EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Flamingo, Rudal Jelajah Ukraina Berjangkauan 3 Ribu Km

Flamingo, Rudal Jelajah Ukraina Berjangkauan 3 Ribu Km

Flamingo memberi Ukraina kemampuan menargetkan Moskow. Rudal jelajah ini meningkatkan eskalasi konflik kawasan.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
20 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Kiev, EKOIN.CO-Ukraina kembali menorehkan langkah besar dalam teknologi militer dengan memperkenalkan rudal jelajah terbaru bernama Flamingo. Senjata strategis ini diklaim memiliki jangkauan hingga 3.000 kilometer, yang berarti seluruh wilayah Rusia, termasuk Moskow dan St. Petersburg, berada dalam radius serangannya. Kehadiran Flamingo menandai babak baru dalam perlombaan persenjataan kawasan, sekaligus meningkatkan tensi geopolitik.

[Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v]

Informasi tentang Flamingo pertama kali mencuat melalui unggahan jurnalis Associated Press, Efrem Lukatsky, yang menampilkan foto rudal tersebut. Ia menyebutkan bahwa Flamingo sudah masuk tahap produksi massal oleh perusahaan Ukraina, Fire Point, bahkan telah digunakan dalam operasi militer nyata.

Flamingo dan Kapasitas Rudal Jelajah

Media lokal Ukrainska Pravda kemudian merilis video peluncuran Flamingo, memperlihatkan rudal ini menanjak tajam sesaat setelah keluar dari peluncur berbasis trailer. Rekaman tersebut memperkuat klaim bahwa Ukraina telah memiliki sistem persenjataan baru dengan potensi strategis yang sangat tinggi.

Meskipun belum ada penjelasan resmi dari Kementerian Pertahanan Ukraina, sejumlah detail penting mulai terkuak. Flamingo dikabarkan mampu membawa hulu ledak seberat 1.150 kilogram, hampir tiga kali lipat lebih besar dibandingkan Storm Shadow/SCALP-EG buatan Inggris-Prancis. Kapasitas ini membuat daya ledaknya cukup untuk melumpuhkan infrastruktur vital lawan.

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Selain itu, desain Flamingo disebut mirip dengan FP-5 asal Uni Emirat Arab, yang memiliki bobot maksimum 6 ton serta bentang sayap mencapai 6 meter. Beberapa analis militer menilai ada kemungkinan kolaborasi teknologi antara Ukraina dengan pihak luar, meski hal ini belum pernah dikonfirmasi.

Flamingo juga dilaporkan dilengkapi sistem navigasi canggih yang tahan terhadap jamming. Dengan kombinasi navigasi satelit dan sistem inersial, rudal ini diyakini sulit digagalkan melalui peperangan elektronik modern.

Dampak Strategis Flamingo

Kehadiran Flamingo membuat Ukraina kini memiliki kemampuan untuk menargetkan wilayah jauh di dalam teritori Rusia. Dengan jangkauan 3.000 kilometer, potensi serangan hingga Moskow bukan lagi sebatas ancaman retorika, tetapi kemungkinan nyata.

Para analis menilai bahwa kemampuan ini dapat mengubah kalkulasi strategi militer kedua pihak. Rusia selama ini mengandalkan keunggulan rudal jarak jauh, namun kini Ukraina memiliki senjata yang dapat menyeimbangkan peta pertempuran.

Seorang pakar militer dari Kiev yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa Flamingo bisa menjadi senjata deterensi penting. “Dengan rudal seperti ini, Ukraina dapat memberikan sinyal kuat bahwa setiap agresi besar dapat dibalas setimpal,” ujarnya.

Meski demikian, banyak pihak juga mengingatkan bahwa hadirnya rudal jelajah berdaya jangkau jauh berisiko memperburuk eskalasi konflik. Sebab, senjata semacam ini membuka peluang serangan langsung ke pusat politik dan ekonomi lawan.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Moskow mengenai kabar kemunculan Flamingo. Namun, pengamat memperkirakan Rusia akan meningkatkan sistem pertahanan udara serta memperluas strategi pencegahan guna mengantisipasi ancaman baru tersebut.

Pengembangan Flamingo menambah daftar panjang inovasi militer Ukraina sejak invasi Rusia berlangsung. Sebelumnya, negara ini juga memperkenalkan berbagai drone kamikaze jarak jauh dan sistem pertahanan udara buatan lokal.

Bagi Ukraina, setiap langkah inovasi persenjataan tidak hanya bertujuan defensif, melainkan juga untuk menunjukkan kemandirian industri pertahanan di tengah perang berkepanjangan. Flamingo kini menjadi simbol baru dari upaya tersebut.

Keberadaan rudal jelajah Flamingo diperkirakan akan terus menarik perhatian internasional. Sebab, perkembangan teknologi ini tak hanya berdampak pada Ukraina dan Rusia, tetapi juga dinamika keamanan global. Negara-negara Barat kemungkinan akan memantau lebih ketat, sementara sekutu Ukraina bisa melihatnya sebagai peningkatan kapasitas yang signifikan.

Flamingo menjadi penanda bahwa Ukraina berhasil melampaui keterbatasan industri pertahanannya dengan melahirkan rudal jelajah berdaya jangkau luar biasa.

Senjata ini menempatkan hampir seluruh wilayah Rusia, termasuk pusat politiknya, dalam risiko serangan militer.

Kapasitas daya ledak besar serta sistem navigasi tahan jamming menjadikan Flamingo salah satu senjata paling berbahaya di kawasan.

Meski berpotensi menjadi penyeimbang kekuatan, rudal ini juga menimbulkan risiko eskalasi konflik yang lebih luas.

Ukraina kini berada di persimpangan antara kebutuhan mempertahankan kedaulatan dan ancaman meningkatnya ketegangan geopolitik global. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Post Sebelumnya

Kejagung Buru Irawan Prakoso Terkait Mobil Mewah Riza Chalid, Tersimpan di Bekasi

Post Selanjutnya

Myanmar Dilanda Krisis Pangan Menipis Parah Blokade Perang Bikin Kelaparan

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Myanmar Dilanda Krisis Pangan Menipis  Parah Blokade Perang Bikin Kelaparan

Myanmar Dilanda Krisis Pangan Menipis Parah Blokade Perang Bikin Kelaparan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.