Jakarta, EKOIN.CO – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan menghadiri serta menyampaikan pidato pada Sidang ke-80 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA 80). Acara penting ini akan diselenggarakan di New York, Amerika Serikat, pada tanggal 9 hingga 23 September mendatang. Kehadiran ini menjadi bagian dari agenda diplomasi global yang akan diikuti oleh Presiden.
Sebagai salah satu forum terpenting di dunia, Sidang Majelis Umum PBB merupakan ajang bagi para pemimpin negara untuk berkumpul, membahas, dan mencari solusi atas berbagai isu global yang tengah berkembang, termasuk perihal pengakuan kedaulatan negara Palestina.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, mengonfirmasi perihal kehadiran Presiden Prabowo dalam sebuah pesan singkat. “Sejauh ini on schedule,” kata Hasan Nasbi pada Kamis (21/8/2025). Ketika ditanyakan mengenai kemungkinan Prabowo berpidato di hadapan anggota PBB, ia membenarkan hal tersebut. “Iya. Beliau dapat dijadwalkan pidato di sidang majelis umum PBB,” tambahnya.
Sebelumnya, Hasan telah menjelaskan bahwa Sidang Majelis Umum PBB di AS merupakan salah satu agenda internasional yang akan dihadiri Presiden. “Jadi tinggal satu lagi, kalau dari forum-forum penting tinggal satu lagi nih, tinggal satu lagi nanti bulan September, sidang umum PBB, di bulan September nanti dan insya Allah Presiden juga akan hadir di sana,” ujar Hasan dalam sebuah konferensi pers.
Partisipasi Presiden Prabowo dalam forum internasional memang sangat aktif. Sebelumnya, ia telah mengikuti beberapa pertemuan penting, seperti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Brasil, KTT APEX di Peru, KTT D8 di Mesir, dan KTT BRICS di Brasil. Selain itu, ia juga hadir pada KTT ASEAN di Malaysia dan berbagai forum ekonomi serta multilateral di kawasan Eropa.
Berkat keaktifannya ini, peran pemerintah Indonesia dalam kancah dunia semakin diperhitungkan. Hal tersebut juga disampaikan oleh Hasan Nasbi. “Jadi hampir seluruh forum-forum terpenting di dunia, sudah dihadiri oleh Presiden, dan pemerintah kita berperan aktif dan sangat mendapatkan respek yang tinggi dari dunia internasional,” pungkas Hasan.





