EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA
Prabowo Mau Penertiban 3,7 Juta Ha Lahan Sawit Ilegal Beres September

Prabowo Mau Penertiban 3,7 Juta Ha Lahan Sawit Ilegal Beres September

Penertiban lahan sawit ilegal sudah mencapai 3,1 juta hektare yang telah dikuasai kembali oleh negara, dari 3,7 juta yang diverifikasi melanggar aturan. Selain sawit, pemerintah juga mengincar 1.063 tambang ilegal yang merugikan negara hingga Rp 300 triliun, dengan dukungan hukum melalui Perpres No 5/2025.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
30 Agustus 2025
Kategori PERISTIWA, POLKUM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Pemerintah menetapkan penertiban terhadap 3,7 juta hektare lahan sawit ilegal yang telah terverifikasi dan menuntaskan pengambilalihan 3,1 juta hektare di antaranya, dengan dukungan militer – sebuah terobosan tegas demi melindungi sumber daya alam dan kemakmuran rakyat.

Prabowo Subianto—dalam pidato kenegaraan pertamanya di Sidang Tahunan MPR/DPR, Jumat, 15 Agustus 2025—mengungkapkan, pemeriksaan mencakup total 5 juta hektare lahan sawit yang dicurigai bermasalah, termasuk operasi di kawasan hutan lindung dan laporan tak akurat dari perusahaan. Dari total tersebut, 3,7 juta hektare telah diverifikasi dan 3,1 juta hektare telah dikuasai kembali oleh negara dengan bantuan TNI

Langkah ini ditopang oleh Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan, sebagai landasan hukum operasi penertiban sawit ilegal

Prabowo menekankan bahwa negara tidak akan ragu menindak siapapun yang melawan, termasuk yang memiliki kekuatan besar, hingga TNI dan Polri dikerahkan untuk mengawal pengembalian lahan terhadap potensi perlawanan

Selain sawit, pemerintah juga membidik tambang ilegal—sebanyak 1.063 lokasi—yang diperkirakan menimbulkan kerugian negara hingga Rp 300 triliun. Pemerintah siap menindak tegas dengan kemungkinan penyitaan aset bagi pelanggar hukum

Berita Menarik Pilihan

Istri Jenderal Hoegeng Wafat di Usia 100 Tahun, Indonesia Kehilangan Saksi Integritas Polisi

Polda Metro Klarifikasi Pemeriksaan Viral di Polsek Cilandak Gunakan Kertas Bekas, Tidak Ada Rekayasa

Sementara itu, Asosiasi Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mempertanyakan data luas areal yang sedang diperiksa, karena belum dimintai klarifikasi, dan memperingatkan soal citra negatif yang mungkin muncul secara internasional

Dampak Penertiban dan Langkah Penegakan

Upaya ini bukan sekadar soal penegakan hukum, tapi juga soal mempertahankan kedaulatan sumber daya dan memulihkan harta negara. Penertiban sawit ilegal tidak hanya akan menutup kerugian finansial, tetapi juga menyelamatkan ekosistem hutan lindung, gambut, dan penyediaan air bersih

Namun, kritik muncul terkait pemerataan dampak: legislatif menyatakan sebagian lahan disita kemudian diberikan ke perusahaan negara seperti Agrinas Palma Nusantara, yang berpotensi menciptakan konsentrasi lahan baru, alih-alih mendukung petani lokal atau komunitas adat

Penertiban juga menimbulkan potensi konflik sosial akibat penggusuran tanpa dialog atau ganti rugi. Pembentukan tim khusus lintas lembaga—termasuk KLHK, BPKP, Kejaksaan Agung, dan lainnya—diharapkan memastikan penegakan hukum berjalan adil dan transparan

Penundaan selama 18 tahun atas putusan hukum penyitaan lahan menjadi sorotan; kini pemerintah menindaklanjuti putusan inkracht dengan tegas

Upaya menertibkan tambang ilegal juga akan dikebut. Prabowo meminta dukungan MPR dan partai politik untuk memastikan langkah ini berjalan konsisten dan tidak hanya jadi retorika politik (*)


Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: penertibanPrabowo Subiantosawit ilegalsumber daya alamtambang ilegalTNI
Post Sebelumnya

Kantor Gegana Kramat Raya Rusak Parah Dibakar

Post Selanjutnya

Prabowo Janji Usut Tuntas Kerusuhan Makassar

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Istri Jenderal Hoegeng Wafat di Usia 100 Tahun, Indonesia Kehilangan Saksi Integritas Polisi

Istri Jenderal Hoegeng Wafat di Usia 100 Tahun, Indonesia Kehilangan Saksi Integritas Polisi

oleh Iwan Purnama
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Indonesia kembali kehilangan sosok teladan. Meriyati Roeslani, istri almarhum Kapolri ke-5 Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso,...

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto memberi keterangan saat penyidik Polsek Cilandak periksa tersangka IP. Foto: Amsi

Polda Metro Klarifikasi Pemeriksaan Viral di Polsek Cilandak Gunakan Kertas Bekas, Tidak Ada Rekayasa

oleh Aminuddin Sitompul
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Polda Metro Jaya memberi klarifikasi terkait prosedur pemeriksaan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dalam penanganan perkara penganiayaan yang...

Kapolsek Menteng menunjukkan sebagian barang bukti yang dijual penjaga rumah ke penadah (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Barang Milik Majikan Senilai Rp 600 Juta Dijual Penjaga Rumah ke Penadah

oleh Ridwansyah
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Jajaran Polsek Metro Menteng menangkap dua orang pelaku pencurian dan empat orang penadah barang curian di sebuah...

Aniaya Kekasih dan Tolak Bayar Tagihan di Restoran, WN Selandia Baru Dideportasi

Aniaya Kekasih dan Tolak Bayar Tagihan di Restoran, WN Selandia Baru Dideportasi

oleh Iwan Purnama
3 Februari 2026
0

Badung, Ekoin.co – Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar menuntaskan proses deportasi terhadap warga negara Selandia Baru berinisial AJM (50), Jumat...

Post Selanjutnya
Prabowo Janji Usut Tuntas Kerusuhan Makassar

Prabowo Janji Usut Tuntas Kerusuhan Makassar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.