pers Soekarno Runniversary 2026 di Parkir Timur GBK, Jumat (6/2/2026). Pemprov DKI menyambut baik ajang yang memadukan semangat olahraga dengan edukasi nilai-nilai kebangsaan tersebut. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Rayakan Usia Emas, PDIP Gelar Soekarno Run 2026: Ada Beasiswa Pelajar dan Hadiah Spesial

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menilai kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi positif dalam mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkuat...

Personel Polsek Gambir saat memberikan pendampingan kepada Mariame Traore (WNA Prancis) yang ditemukan terlantar di Hall Utara Stasiun Gambir. Mariame kini telah diserahkan ke Kantor Imigrasi Jakarta Pusat di Kemayoran untuk penanganan dokumen dan izin tinggal lebih lanjut. (Foto: Humas Polres Jakarta Pusat/Ekoin.co)

Delapan Hari Terlantar di Stasiun Gambir, WNA Prancis Diamankan Polisi Akibat Visa ‘Expired’ dan Kehabisan Uang

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Basuki mengatakan, pengamanan terhadap warga negara Asing bermula saat anggota Polsek Gambir...

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menerangkan tersangka IJ ibu kandung korban, menjemput korban RZA. Foto: Amsi

Polda Metro Jaya Sikat 10 Tersangka TPPO, Ibu Kandung Penjual Anak Terancam 15 Tahun Penjara

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

"Polisi berhasil menyelamatkan 4 anak dari praktik tindak pidana perdagangan orang. Para anak dibawa ke Dinas Sosial DKI Jakarta untuk...

Kanit Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Ari Purwanto.

Wajah Cantik Ternyata Kurir Sabu, NE Tertangkap Tangan Transaksi di Pinggir Jalan Puma Raya

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Dari tangan NE, polisi menyita sabu seberat 1,04 kilogram serta satu unit telepon seluler berikut kartu SIM yang diduga digunakan...

Post Selanjutnya
Irawan Prakoso

Irawan Prakoso Rekan Bisnis Riza Chalid Diburu Tim Kejagung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.