EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Perum Bulog Sederhanakan Mekanisme Pemesanan Beras SPHP di Pasar Tradisional

Perum Bulog Sederhanakan Mekanisme Pemesanan Beras SPHP di Pasar Tradisional

Perum Bulog mengubah mekanisme pemesanan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) agar lebih mudah diakses oleh pedagang kecil di pasar tradisional.

Ray oleh Ray
26 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, PERTANIAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Perum Bulog mengubah skema pemesanan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Pedagang beras kini tak lagi diwajibkan menggunakan aplikasi Klik SPHP. Sebagai gantinya, mereka cukup memesan langsung melalui petugas Bulog yang ditugaskan di pasar tradisional.

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengatasi kesulitan yang dialami oleh banyak pedagang kecil dalam menggunakan teknologi. Ia mengakui, sebagian besar pedagang di pasar tradisional, khususnya di daerah-daerah, adalah orang lanjut usia yang kurang terbiasa dengan teknologi.

“Ya ini kan kita sempurnakan, memang banyak masyarakat sebagian yang pengecer-pengecer itu, kalau di kampung-kampung kan yang jualan udah sepuh-sepuh, mbah-mbah kita. Nah kemarin waktu kita cek di Semarang sama Pak Mentan (Menteri Pertanian) kan sudah (umur) 75 tahun, 72 tahun, rata-rata kepala 7. Mbah-mbah itu kan main handphone kan nggak ini. Akhirnya kita siasati sekarang, rencananya satu pasar itu nanti kita tunjuk anggota ataupun pegawai dari Bulog yang mengawasi satu pasar itu,” papar Rizal saat ditemui di Jakarta pada Senin malam.

Dengan skema baru ini, pedagang tidak perlu lagi direpotkan dengan penggunaan aplikasi. Mereka cukup menghubungi petugas Bulog melalui WhatsApp atau bahkan memesan secara langsung di pasar. “Nanti dia yang koordinir satu pasar itu, yang memasukkan data aplikasi itu. Jadi pengecernya nggak usah pakai aplikasi tapi cukup WA (WhatsApp) saja dia. WA ‘Mas saya hari ini pesan sekian’, nanti yang pesanin itu pegawai Bulog yang kita tunjuk itu,” jelasnya lebih lanjut.

Namun demikian, untuk menjaga ketertiban administrasi, setiap pemesanan tetap harus dilandasi surat kuasa dari masing-masing pedagang. “Tapi yang kita tunjuk itu nanti harus dapat surat kuasa dari masing-masing pengecer. Kalau nggak ada kuasanya kan nggak berani dia mesen nanti,” imbuhnya.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Meskipun sistem pemesanan menjadi lebih sederhana, Bulog tetap menekankan bahwa prosesnya akan tetap teratur. “Nah nanti dia (pegawai Bulog yang ditugasi di pasar) yang pesan ke Klik SPHP-nya. Kan nggak ngeribetin pengecer. Nanti sudah di-approve, oke, tinggal masuk ke masing-masing pengecer, diantar,” tutur Rizal. Ia juga mengakui bahwa karena keterbatasan jumlah petugas, satu orang mungkin akan ditugaskan untuk mengawasi beberapa pasar.

Mekanisme baru ini, menurut Rizal, masih dalam tahap penyusunan konsep dan telah diajukan kepada Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk direvisi. “Ini sedang proses. Ini lagi dikonsep. Ini lagi kita ajukan ke Bapanas supaya ada revisi,” ucapnya.

Di samping itu, Rizal juga meluruskan isu yang sempat beredar bahwa setiap pembelian beras SPHP harus difoto. Menurutnya, hal itu tidak benar. “Nggak ada. Sekarang sudah nggak ada, itu isu-isu aja tuh,” tegasnya. Ia menambahkan, mekanisme pengambilan foto hanya berlaku untuk program bantuan pangan, bukan penjualan beras SPHP. Sementara itu, aplikasi Klik SPHP tetap berfungsi sebagai alat pencatatan pesanan, bukan sebagai sarana untuk mengunggah foto atau bukti serah terima barang.

Tags: Ahmad Rizal Ramdhaniaplikasi Klik SPHPBadan Pangan NasionalBapanasberas SPHPBulogpasar tradisionalpedagangPerum BulogStabilisasi Pasokan dan Harga Pangan
Post Sebelumnya

Kuwait Pilih Gulf Cup Batalkan Uji Coba Lawan Indonesia

Post Selanjutnya

Indonesia Tantang Australia di Semifinal AFF U-16

Ray

Ray

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Post Selanjutnya
Indonesia Tantang Australia di Semifinal AFF U-16

Indonesia Tantang Australia di Semifinal AFF U-16

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.