EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Anggaran KKP Naik Jadi Rp13 Triliun, Menteri Trenggono Ucap Ini

Anggaran KKP Naik Jadi Rp13 Triliun, Menteri Trenggono Ucap Ini

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendapat angin segar pada tahun anggaran 2026. Setelah sebelumnya hanya menerima pagu indikatif Rp3,61 triliun, kini anggaran KKP melonjak menjadi Rp13 triliun.

Ray oleh Ray
4 September 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, INFRASTRUKTUR, KEUANGAN, NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendapat angin segar pada tahun anggaran 2026. Setelah sebelumnya hanya menerima pagu indikatif Rp3,61 triliun, kini anggaran KKP melonjak menjadi Rp13 triliun.

Menteri Kelautan dan Perikanan (MenKP) Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan apresiasinya kepada Komisi IV DPR RI atas dukungan yang membuat kenaikan ini bisa terealisasi. Ia menyebut peningkatan tersebut menjadi yang pertama sejak empat tahun terakhir.

“Pada kesempatan ini kami ingin mengucapkan terima kasih kepada bapak/ibu ketua, para wakil ketua dan seluruh anggota komisi IV DPR RI atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan sehingga pada akhirnya pada tahun anggaran 2026 akan mendapatkan peningkatan anggaran dari sebesar Rp3,6 triliun pada pagu indikatif menjadi sebesar Rp13 triliun pada pagu anggaran. Sudah empat tahun ibu, baru kali ini,” kata Trenggono saat Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RIdi Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (3/9/2025).

Adapun rincian sumber anggaran KKP tahun depan berasal dari rupiah murni Rp12,3 triliun, pinjaman dan hibah luar negeri Rp278 miliar, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp74 miliar, BLU Rp217 miliar, serta SBSN Rp87 miliar.

Dari jumlah tersebut, mayoritas atau Rp12,7 triliun dialokasikan untuk belanja pegawai, operasional, hingga program prioritas Presiden. Beberapa di antaranya, yakni revitalisasi laboratorium jaminan mutu, tambahan anggaran pendidikan, peningkatan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan, pemberian bantuan pemerintah, serta penguatan layanan publik.

Berita Menarik Pilihan

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Sementara itu, program prioritas meliputi pembangunan kampung nelayan merah putih, pengembangan pergaraman nasional, revitalisasi tambak udang rakyat, pembangunan kawasan tambak udang terintegrasi, hingga model budidaya rumput laut, lobster, dan bawal bintang.

Berdasarkan unit kerja eselon 1, maka rancangan pagu Anggaran KKP ialah sebagai berikut: Pertama, sekretariat jenderal sebesar Rp640,5 miliar. Yang kedua, inspektorat jenderal sebesar Rp98,87 miliar. Yang ketiga, Ditjen Perikanan Tangkap sebesar Rp6,25 triliun. Ditjen Perikanan Budidaya sebesar Rp1,15 triliun, Ditjen Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) sebesar Rp1,04 triliun. Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSDPKP) sebesar Rp276 miliar. Ditjen Pengelolaan Kelautan sebesar Rp1,39 triliun. Ditjen Penataan Ruang Laut sebesar Rp 199 miliar.

Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan, sebesar Rp1,39 triliun. Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan, sebesar Rp530,3 miliar.

Selain itu, Trenggono megaskan bahwa KKP juga telah menyiapkan rencana kerja yang sejalan dengan visi pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan. Target utama yang dibidik KKP pada 2026 meliputi peningkatan luas kawasan konservasi perairan hingga 30,7 juta hektare, produksi perikanan 25,84 juta ton, produksi garam 2,5 juta ton, nilai ekspor hasil perikanan sebesar US$6,7 miliar, serta pertumbuhan PDB perikanan di kisaran 4-6%.

Tags: anggaranKKP
Post Sebelumnya

Inflasi Turki Makin Melambat di Agustus

Post Selanjutnya

WHO: Lebih dari 1 Miliar Orang Hidup dengan Gangguan Mental Health

Ray

Ray

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
WHO: Lebih dari 1 Miliar Orang Hidup dengan Gangguan Mental Health

WHO: Lebih dari 1 Miliar Orang Hidup dengan Gangguan Mental Health

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.