EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Hotel Legendaris Agas Solo Dijual 120 Miliar Rupiah

Hotel Legendaris Agas Solo Dijual 120 Miliar Rupiah

Hotel Agas Solo resmi dijual Rp120 miliar karena akses sulit imbas Flyover Manahan. Hotel legendaris ini meninggalkan jejak sejarah pariwisata Solo sejak 1960-an.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
25 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, PROPERTI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

SOLO, EKOIN.CO – Hotel legendaris di Kota Solo, Hotel Agas, resmi dijual dengan harga Rp120 miliar. Keputusan ini muncul setelah bertahun-tahun menghadapi penurunan jumlah tamu akibat akses yang semakin sulit, terutama setelah keberadaan Flyover Manahan. Ikuti berita terbaru lewat WA Channel EKOIN.

Hotel Agas sudah berdiri sejak 1960-an dan dikenal sebagai salah satu hotel tertua di Solo. Namun, kini bangunan bersejarah tersebut terpampang di sejumlah marketplace properti, termasuk Lamudi, dengan label dijual.

Flyover Manahan dan Dampak Akses Hotel

Pembangunan Flyover Manahan yang awalnya dipuji sebagai simbol kemajuan Kota Solo, justru menimbulkan dampak berbeda bagi bisnis perhotelan di kawasan itu. Letaknya yang persis berada di bawah flyover, membuat akses menuju Hotel Agas semakin sulit dijangkau.

Humas BPC PHRI Solo, Wening Damayanti, menyampaikan bahwa kondisi tersebut menjadi faktor utama menurunnya pengunjung hotel. “Setahu kami tidak terkait dengan efisiensi. Karena memang kondisinya Agas sendiri semakin lama semakin sulit setelah adanya flyover,” ujarnya.

Manajemen hotel bahkan telah melakukan sejumlah upaya, termasuk mengubah pintu masuk utama dari bawah flyover ke arah belakang. Namun, perubahan ini tetap tidak mampu memperbaiki tingkat hunian. “Aksesnya juga menjadi sulit karena pintu utama yang untuk masuk di bawah Flyover dialihkan ke bagian belakang. Pintu belakangnya menjadi pintu depan,” tambah Wening.

Berita Menarik Pilihan

IHSG Melorot Di Bawah Level Delapan Ribu Airlangga Sebut Investor Panik Aturan Free Float

IHSG Sesi Pagi Dibuka Loyo, Berpeluang Bangkit Usai Pertemuan Otoritas dengan MSCI

Situasi semakin jelas terlihat dalam sepekan terakhir, ketika spanduk jasa jual beli properti dipasang di area hotel. Hal itu menjadi tanda bahwa rencana penjualan bukan lagi isu, melainkan kenyataan.

Hotel Agas, Jejak Panjang Sejarah Solo

Hotel Agas menyimpan sejarah panjang sebagai tempat akomodasi utama sejak era 1960-an. Pada masa itu, hotel ini hadir untuk melayani tamu-tamu penting, baik dari kalangan pemerintahan, pebisnis, maupun wisatawan yang berkunjung ke Solo.

Namun, pergantian manajemen yang terjadi beberapa kali tidak mampu mengembalikan kejayaan hotel ini. Wening menyebut polemik internal yang berlangsung selama bertahun-tahun semakin diperparah dengan hadirnya Flyover Manahan. “Posisinya sendiri menjadi sangat sulit. Pada waktu itu sudah terjadi pergantian manajemen. Kelihatannya kurang bisa berjalan dengan baik. Polemiknya sudah terjadi selama bertahun-tahun dipersulit lagi dengan Flyover,” jelasnya.

Kabar mengenai penjualan Hotel Agas sebenarnya sudah berembus sejak beberapa tahun lalu, namun kali ini benar-benar terwujud. Para pegiat industri pariwisata di Solo pun mengaku kehilangan salah satu ikon bersejarah.

Hotel Agas bukan sekadar bangunan, tetapi simbol perkembangan pariwisata dan perhotelan di Kota Solo. Kini, dengan harga jual mencapai Rp120 miliar, masa depan hotel ini berada di tangan pemilik baru yang akan memutuskan arah selanjutnya.

Bagi warga Solo, keberadaan hotel ini memiliki nilai emosional. Banyak kisah perjalanan, acara keluarga, hingga pertemuan penting yang pernah berlangsung di dalamnya. Tidak sedikit masyarakat yang berharap bangunan ini tetap dipertahankan dengan sentuhan modern agar bisa kembali hidup di tengah perubahan tata kota.

Kini, Hotel Agas menjadi contoh bagaimana pembangunan infrastruktur bisa berdampak langsung terhadap bisnis lokal. Kasus ini membuka diskusi tentang pentingnya perencanaan tata ruang kota yang mempertimbangkan keberlangsungan ekonomi masyarakat sekitar.


Kesimpulan

Hotel Agas di Solo resmi dijual dengan harga Rp120 miliar setelah bertahun-tahun menghadapi tantangan berat akibat akses sulit karena Flyover Manahan.

Pihak PHRI Solo menegaskan bahwa penurunan tamu tidak terkait efisiensi internal, melainkan perubahan akses hotel yang kian menyulitkan.

Manajemen telah mencoba berbagai cara untuk mengatasi persoalan, termasuk mengubah pintu masuk, namun tidak membawa hasil signifikan.

Hotel yang berdiri sejak tahun 1960-an ini meninggalkan jejak sejarah panjang dalam dunia pariwisata Solo.

Masyarakat berharap keberadaan Hotel Agas tetap dipertahankan sebagai ikon sejarah, meski kini telah resmi dijual. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: akses sulitdijualflyover manahanhotel agasPropertiSolo
Post Sebelumnya

23 Bank Bangkrut di Indonesia 2025

Post Selanjutnya

Trump Ubah Plutonium Jadi Bahan Bakar Nuklir

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto

IHSG Melorot Di Bawah Level Delapan Ribu Airlangga Sebut Investor Panik Aturan Free Float

oleh Ainurrahman
3 Februari 2026
0

"Nah, fear of missing out ini terjadi dari investor yang berpikir bahwa saham-saham yang sekarang mereka invest itu termasuk yang...

IHSG Merosot Tajam, Pengamat Soroti Kebijakan Ekonomi dan Likuiditas Pasar

IHSG Sesi Pagi Dibuka Loyo, Berpeluang Bangkit Usai Pertemuan Otoritas dengan MSCI

oleh Ainurrahman
3 Februari 2026
0

Sementara Analis IndoPremier berpendapat, optimisme pada saham-saham perbankan bigcap menguat seiring langkah OJK/BEImengadakan virtual meeting  dengan MSCI dan mengajukan beberapa opsi...

Mandiri Looping for Life Hadir di Perfume Pop Market. Sumber dok bankmandiri.co.id

Bank Mandiri Kenalkan Mandiri Looping for Life Lewat Parfum

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Mandiri secara resmi memperkenalkan inisiatif keberlanjutan bertajuk Mandiri Looping for Life dalam acara Perfume Pop Market...

Kontribusi Nyata Bank Mandiri Melalui Program Mandiri Sahabat Desa. Sumber dok bankmandiri.co.id

Bank Mandiri Sukses Jalankan Program Mandiri Sahabat Desa

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Mandiri secara konsisten mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui...

Post Selanjutnya
Trump Ubah Plutonium Jadi Bahan Bakar Nuklir

Trump Ubah Plutonium Jadi Bahan Bakar Nuklir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.