EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda HIBURAN
Karyawan Pabrikan Motor Listrik RI Terpaksa Dirumahkan

Karyawan Pabrikan Motor Listrik RI Terpaksa Dirumahkan

Industri motor listrik RI merumahkan karyawan akibat anjloknya permintaan. Pelaku usaha desak pemerintah segera beri kepastian insentif.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
23 Agustus 2025
Kategori HIBURAN, OTOMOTIF
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, EKOIN.CO – Industri motor listrik di Indonesia tengah menghadapi masa sulit. Sejumlah pabrikan terpaksa merumahkan pekerjanya dalam beberapa bulan terakhir akibat penurunan permintaan yang signifikan. Kondisi ini menjadi pukulan telak bagi ekosistem kendaraan listrik yang sebelumnya digadang sebagai masa depan transportasi ramah lingkungan. Ikuti berita ekonomi terbaru lewat WA Channel EKOIN.

Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli), Budi Setiyadi, mengungkapkan bahwa kondisi perumahan tenaga kerja sudah terjadi sekitar tiga bulan terakhir. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut tidak serta-merta berarti pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Saya mendengar itu, dirumahkan tidak berarti PHK. Karena mungkin nanti begitu ada peningkatan kapasitas produksi, ada insentif, ada relaksasi dari pemerintah, pastinya industri akan menggenjot lagi untuk produksinya. Mungkin mereka akan masuk lagi,” kata Budi, Jumat (22/8/2025).

Industri Motor Listrik Tertekan Permintaan

Penurunan permintaan motor listrik disebut menjadi faktor utama yang membuat industri megap-megap. Hilangnya subsidi pembelian motor listrik seperti pada tahun 2024 membuat konsumen menahan diri, sehingga angka penjualan menurun drastis.

Pelaku industri sendiri berharap pemerintah segera memberikan kepastian terkait insentif. Budi menegaskan bahwa ketidakjelasan kebijakan membuat pelaku usaha berada dalam posisi sulit.

Berita Menarik Pilihan

Pinkan Mambo Bikin Sensasi di Awal 2026, Ngamen dan Jualan

Mau ke IIMS 2026? Simak Jadwal, Harga Tiket, dan Daftar Fasilitas Gratis untuk Lansia

“Kalau memang tidak ada, umumkan segera tidak ada. Kalau ada ya segera diadakan. Dan kalau ada, ya tenor waktunya jangan cuma sebentar. Kalau bisa 3-5 tahun ke depan. Dengan begitu, produksi kita juga bergairah,” ujarnya.

Kepastian kebijakan dianggap penting agar produsen berani meningkatkan kapasitas produksi. Selain itu, hal tersebut diyakini akan menciptakan iklim kerja yang stabil dan menyerap lebih banyak tenaga kerja.

Pabrik Padat Karya Masih Bergantung Insentif

Industri motor listrik di Indonesia saat ini masih didominasi pabrik padat karya. Budi mencatat ada setidaknya 35 pabrikan motor listrik yang aktif beroperasi, di luar pabrik sepeda listrik.

“Sekarang ini setahu saya masih banyak yang padat karya. Satu konveyor itu bisa sampai melibatkan berapa tim, berapa orang. Satu pabrik saja bisa menyerap ratusan orang,” ungkap Budi.

Kondisi ini membuat keberlangsungan pabrik motor listrik sangat erat kaitannya dengan jumlah pesanan. Semakin besar permintaan pasar, semakin banyak pula tenaga kerja yang terserap.

Meski beberapa pabrikan mulai mengadopsi mesin modern, mayoritas perusahaan masih bertumpu pada tenaga manusia. Oleh karena itu, insentif pemerintah diyakini dapat mempercepat modernisasi sekaligus menjamin keberlanjutan industri.

Jika kepastian kebijakan tak segera hadir, banyak pabrikan dikhawatirkan terus merumahkan pekerja hingga pasar kembali pulih. Hal ini bukan hanya akan melemahkan daya saing industri dalam negeri, tetapi juga berpotensi menghambat transisi energi nasional yang tengah digencarkan pemerintah.

Kondisi industri motor listrik kini menjadi ujian serius bagi strategi elektrifikasi transportasi Indonesia. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, sektor ini masih berpeluang besar tumbuh dan menyerap lebih banyak tenaga kerja di masa depan.

Industri motor listrik Indonesia sedang menghadapi tantangan besar akibat turunnya permintaan pasar. Langkah pabrikan merumahkan pekerja mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Kepastian kebijakan pemerintah terkait insentif menjadi kunci untuk memulihkan gairah industri motor listrik. Tanpa itu, investasi dan produksi berisiko stagnan.

Sebagai sektor padat karya, keberlangsungan industri motor listrik berpengaruh langsung terhadap serapan tenaga kerja.

Subsidi jangka panjang dapat menjadi solusi untuk menjaga stabilitas pasar sekaligus mendukung target energi bersih pemerintah.

Ke depan, pemerintah dan pelaku usaha perlu berjalan beriringan agar industri motor listrik mampu kembali bangkit dan berkontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: industriinsentifkaryawanmotor listrikpabrikansubsidi
Post Sebelumnya

Dampak Megawati, Klub Turki Panen Sponsor

Post Selanjutnya

Pertamina-Pindad Hadirkan Teknologi Inspeksi Pipa

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pinkan Mambo Bikin Sensasi di Awal 2026, Ngamen dan Jualan

Pinkan Mambo Bikin Sensasi di Awal 2026, Ngamen dan Jualan

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Mengawali tahun 2026, Pinkan Mambo kembali mencuri perhatian publik dengan pilihan hidup yang jauh dari pakem selebritas...

IMS 2026 Resmi Dibuka, 180 Merek Otomotif Serbu JIExpo Kemayoran

Mau ke IIMS 2026? Simak Jadwal, Harga Tiket, dan Daftar Fasilitas Gratis untuk Lansia

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Pameran yang berlangsung sampai 15 Februari tersebut tidak sekadar menampilkan produk otomotif terbaru, tetapi juga memadukan unsur hiburan dan gaya...

Kolase foto Dini Kurnia (kiri) dan Ressa Rizky Rosano (kanan). Dini muncul ke publik meminta Ressa mengakui putra mereka, Aldan, di saat Ressa tengah berjuang mendapatkan pengakuan hukum sebagai anak kandung dari penyanyi Denada. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Drama Baru Ressa Rizky Rosano: Muncul Dini Kurnia Mengaku Mantan Istri, Sebut Ada Anak yang Tak Diakui

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Meski mengaku telah menjalani kehidupan baru dan tidak lagi berkomunikasi dengan Ressa, Dini berharap ada itikad baik untuk menyelesaikan persoalan...

Memaknai Filosofi Tahun Kuda dalam Guratan Desain Vespa 946 Horse (Ist)

Memaknai Filosofi Tahun Kuda dalam Guratan Desain Vespa 946 Horse

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Bagi sebagian orang, kendaraan adalah alat transportasi, namun bagi Vespa, setiap unit adalah kanvas budaya. Menyambut Tahun...

Post Selanjutnya
Pertamina-Pindad Hadirkan Teknologi Inspeksi Pipa

Pertamina-Pindad Hadirkan Teknologi Inspeksi Pipa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.