EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Arab Saudi Sebut Genosida Palestina Mengerikan

Arab Saudi Sebut Genosida Palestina Mengerikan

Rakyat Palestina hadapi genosida paling mengerikan akibat serangan Israel. Arab Saudi menyerukan dunia internasional segera bertindak menghentikan kejahatan itu

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
26 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RIYADH EKOIN.CO – Pangeran Arab Saudi, Menteri Luar Negeri Faisal bin Farhan, menegaskan rakyat Palestina tengah menghadapi bentuk penindasan dan genosida paling mengerikan dalam sejarah modern akibat serangan Israel yang terus berlangsung. Hal itu disampaikan dalam sidang luar biasa ke-21 Dewan Menteri Luar Negeri Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Jeddah, Senin (25/8/2025).

πŸ‘‰ Baca juga via WA Channel EKOIN: https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Pangeran Faisal menilai tindakan Israel melanggar hukum internasional dan menciptakan tragedi kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ia menambahkan bahwa keheningan dunia justru memperburuk penderitaan rakyat Palestina dan merusak prospek perdamaian global.

Dalam pidatonya, ia menyerukan kepada komunitas internasional agar segera menghentikan kekerasan Israel. “Dan mencegah Israel menjalankan kebijakan agresifnya, termasuk upaya untuk menduduki Kota Gaza dan memaksakan proyek permukiman,” kata Pangeran Faisal.

Genosida dan Dampak Regional

Menurut Pangeran Faisal, agresi Israel tidak hanya menimbulkan penderitaan luar biasa bagi rakyat Palestina, tetapi juga mengancam stabilitas kawasan Timur Tengah. Ia menegaskan pelanggaran berulang Israel menjadi penghalang utama jalan menuju perdamaian yang adil.

Selain itu, genosida yang disebutnya sebagai β€œpaling mengerikan” ini dinilai bisa memicu kerusuhan baru, baik di level regional maupun internasional. Pangeran Faisal memperingatkan bahwa setiap penundaan dalam menghentikan kekerasan hanya akan memperdalam luka dan konflik.

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Ia menyatakan, diamnya komunitas global atas tragedi ini memperburuk kondisi kemanusiaan. Rakyat Palestina, katanya, membutuhkan perlindungan mendesak dari komunitas internasional.

Dalam forum OKI tersebut, para menteri luar negeri negara anggota menyerukan solidaritas penuh kepada Palestina. Diskusi menekankan pentingnya langkah konkret untuk menghentikan agresi Israel dan menegakkan hak-hak rakyat Palestina.

Seruan Internasional Menghadapi Genosida

Pangeran Faisal menegaskan kembali bahwa masyarakat internasional memiliki kewajiban moral dan hukum untuk menghentikan pelanggaran yang dilakukan Israel. Menurutnya, genosida terhadap Palestina tidak hanya melukai korban langsung, tetapi juga merusak tatanan hukum internasional.

Ia menilai pembiaran terhadap agresi Israel berisiko menciptakan preseden buruk dalam politik global. “Keheningan internasional terkait kejahatan ini memperburuk tragedi dan merusak prospek perdamaian dan keamanan di kawasan dan dunia,” tegasnya.

Seruan Saudi ini sejalan dengan upaya negara-negara anggota OKI lainnya yang mendesak Dewan Keamanan PBB segera mengambil langkah tegas. Mereka menekankan pentingnya sanksi dan tekanan diplomatik agar Israel menghentikan tindakannya.

Selain itu, genosida yang terus berlangsung di Gaza telah menimbulkan gelombang protes global. Ribuan demonstrasi digelar di berbagai kota dunia sebagai bentuk solidaritas bagi Palestina.

OKI dalam pernyataannya menekankan komitmen untuk mendukung Palestina hingga mendapatkan hak penuh atas tanah, kebebasan, dan kedaulatan. Mereka menolak segala bentuk pendudukan serta proyek permukiman ilegal Israel.

Sidang luar biasa ini memperlihatkan urgensi isu Palestina di mata dunia Islam. Genosida, yang disebut paling mengerikan, menjadi sorotan utama para pemimpin negara anggota OKI.

Pernyataan tegas Pangeran Faisal bin Farhan menunjukkan sikap Arab Saudi yang tidak tinggal diam atas tragedi Palestina. Genosida yang berlangsung disebut sebagai bentuk penindasan paling brutal dalam sejarah modern.

Tindakan Israel yang berulang kali melanggar hukum internasional dinilai telah memperburuk penderitaan rakyat Palestina dan mengancam stabilitas global.

Seruan internasional untuk menghentikan kekerasan menjadi tuntutan yang mendesak agar rakyat Palestina bisa terbebas dari genosida yang berlangsung.

Dunia internasional diingatkan bahwa diam atas kejahatan Israel hanya akan memperdalam luka dan konflik di Timur Tengah.

Komitmen bersama negara anggota OKI diharapkan dapat membuka jalan menuju solusi damai yang adil dan menghentikan genosida yang terus berlangsung. (*)


Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: Arab SaudigenosidaIsraelOKIPalestinaperdamaian
Post Sebelumnya

Rudal Klaster Houthi Guncang Tel Aviv

Post Selanjutnya

Trump Tolak Proyek Angin dan Surya di AS Sebut Semua Itu Penipuan

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

β€œSetelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

β€œKorban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
Trump Tolak Proyek Angin dan Surya di AS Sebut Semua Itu Penipuan

Trump Tolak Proyek Angin dan Surya di AS Sebut Semua Itu Penipuan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

Β© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

Β© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.