EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA BREAKING NEWS
Wamen PKP Fahri Hamzah Tekankan Penguatan Regulasi dan Koordinasi dalam Penataan Kawasan Permukiman

Wamen PKP Fahri Hamzah Tekankan Penguatan Regulasi dan Koordinasi dalam Penataan Kawasan Permukiman

Maykal oleh Maykal
22 Agustus 2025
Kategori BREAKING NEWS, NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, – EKOIN – CO –  Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah menegaskan pentingnya penguatan regulasi serta koordinasi lintas sektor dalam mempercepat penataan kawasan permukiman. Hal itu ia sampaikan usai menghadiri Rapat Koordinasi Evaluasi Progres dan Capaian Isu Strategis di kantor Kemenko Bidang Infrastruktur dan Wilayah, Jakarta Pusat, Selasa (20/8) malam.

Fahri menjelaskan, hingga saat ini Satgas PKP masih menghadapi sejumlah tantangan di lapangan, mulai dari keterbatasan lahan layak huni, kebutuhan renovasi kawasan, hingga persoalan teknis di daerah. Menurutnya, penataan kawasan tidak bisa hanya mengandalkan pusat, tetapi harus melibatkan pemerintah daerah secara aktif.

“Banyak kendala teknis yang muncul di lapangan. Tugas kita mendorong agar pemerintah daerah ikut bergerak, karena mereka yang langsung berhubungan dengan masyarakat. Pemerintah pusat akan terus memantau dan memberikan dukungan, termasuk dari sisi regulasi dan pendanaan,” ujar Fahri.

Ia menekankan bahwa penataan kawasan permukiman perlu payung hukum yang jelas. Karena itu, pemerintah tengah mendorong percepatan regulasi berupa Peraturan Presiden (Perpres) maupun aturan teknis lainnya. “Kalau regulasi sudah kuat, maka program bisa langsung jalan di lapangan tanpa banyak hambatan birokrasi,” tambahnya.

Selain itu, Fahri menyinggung pentingnya optimalisasi anggaran. Ia menyoroti masih adanya serapan anggaran yang rendah di sejumlah daerah, meski kebutuhan hunian masyarakat sangat tinggi. “Kita sudah menyiapkan alokasi sebesar Rp1,08 triliun tahun ini. Tapi kalau daerah lambat mengeksekusi, tentu program penataan dan pembangunan rumah rakyat jadi terhambat,” tegasnya.

Berita Menarik Pilihan

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

Menurutnya, semua lahan pemerintah yang layak secara teknis seharusnya dapat dimanfaatkan untuk pembangunan perumahan. Namun, pemerintah tetap harus memastikan pembangunan tidak melanggar tata ruang, seperti pendirian rumah di bantaran sungai atau saluran pembuangan.

“Prinsipnya, semua tanah milik negara bisa dibangun jika layak. Jangan sampai pembangunan justru menimbulkan masalah baru. Karena itu koordinasi teknis dengan daerah dan kementerian terkait harus lebih kuat,” ujar Fahri.

Fahri juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi dengan Kementerian Keuangan untuk mempercepat pencairan anggaran. Menurutnya, percepatan itu krusial agar target pembangunan ribuan unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) bisa terealisasi sebelum akhir tahun.

Rapat koordinasi ini turut membahas isu strategis lain, termasuk program penataan kawasan padat penduduk, penyerapan anggaran melalui skema tender, serta sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pihak swasta.

“Intinya, kita harus bekerja cepat. Isu permukiman ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Regulasi, anggaran, dan koordinasi harus sejalan agar program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas nya.

Post Sebelumnya

KPK Bongkar Catatan Korupsi Keuangan Kuota Haji Terungkap

Post Selanjutnya

Kampung Haji Indonesia Berjarak 2 Km Dari Masjidil Haram

Maykal

Maykal

Berita Terkait

Plt. Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan saat menunjukkan barang bukti sabu seberat 160 kg dan ganja 200 kg hasil tangkapan di jaringan Aceh-Medan, Kamis (5/2/2026). Operasi besar-besaran ini diperkirakan menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman zat adiktif. (Foto: Humas BNN RI/Ekoin.co)

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

BNN memperkirakan penggagalan peredaran narkoba dalam jumlah besar ini berpotensi menyelamatkan lebih dari satu juta orang dari bahaya penyalahgunaan. Negara...

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Pemerintah menetapkan pengaturan khusus pembelajaran bagi peserta didik selama Bulan Ramadan 2026 dengan menekankan penguatan nilai keagamaan,...

Mundur dari Deputi Gubernur BI, Juda Agung Resmi Jabat Wamenkeu Setelah Dilantik Presiden

Mundur dari Deputi Gubernur BI, Juda Agung Resmi Jabat Wamenkeu Setelah Dilantik Presiden

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) RI untuk sisa masa jabatan...

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendesak pemerintah agar tidak menganaktirikan guru honorer di tengah masifnya pengangkatan PPPK untuk tenaga teknis Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Prioritas Terbelah: Program Makan Bergizi Mulus ke PPPK, Nasib Guru Honorer Masih ‘Digantung’ Anggaran

oleh Hasrul Ekoin
5 Februari 2026
0

Menurutnya, kepastian hukum penting agar guru dapat menjalankan tugas tanpa tekanan, sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan secara bertahap. Ia mencontohkan...

Post Selanjutnya
Kampung Haji Indonesia Berjarak 2 Km Dari Masjidil Haram

Kampung Haji Indonesia Berjarak 2 Km Dari Masjidil Haram

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.