EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Anindya Bakrie Dorong Serius Bangun Industri Hijau

Anindya Bakrie Dorong Serius Bangun Industri Hijau

Industri hijau menjadi kunci transisi energi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kolaborasi pemerintah dan swasta sangat dibutuhkan untuk mewujudkan pembangunan industri hijau.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
24 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, INDUSTRI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, EKOIN.CO – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, mengajak pemerintah serta pelaku usaha untuk lebih serius mengembangkan industri hijau. Menurutnya, langkah ini penting demi memperlancar transisi energi dan membangun ekonomi hijau yang berkelanjutan.
[Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v]

Dalam PYC International Energy Conference 2025 yang berlangsung di Jakarta, Anindya menekankan bahwa industri hijau bukan hanya konsep, tetapi pilar utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menegaskan bahwa sektor ini memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja baru, menarik investasi, hingga memperkuat ketahanan energi.

“Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, kita butuh industri-industri baru, sehingga industri hijau itu benar-benar harus ditekuni karena bisa menarik investasi,” ungkap Anindya.

Industri hijau dorong pertumbuhan dan investasi

Dalam paparannya, Anindya menjelaskan bahwa pengembangan industri hijau dapat meningkatkan konsumsi domestik sekaligus memperluas peluang ekspor ke negara-negara yang berkomitmen terhadap transisi energi. Selain itu, sektor ini juga diyakini mampu memperbaiki kualitas lingkungan sekaligus mengurangi ketergantungan pada energi fosil.

Menurutnya, keterlibatan pemerintah sangat diperlukan, terutama dalam memastikan alokasi belanja negara lebih efektif. Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur ramah lingkungan akan membuat anggaran yang dikeluarkan menjadi lebih relevan dengan kebutuhan jangka panjang.

Berita Menarik Pilihan

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

Jurus Klasik Jelang Ramadan: Pramono Obral Target Inflasi Rendah Saat Harga Sembako Mulai ‘Pemanasan’

“Government spending di industri hijau juga lebih efektif, karena kita bikin infrastrukturnya lebih relevan. Jadi saya rasa ini harus diseriusin,” tegasnya.

Tak hanya itu, Anindya juga melihat bahwa peluang investasi global kini semakin terbuka bagi Indonesia. Pasalnya, tren dunia bergerak ke arah keberlanjutan, sehingga produk dan jasa berbasis industri hijau akan lebih kompetitif di pasar internasional.

Ketenagakerjaan dan pembiayaan berkelanjutan

Ketua Umum Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), Filda Citra Yusgiantoro, dalam kesempatan yang sama menambahkan pentingnya memperkuat aspek ketenagakerjaan di sektor industri hijau. Menurutnya, pembangunan ekonomi berkelanjutan harus diiringi dengan peningkatan kualitas tenaga kerja agar masyarakat dapat turut merasakan manfaatnya.

Filda menekankan bahwa keberhasilan pembangunan hijau sangat ditentukan oleh kemampuan sumber daya manusia. Dengan tenaga kerja yang terampil, Indonesia dapat memastikan bahwa transformasi energi berjalan optimal tanpa meninggalkan kelompok masyarakat tertentu.

Selain itu, isu pembiayaan berkelanjutan juga disoroti sebagai faktor penting. Filda menjelaskan bahwa dukungan permodalan akan menjadi kunci dalam mempercepat investasi energi bersih, serta pembangunan infrastruktur hijau di dalam negeri.

“Solusi dan rekomendasi utama berdasarkan masukan dan analisis dari para pembicara dan audiens hari ini sangat penting untuk memperkaya ringkasan kebijakan dan strategi-strategi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Filda.

Dari konferensi tersebut, tampak jelas bahwa kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan. Pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, hingga masyarakat sipil perlu bersama-sama mendorong realisasi industri hijau agar visi pembangunan berkelanjutan dapat tercapai.

Bagi Indonesia, pengembangan industri ini bukan hanya soal inovasi, tetapi juga strategi geopolitik. Dengan sumber daya alam yang melimpah dan pasar domestik yang besar, Indonesia memiliki posisi strategis untuk menjadi pemain utama dalam rantai pasok energi bersih dunia.

Komitmen terhadap industri hijau juga sejalan dengan agenda global dalam menekan emisi karbon. Jika dikelola dengan baik, Indonesia dapat meraih keuntungan ganda: pertumbuhan ekonomi yang inklusif sekaligus reputasi positif di panggung internasional.

Para pakar menilai, keberhasilan sektor ini akan sangat dipengaruhi oleh konsistensi kebijakan. Dukungan regulasi yang jelas, insentif fiskal, serta akses pendanaan menjadi fondasi penting untuk menjaga momentum pertumbuhan.

Dengan berbagai potensi yang ada, dorongan dari para pemimpin bisnis seperti Anindya Bakrie menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tidak boleh menunda lagi pengembangan industri hijau. Tanpa langkah nyata, peluang emas bisa terlewat begitu saja.


Pengembangan industri hijau kini menjadi agenda penting bagi Indonesia dalam menghadapi tantangan transisi energi. Dukungan pemerintah dan dunia usaha menjadi faktor utama agar sektor ini mampu tumbuh cepat.

Manfaat yang ditawarkan tidak hanya terbatas pada pelestarian lingkungan, melainkan juga pembukaan lapangan kerja dan peningkatan daya saing nasional di pasar global.

Konferensi energi di Jakarta memperlihatkan komitmen berbagai pihak, baik dari kalangan bisnis maupun akademisi, untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan berkelanjutan.

Kebijakan yang tepat, dukungan finansial, dan penguatan tenaga kerja menjadi tiga pilar penting yang perlu dijalankan bersamaan.

Dengan strategi yang konsisten, industri hijau berpotensi besar menjadi tulang punggung ekonomi masa depan Indonesia. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: ekonomi hijauenergi bersihindustri hijauinvestasi hijaupembangunan berkelanjutantransisi energi
Post Sebelumnya

Memastikan Tanggungjawab Platform Global Dalam Royalti, Menkum Kampanye Protokol Jakarta di Forum Asean*

Post Selanjutnya

WTO Menangkan Indonesia, Ekspor Biodiesel Melesat

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Pemprov DKI menargetkan angka inflasi Jakarta tahun ini berada di bawah sasaran nasional guna memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah tren pertumbuhan ekonomi yang positif. (Foto: Humas Pemprov DKI/Ekoin.co)

Jurus Klasik Jelang Ramadan: Pramono Obral Target Inflasi Rendah Saat Harga Sembako Mulai ‘Pemanasan’

oleh Noval Verdian
6 Februari 2026
0

Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menyebut pemulihan ekonomi Jakarta sebagai momentum penting setelah perlambatan pada kuartal sebelumnya.

Pump and Dump Saham DADA: Modus Rumor Global di Balik Aksi Exit Strategy Pengendali

Pump and Dump Saham DADA: Modus Rumor Global di Balik Aksi Exit Strategy Pengendali

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Aksi jual berlanjut pada 8–9 Januari 2026, ketika KPII kembali melepas 1,6 miliar saham di kisaran harga Rp63 per saham, menghasilkan tambahan dana sekitar Rp100,80...

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada perdagangan Jumat (6/2).

IHSG Berpeluang Menguat, Tapi Sinyal Koreksi Masih Mengintai Pasar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Level penopang terdekat diperkirakan berada di 7.854 dan 7.654, sementara batas atas pergerakan harian berada di rentang 8.181 hingga 8.318.

Post Selanjutnya
WTO Menangkan Indonesia, Ekspor Biodiesel Melesat

WTO Menangkan Indonesia, Ekspor Biodiesel Melesat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.