EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA
Hilirisasi Perbankan: Solusi Ekonomi Domestik

Hilirisasi Perbankan: Solusi Ekonomi Domestik

Pemerintah mewajibkan bank dalam negeri mendanai proyek hilirisasi dengan jaminan balik modal sekitar enam tahun. Investasi hilirisasi pertambangan 2024 mencapai Rp 407,8 triliun dan akan diperkuat lewat 21 proyek strategis.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
31 Agustus 2025
Kategori PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto mendorong perbankan dalam negeri untuk menyalurkan kredit bagi proyek hilirisasi, dengan jaminan waktu balik modal (break-even point) hanya sekitar enam tahun—lebih cepat dibanding sektor konsumsi yang mencapai 9–10 tahun. Kebijakan ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan memperkuat domestik di tengah upaya hilirisasi. Meta title & tag peka terhadap kata pamungkas: “Hilirisasi” pada headline, subjudul, dan pargraf. SEO kini semakin terjaga.

Pemerataan Kredit untuk Hilirisasi

Pemerintah mewajibkan Himbara dan bank swasta untuk mendanai hilirisasi. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan, “Mau tidak mau perbankan dalam negeri yang harus membiayai proyek hilirisasi,” setelah rapat Satgas Hilirisasi dan Ketahanan Energi di Jakarta, Jumat (17/1/2025)

Keuntungan Lebih Cepat dari Kredit Konsumsi

Bahlil menyampaikan, “Ngapain perbankan membiayai proyek konsumsi yang 9–10 tahun break-even point. Kalau hilirisasi yang 6 tahun break-even point…,” sehingga proyek hilirisasi menjadi lebih menarik secara finansial

Dalam kesempatan terpisah, ia menegaskan bahwa IRR proyek hilirisasi umumnya di atas 11–12 persen dan tidak memerlukan subsidi bunga rendah. “Smelter nikel—BEP 4–5 tahun…,” tuturnya

Nasionalisasi Nilai Tambah

Arahan Presiden Prabowo adalah memastikan hilirisasi sebagai pemicu pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan nilai tambah dalam negeri. “Supaya persepsi… bahwa itu nanti asing lebih banyak mendapatkan hasilnya, itu perlahan-lahan kita akan kurangi,” ujar Bahlil

Berita Menarik Pilihan

Ombudsman “Tampar” Keras Kementan dan Bapanas hingga Bulog Soal Beras

Polisi Amankan Remaja yang Akan Tawuran dan Sajam di Matraman Jaktim

Puasa Ketergantungan Anggaran

Pemerintah sengaja mengalihkan pembiayaan hilirisasi dari APBN ke perbankan dan lembaga keuangan domestik untuk efisiensi anggaran dan percepatan implementasi program

Investasi dan Proyek Masa Depan

Realitasi investasi hilirisasi pertambangan pada tahun 2024 mencapai Rp 407,8 triliun, terbesar dari sektor nikel sebesar Rp 153,2 triliun

Sebanyak 21 proyek hilirisasi juga direncanakan dalam tahap pertama, termasuk 4 proyek DME (gasifikasi batu bara) senilai US$ 11 miliar (~Rp 180 triliun), serta pembangunan refinery, kilang, dan fasilitas ketahanan energi lainnya

Presiden Prabowo bahkan meresmikan layanan bank emas pertama di Indonesia—sebuah langkah strategis dalam mendukung ekosistem industri hilirisasi

Perluasan Partisipasi dan Waspada Risiko

Rencana kebijakan juga mencakup lembaga keuangan non-bank. Anggota DPR Fathi dari Demokrat menyatakan pentingnya agar pembiayaan inklusif dan tidak hanya menguntungkan sektor tertentu, seperti nikel—tetapi juga bauksit dan sektor lain

Meski semakin terbuka, perbankan tetap harus memperhitungkan risiko kredit, modal, dan likuiditas

Pemerintah menghadirkan kebijakan kredit hilirisasi sebagai motor pertumbuhan ekonomi, dengan jaminan balik modal lebih cepat dan nilai tambah domestik lebih besar. Pemerataan pembiayaan melalui lembaga keuangan dalam negeri mendorong hilirisasi lebih inklusif dan berkelanjutan. *

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: ekonomihilirisasiinvestasikreditPerbankanPrabowo
Post Sebelumnya

Kapolri dan Panglima TNI Siapkan Tindak Tegas Atasi Aksi Demo Anarkis dan Pelanggaran Hukum

Post Selanjutnya

Demo Dunia & RI: Suara Pamungkas Perubahan

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Ombudsman “Tampar” Keras Kementan dan Bapanas hingga Bulog Soal Beras

Ombudsman “Tampar” Keras Kementan dan Bapanas hingga Bulog Soal Beras

oleh Iwan Purnama
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Ombudsman Republik Indonesia melayangkan Tindakan Korektif tegas kepada Kementerian Pertanian, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Badan Pangan Nasional...

Polisi Amankan Remaja yang Akan Tawuran dan Sajam di Matraman Jaktim

Polisi Amankan Remaja yang Akan Tawuran dan Sajam di Matraman Jaktim

oleh Aminuddin Sitompul
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Patroli gabungan Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Polres Metro Jakarta Timur mengamankan sejumlah remaja yang kedapatan...

Menggelegar Suara Prabowo di Depan Ulama, Kutip Surat Ar Ra’d Ayat 11 untuk Babat Koruptor

Menggelegar Suara Prabowo di Depan Ulama, Kutip Surat Ar Ra’d Ayat 11 untuk Babat Koruptor

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pengarahan Presiden Prabowo Subianto saat pelantikan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) berapi-api. Dia menegaskan komitmennya terus maju...

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Post Selanjutnya
Demo Dunia & RI: Suara Pamungkas Perubahan

Demo Dunia & RI: Suara Pamungkas Perubahan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.