EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
1 Juta Buruh Penggilingan Padi Terancam PHK

1 Juta Buruh Penggilingan Padi Terancam PHK

Amran menyebut 1 juta buruh penggilingan padi terancam kehilangan pekerjaan. Persaingan kapasitas dan harga gabah membuat penggilingan kecil kian terjepit.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
22 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, INDUSTRI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, EKOIN.CO – Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengingatkan adanya ancaman serius bagi ketenagakerjaan di sektor pangan. Ia menyebut sekitar 1 juta buruh penggilingan padi skala kecil di Indonesia berpotensi kehilangan pekerjaan akibat kalah bersaing dengan perusahaan besar.
Gabung WA Channel EKOIN di sini.

Amran menguraikan, jumlah unit usaha penggilingan padi kecil di Tanah Air mencapai 161.000 lebih. Jika rata-rata tiap usaha mempekerjakan 10 orang, maka ada sekitar 1 juta pekerja yang bergantung hidup dari sektor ini.

Menurutnya, persoalan ini bukan fenomena baru. Banyak unit usaha penggilingan padi kecil sebenarnya telah tutup sejak 15 hingga 20 tahun lalu. “Sekarang ada yang mem-framing bahwa banyak pabrik kecil tutup. Tutupnya bukan hari ini, itu sudah sejak lama,” tegas Amran dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI, Kamis (21/8/2025).

Kapasitas Penggilingan Padi Melebihi Produksi

Amran menjelaskan, kapasitas terpasang dari penggilingan padi kecil di Indonesia mencapai 116,2 juta ton per tahun. Namun, produksi nasional hanya sekitar 65 juta ton gabah kering panen (GKP). Artinya, sudah ada kelebihan kapasitas sebelum perusahaan besar masuk.

“Dengan penggilingan padi kecil saja, masih ada kapasitas terpasang yang tidak terpakai,” paparnya.

Berita Menarik Pilihan

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Kondisi semakin berat ketika penggilingan menengah dan besar masuk ke pasar. Kapasitas mereka mencapai 50 juta ton per tahun, membuat persaingan semakin ketat.

Amran menekankan, saat panen raya, penggilingan kecil masih bisa bertahan. Tetapi ketika musim paceklik tiba, kapasitas serapan hanya sekitar 30-35 persen dari total. Kondisi ini membuat usaha kecil kian rapuh.

Harga Gabah Dipengaruhi Skala Usaha

Selain kapasitas, masalah juga muncul pada harga gabah. Menurut Amran, penggilingan padi besar mampu membeli gabah dengan harga lebih tinggi, sekitar Rp7.000 per kilogram. Sementara itu, penggilingan kecil hanya sanggup membeli di kisaran Rp6.700 per kilogram.

“Kalau penggilingan besar masuk ke pasar, harga gabah bisa terdorong naik. Yang kecil kalah karena pabrik besar lebih efisien,” ujarnya.

Persaingan harga inilah yang dikhawatirkan membuat penggilingan kecil tergerus. Jika kondisi dibiarkan tanpa intervensi, kata Amran, perusahaan besar akan mendominasi pasar.

“Dan pada saatnya nanti yang besar ini memonopoli, maka 161.000 unit kecil yang mempekerjakan 10 orang berarti 1 juta orang kehilangan pekerjaan,” tandasnya.

Amran juga menegaskan, masalah ini tidak terkait kasus hukum soal dugaan manipulasi mutu beras premium. Menurutnya, penutupan usaha kecil telah berlangsung jauh sebelumnya.

Untuk itu, ia menyebut perlunya kebijakan pemerintah agar penggilingan padi kecil tetap bertahan. Tanpa dukungan nyata, ancaman hilangnya lapangan kerja di sektor ini semakin dekat.

Persaingan ketat antara penggilingan padi besar dan kecil menunjukkan ketimpangan yang semakin nyata. Dengan kapasitas besar dan efisiensi tinggi, perusahaan besar mampu menguasai pasar dan menekan unit usaha kecil.

Jika tidak segera ada langkah intervensi, jutaan buruh yang bekerja di sektor ini akan kehilangan penghasilan. Hal ini tentu dapat berdampak sosial luas, terutama di daerah sentra produksi padi.

Kementerian Pertanian bersama DPR RI diharapkan segera merumuskan regulasi atau skema dukungan agar usaha kecil tetap hidup. Kebijakan harga, subsidi, maupun perlindungan pasar bisa menjadi solusi awal.

Selain itu, penguatan koperasi dan akses modal bagi pelaku usaha kecil dapat membantu mereka lebih kompetitif. Langkah ini penting agar penggilingan padi kecil tetap menjadi tulang punggung ekonomi pedesaan.

Dengan demikian, keberlangsungan usaha penggilingan kecil tidak hanya menyangkut industri pangan, tetapi juga kelangsungan hidup jutaan keluarga petani dan buruh. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: Amran SulaimanburuhDPR RIharga gabahpenggilingan padipertanian
Post Sebelumnya

Dorong Digitalisasi Pendidikan, Kemkomdigi Siapkan Kurikulum Keterampilan Digital untuk Sekolah Rakyat

Post Selanjutnya

Polemik Royalti Musik, DPR Janjikan Solusi dalam Dua Bulan ke Depan

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
Polemik Royalti Musik, DPR Janjikan Solusi dalam Dua Bulan ke Depan

Polemik Royalti Musik, DPR Janjikan Solusi dalam Dua Bulan ke Depan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.