EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Wamendagri Bima Arya di Jakarta Buka Suara Soal Kenaikan PBB di Tiap Daerah

Wamendagri Bima Arya di Jakarta Buka Suara Soal Kenaikan PBB di Tiap Daerah

Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di 104 daerah merupakan inisiatif dari masing-masing pemerintah daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), bukan dampak dari efisiensi transfer ke daerah oleh pemerintah pusat.

Ray oleh Ray
26 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, KEUANGAN, NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di berbagai daerah menjadi sorotan hangat. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat bahwa setidaknya 104 daerah telah menaikkan tarif PBB-P2 dalam beberapa waktu terakhir.

Fenomena ini dijelaskan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, yang menegaskan bahwa kenaikan tarif tersebut tidak berhubungan dengan kebijakan efisiensi transfer ke daerah yang dijalankan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pada awal tahun 2025. Menurutnya, kebijakan ini murni merupakan inisiatif masing-masing daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bahkan, Bima mengungkapkan bahwa beberapa kepala daerah telah menaikkan tarif PBB P-2 jauh sebelum pemerintahan baru terbentuk.

“Saya kira tidak tepat kalau kemudian mengaitkan dengan kebijakan efisiensi itu adalah inisiatif daerah yang dilakukan untuk meningkatkan PAD dan bahkan cukup banyak kebijakan itu yang diambil oleh pejabat kepala daerah ketika masa-masa pilkada, artinya sebelum pemerintahan baru terbentuk,” ujar Bima saat ditemui di Gedung DPR RI pada Senin, 25 Agustus 2025.

Bima juga menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan himbauan kepada para kepala daerah untuk mempertimbangkan kembali kenaikan pajak ini. “Intinya semua akan menjadi harus menjadi bahan pertimbangan bagi kepala daerah, tidak memberatkan warga,” tegasnya.

Di sisi lain, mayoritas kabupaten dan kota di Indonesia masih sangat bergantung pada sektor PBB-P2 sebagai sumber utama Pendapatan Asli Daerah. Bima menyebutkan bahwa selama 29 tahun terakhir, PBB-P2 telah menjadi “primadona” bagi berbagai daerah dalam mengumpulkan PAD.

Berita Menarik Pilihan

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

“Ada banyak sekali sumber-sumber pendapatan yang lain, tapi kan jadi primadona pada pajak ya faktanya memang begitu selama 29 tahun jalannya seperti itu metodenya sekarang saya kira momentum yang tepat untuk memperbaiki tata kelola dan melakukan refleksi,” ungkap Bima.

Sebagai informasi, pemerintah Presiden Prabowo Subianto telah menganggarkan dana transfer ke daerah (TKD) untuk tahun 2025 senilai Rp848,52 triliun, angka yang sedikit lebih rendah dibanding realisasi anggaran TKD pada tahun 2024 yang mencapai Rp863,5 triliun.

Tags: Bima AryaDPR RIefisiensi anggarankementerian dalam negeriKepala DaerahPADPajak Bumi dan BangunanPBB-P2Pendapatan Asli DaerahTransfer ke Daerah
Post Sebelumnya

Kemenag Targetkan 71 Ribu Formasi Penyuluh Agama

Post Selanjutnya

Real Madrid Pertimbangkan Transfer €130 Juta Vinicius

Ray

Ray

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
Real Madrid Pertimbangkan Transfer €130 Juta Vinicius

Real Madrid Pertimbangkan Transfer €130 Juta Vinicius

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.