EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA
Demo Dunia & RI: Suara Pamungkas Perubahan

Demo Dunia & RI: Suara Pamungkas Perubahan

Demonstrasi ini menjadi pamungkas kekuatan rakyat dalam menggugat ketidakadilan dan mendorong reformasi. Dari London ke Jakarta, tiap aksi mencatat sejarah sebagai momen pamungkas kesadaran kolektif.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
31 Agustus 2025
Kategori PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Demo terbesar dan paling mengguncang dalam sejarah dunia telah tercatat dalam berbagai momentum penting, baik internasional maupun di Indonesia. Dari aksi global hingga lokal, demonstrasi-demonstrasi ini menjadi saksi bisu perubahan sosial dan politik — itulah kata pamungkas yang menerangi perjalanan sejarah aksi massa.

Demo global terhadap Perang Irak pada 15 Februari 2003 menjadi salah satu yang paling monumental: lebih dari tiga juta orang turun ke jalan di kota-kota seperti London (sekitar 1,5 juta), New York, dan Roma dalam satu hari aksi damai menentang invasi Amerika Serikat. Walau protes masif ini tak menghentikan perang, dampaknya tetap menginspirasi perlawanan global

Dampak Global dan Keteguhan Aksi

Setahun kemudian, gerakan Black Lives Matter memuncak di Amerika Serikat usai kematian George Floyd. Diperkirakan antara 15 hingga 26 juta orang ikut serta di ribuan kota; aksi ini tercatat sebagai demonstrasi terbesar di AS dalam sejarah modern

Tak kalah besar adalah Women’s March pada 21 Januari 2017, yang fokus pada hak perempuan, kesetaraan, dan keadilan sosial. Diperkirakan sekitar 5 juta orang terlibat di AS dan berbagai negara, menjadikannya salah satu demo terbesar dalam sejarah global

Demo iklim global juga mencuri perhatian; Global Climate March tanggal 29 November 2015 mengumpulkan sekitar 785.000 peserta dalam berbagai kota di 175 negara, menambah relevansi isu lingkungan dalam aksi massa dunia

Berita Menarik Pilihan

Menggelegar Suara Prabowo di Depan Ulama, Kutip Surat Ar Ra’d Ayat 11 untuk Babat Koruptor

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Demonstrasi di Indonesia: Semarak Lokal, Jejak Sejarah

Di dalam negeri, beberapa aksi mahasiswa mencatatkan sejarah penting. Aksi monumental pertama adalah Tritura pada 10 Januari 1966, dengan tuntutan pembubaran PKI, perombakan kabinet Dwikora, dan penurunan harga barang

Momentum puncak datang pada Reformasi 1998, yang dimulai dari unjuk rasa Mei dan akhirnya memaksa Presiden Soeharto mundur pada 21 Mei 1998 — titik balik demokrasi Indonesia

Aksi protes lainnya termasuk demo menolak kenaikan BBM pada 30 Maret 2012 di Istana Negara, serta demo penolakan RUU KPK dan RKUHP akhir 2019 yang melibatkan mahasiswa di 33 provinsi

Sebelumnya, May Day 2012 di Jakarta sempat dinyatakan sebagai demo buruh terbesar di dunia oleh KSPSI, karena berlangsung damai tanpa vandalism, bahkan pot bunga di sepanjang Jalan Sudirman tidak rusak


Perjalanan sejarah aksi demonstrasi menunjukkan satu hal: bahwa pamungkas kekuatan perubahan adalah suara rakyat. Di tengah beragam tuntutan dan bentuk aksi, demonstrasi tetap menjadi media penting — untuk menyuarakan aspirasi, mengguncang struktur lama, dan membuka jalan menuju masa depan yang lebih adil.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di :
https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: aksi massaBlack Lives Matterdemo duniademo IndonesiapamungkasReformasi 1998
Post Sebelumnya

Hilirisasi Perbankan: Solusi Ekonomi Domestik

Post Selanjutnya

Kehormatan: Pemprov DKI Tegaskan Tak Cabut KJP Demo

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Menggelegar Suara Prabowo di Depan Ulama, Kutip Surat Ar Ra’d Ayat 11 untuk Babat Koruptor

Menggelegar Suara Prabowo di Depan Ulama, Kutip Surat Ar Ra’d Ayat 11 untuk Babat Koruptor

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pengarahan Presiden Prabowo Subianto saat pelantikan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) berapi-api. Dia menegaskan komitmennya terus maju...

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Post Selanjutnya
Kehormatan: Pemprov DKI Tegaskan Tak Cabut KJP Demo

Kehormatan: Pemprov DKI Tegaskan Tak Cabut KJP Demo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.