Jakarta, EKOIN.CO – Lima gerbang tol di dalam kota Jakarta dilaporkan masih ditutup sementara hingga pagi ini. Penutupan ini merupakan imbas dari aksi unjuk rasa yang terjadi sejak Jumat (29/8) lalu, yang menyebabkan kerusakan pada beberapa infrastruktur jalan tol. Meskipun demikian, PT Jasa Marga (Persero) Tbk saat ini tengah berfokus pada upaya perbaikan serta percepatan pemulihan layanan transaksi.
Tim pemeliharaan di lapangan terus berupaya melakukan perbaikan dan pembersihan sisa-sisa pembakaran yang terjadi. Prioritas utama yang dikejar adalah pemulihan pelayanan transaksi agar gerbang tol dapat segera berfungsi normal.
Dari total tujuh gerbang tol yang terdampak, dua di antaranya telah dibuka kembali. Gerbang tol tersebut adalah GT Senayan arah Grogol dan GT Semanggi 1 arah Cawang. Kedua gerbang tol ini sudah dapat dilalui oleh para pengguna jalan dengan bantuan petugas mobile reader.
Sementara itu, lima gerbang tol lainnya yaitu GT Kuningan 1, GT Slipi 1, GT Slipi 2, GT Pejompongan, dan GT Semanggi 2 masih dalam tahap persiapan peralatan transaksi. Pembukaan gerbang tol ini juga akan menunggu kondisi serta situasi jalan arteri yang terhubung dinilai aman.
Hingga saat ini, kondisi lalu lintas pada Ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit (Dalam Kota Jakarta) terpantau lancar. Jasa Marga juga terus menjalin koordinasi dengan pihak-pihak terkait guna memastikan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan bagi pengguna jalan.
Jasa Marga mengimbau para pengguna jalan untuk terus mematuhi arahan petugas di lapangan dan memanfaatkan rute alternatif yang disediakan sampai kondisi dinyatakan pulih sepenuhnya. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, pada Minggu (31/8/2025). “Kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada pengguna jalan tol atas terganggunya pelayanan dan penutupan sementara pada tujuh Gerbang Tol (GT) pada Ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit akibat aksi unjuk rasa yang terjadi sejak Jumat (29/8),” ungkapnya dalam keterangan tertulis.





