EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Trump Minta Kepemilikan Pangkalan di Korsel

Trump Minta Kepemilikan Pangkalan di Korsel

Trump ingin Amerika Serikat memiliki lahan pangkalan militer di Korea Selatan, bukan lagi menyewanya. Camp Humphreys disebut sebagai pangkalan terbesar yang kemungkinan jadi sorotan.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
27 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Washington EKOIN.CO – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan keinginannya agar Washington memiliki kepemilikan langsung atas lahan pangkalan militer di Korea Selatan, bukan lagi menyewanya. Hal itu ia sampaikan dalam pertemuan dengan Presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung, di Gedung Putih pada Senin (25/8/2025). Gabung WA Channel EKOIN.

Trump menegaskan bahwa AS telah berinvestasi besar dalam infrastruktur di Semenanjung Korea. Ia menyebut ada lebih dari 40.000 tentara yang ditempatkan di sana, namun lahan yang digunakan untuk pangkalan militer tetap dalam status sewa dari Seoul.

“Mungkin salah satu hal yang ingin saya lakukan adalah meminta mereka untuk memberikan kami kepemilikan atas lahan tempat kami memiliki benteng besar,” ujar Trump.

Trump Tekankan Investasi Militer

Dalam keterangannya, Trump menilai status sewa tidak sebanding dengan kontribusi besar AS di kawasan tersebut. Ia menyebut, Amerika telah menanggung biaya pembangunan infrastruktur pertahanan dengan jumlah miliaran dolar, sementara kepemilikan lahan tetap berada di tangan Korea Selatan.

Trump menambahkan, “Saya ingin melihat apakah kami dapat membatalkan sewa dan mendapatkan kepemilikan atas lahan tempat kami memiliki pangkalan militer yang besar.”

Berita Menarik Pilihan

Wajah Cantik Ternyata Kurir Sabu, NE Tertangkap Tangan Transaksi di Pinggir Jalan Puma Raya

Didampingi Haris Azhar, Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro Terkait Kontroversi Stand-Up ‘Mens Rea’

Meski tidak menyebutkan secara spesifik pangkalan mana yang dimaksud, banyak pihak menilai pernyataan Trump kemungkinan merujuk pada Camp Humphreys. Fasilitas tersebut merupakan pangkalan terbesar AS di Korea Selatan, yang selesai dibangun pada 2018 setelah melalui proyek relokasi panjang dengan pembiayaan bersama kedua negara.

Camp Humphreys Jadi Sorotan

Camp Humphreys berada di Pyeongtaek dan kini menjadi markas utama pasukan AS di Korea Selatan. Pangkalan ini menampung puluhan ribu personel, dilengkapi infrastruktur modern, dan dianggap sebagai salah satu simbol kehadiran militer AS di kawasan Asia Timur.

Hubungan pertahanan AS-Korsel selama ini berdiri di atas prinsip aliansi strategis. Namun, pernyataan Trump memunculkan kembali perdebatan lama terkait pembagian beban biaya dan kendali atas aset militer.

Di sisi lain, pihak Korea Selatan belum memberikan komentar resmi terkait permintaan Trump tersebut. Pemerintahan Lee Jae-myung diketahui masih berupaya menjaga keseimbangan dalam hubungan diplomatik, baik dengan Washington maupun Beijing, di tengah dinamika keamanan regional.

Pernyataan Trump juga menambah daftar langkah kontroversialnya dalam kebijakan luar negeri. Sebelumnya, ia pernah menuntut Korea Selatan untuk meningkatkan kontribusi finansial dalam pembiayaan pasukan AS yang ditempatkan di negara itu.

Jika wacana kepemilikan lahan benar-benar diajukan, hal ini berpotensi menjadi isu sensitif dalam hubungan bilateral. Seoul dihadapkan pada pilihan sulit antara menjaga kedaulatan lahan nasional atau memenuhi desakan Washington.

Bagi AS, kepemilikan pangkalan akan memperkuat posisi strategis di Semenanjung Korea, khususnya dalam menghadapi ancaman dari Korea Utara dan menjaga keseimbangan kekuatan dengan Tiongkok. Namun, langkah ini juga bisa memicu resistensi politik di dalam negeri Korea Selatan.

Sejumlah pengamat menilai, isu kepemilikan lahan pangkalan militer akan menjadi ujian awal hubungan pemerintahan baru Korea Selatan dengan Donald Trump yang kembali menjabat sebagai Presiden AS.

Ke depan, masih harus dilihat apakah permintaan Trump hanya sebatas pernyataan politik atau akan diwujudkan dalam bentuk negosiasi resmi dengan Seoul.

Pernyataan Donald Trump soal kepemilikan lahan pangkalan militer di Korea Selatan menunjukkan dorongan AS memperkuat kontrol strategis di kawasan. Langkah ini menegaskan posisi Washington dalam menjaga keamanan regional.

Bagi Korea Selatan, isu ini menuntut kehati-hatian agar tidak menimbulkan gesekan diplomatik. Kedaulatan tanah nasional bisa menjadi faktor penentu dalam merespons desakan Washington.

Seoul berpotensi menghadapi tekanan politik domestik jika harus melepas kepemilikan lahan kepada Amerika. Hal ini bisa menimbulkan perdebatan panjang di parlemen dan masyarakat.

Di sisi lain, permintaan Trump bisa memengaruhi dinamika hubungan trilateral antara AS, Korea Selatan, dan Tiongkok, yang memiliki kepentingan strategis di Semenanjung Korea.

Isu kepemilikan pangkalan militer akan tetap menjadi perhatian publik internasional, terutama karena menyangkut stabilitas keamanan di Asia Timur. ( * )

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: Amerika SerikatCamp HumphreysKorea Selatanmiliterpangkalantrump
Post Sebelumnya

RI Aman dari Perang Tarif Trump ke Negara yang Kenakan Pajak Digital?

Post Selanjutnya

Israel-Iran di Ambang Perang Babak Kedua

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Kanit Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Ari Purwanto.

Wajah Cantik Ternyata Kurir Sabu, NE Tertangkap Tangan Transaksi di Pinggir Jalan Puma Raya

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Dari tangan NE, polisi menyita sabu seberat 1,04 kilogram serta satu unit telepon seluler berikut kartu SIM yang diduga digunakan...

Kominika Pandji Pragiwaksono tiba di Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Foto: Amsi

Didampingi Haris Azhar, Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro Terkait Kontroversi Stand-Up ‘Mens Rea’

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Diketahui, Pandji kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya buntut materi stand-up comedy 'Mens Rea' yang dibawakannya. Laporan terhadap Pandji kali ini dilayangkan...

Plt. Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan saat menunjukkan barang bukti sabu seberat 160 kg dan ganja 200 kg hasil tangkapan di jaringan Aceh-Medan, Kamis (5/2/2026). Operasi besar-besaran ini diperkirakan menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman zat adiktif. (Foto: Humas BNN RI/Ekoin.co)

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

BNN memperkirakan penggagalan peredaran narkoba dalam jumlah besar ini berpotensi menyelamatkan lebih dari satu juta orang dari bahaya penyalahgunaan. Negara...

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

oleh Aminuddin Sitompul
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tiga tersangka kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauzia Tyassuma,...

Post Selanjutnya
Israel-Iran di Ambang Perang Babak Kedua

Israel-Iran di Ambang Perang Babak Kedua

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.