EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
10 Aset Penting Hadapi Krisis Ekonomi 2030

10 Aset Penting Hadapi Krisis Ekonomi 2030

Krisis ekonomi 2030 bisa diantisipasi dengan persiapan aset sejak dini. Diversifikasi aset adalah kunci utama bertahan di tengah krisis ekonomi.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
24 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, EKOIN.CO – Krisis ekonomi diprediksi akan kembali menghantam dunia pada tahun 2030, dan para pakar menilai persiapan sejak dini sangat penting agar masyarakat tidak terjebak dalam tekanan finansial. Memiliki aset yang kuat menjadi salah satu kunci utama untuk bertahan menghadapi gejolak tersebut.
Gabung WA Channel EKOIN

Para ekonom mengingatkan bahwa krisis bukanlah sesuatu yang bisa dihindari, melainkan siklus yang berulang layaknya pergantian musim. Dengan mempersiapkan aset yang tepat, risiko kerugian bisa ditekan sekaligus memberi peluang untuk tetap tumbuh dalam kondisi sulit.

Aset Wajib Menjelang Krisis Ekonomi

Tanah produktif menjadi salah satu aset yang layak dipertimbangkan sebelum krisis. Nilai tanah relatif stabil, bahkan cenderung meningkat di lokasi strategis seperti dekat kawasan industri atau pemukiman baru. Selain bisa dimanfaatkan untuk pertanian atau disewakan, tanah juga dapat dijadikan agunan ketika modal tambahan dibutuhkan.

Selain itu, emas batangan bersertifikat juga terbukti ampuh menjaga nilai kekayaan. Ketika inflasi meningkat atau mata uang melemah, emas tetap mempertahankan posisinya. Jenis emas yang disarankan adalah batangan atau koin logam mulia dengan sertifikat resmi, bukan perhiasan.

Instrumen saham tetap relevan, terutama di sektor konsumsi primer seperti makanan, minuman, dan obat-obatan. Perusahaan di bidang ini biasanya tetap bertahan karena menyediakan kebutuhan dasar yang selalu dicari masyarakat, bahkan dalam kondisi krisis ekonomi.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Properti residensial sederhana juga menjadi pilihan, karena kebutuhan tempat tinggal tidak pernah surut. Rumah dengan harga terjangkau memiliki permintaan tinggi, baik untuk disewakan maupun dijual kembali. Sementara itu, obligasi pemerintah memberikan alternatif investasi yang lebih aman dengan imbal hasil stabil.

Krisis Ekonomi dan Diversifikasi Aset

Selain aset fisik, kepemilikan aset digital juga semakin penting di era modern. Kanal YouTube, situs web, maupun aplikasi digital bisa menjadi sumber penghasilan berkelanjutan. Infrastruktur digital yang mapan berpotensi memberikan pendapatan pasif melalui iklan, sponsor, atau penjualan produk daring.

Sektor usaha kecil dan menengah yang bergerak di bidang kebutuhan pokok juga bisa dijadikan pilihan. Misalnya, waralaba makanan atau minuman yang memiliki pasar luas dan kebutuhan harian yang konsisten. Aset jenis ini mampu menciptakan arus kas reguler sekaligus membuka lapangan kerja.

Aset berbentuk keterampilan atau keahlian pun tidak kalah penting. Pendidikan, sertifikasi, dan kemampuan baru akan menjadi modal besar untuk menghadapi persaingan di tengah krisis. Dalam situasi di mana pekerjaan formal menyusut, keterampilan yang relevan bisa menjadi penyelamat ekonomi keluarga.

Selain diversifikasi aset, persiapan mental juga sangat dibutuhkan. Krisis ekonomi seringkali membuat banyak orang panik dan mengambil keputusan terburu-buru. Dengan strategi yang matang, aset dapat dikelola bukan hanya untuk bertahan, tetapi juga berkembang.

Sejarah menunjukkan bahwa pihak yang mampu bertahan bukanlah yang paling kuat, melainkan yang paling siap menghadapi perubahan. Maka dari itu, pemilihan aset yang tepat sesuai profil keuangan menjadi faktor penentu.

Kini, dengan sisa waktu sekitar lima tahun menuju 2030, para ahli mendorong masyarakat untuk tidak menunda. Setiap langkah kecil dalam mengamankan aset akan sangat berharga ketika krisis benar-benar datang.

Kesimpulannya, krisis ekonomi adalah keniscayaan yang tak bisa dihindari, namun bisa diantisipasi dengan persiapan aset yang tepat. Diversifikasi aset fisik, finansial, digital, hingga keterampilan pribadi akan menjadi benteng kokoh menghadapi guncangan.

Bagi masyarakat, langkah terbaik adalah mulai dari apa yang bisa dijangkau. Tidak harus besar, asal konsisten dan berkesinambungan. Perencanaan matang hari ini bisa menjadi penyelamat esok hari.

Saran dari para ahli, jangan hanya fokus pada satu jenis aset. Sebarkan risiko, pahami fungsinya, dan kelola sesuai kemampuan. Dengan begitu, peluang untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh di tengah badai akan terbuka lebar.

Pada akhirnya, aset bukan sekadar harta benda, melainkan fondasi untuk menjaga keberlangsungan hidup. Persiapan sejak dini akan menentukan seberapa kuat kita melewati badai krisis ekonomi yang mungkin datang pada 2030.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: 2030asetemasinvestasikrisis ekonomiProperti
Post Sebelumnya

Aneka Bakso Seafood Harga Miring Cuma di Transmart

Post Selanjutnya

Dua Buah Tertulis di Al-Qur’an, Khasiatnya Bisa Turunkan Kolesterol

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Post Selanjutnya
Dua Buah Tertulis di Al-Qur’an, Khasiatnya Bisa Turunkan Kolesterol

Dua Buah Tertulis di Al-Qur'an, Khasiatnya Bisa Turunkan Kolesterol

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.