Tanah Bumbu, EKOIN.CO – Helikopter yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak akhirnya ditemukan di kawasan hutan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada Rabu (3/9/2025) sore. Penemuan helikopter itu menjadi titik terang setelah operasi pencarian dilakukan selama beberapa jam sejak kabar kehilangan diterima. Helikopter tersebut jatuh di area perbukitan dengan akses medan yang cukup sulit.
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v
Penemuan Helikopter di Hutan Mentewe
Informasi dihimpun, helikopter itu membawa sejumlah orang dan sempat hilang kontak setelah lepas landas dari Bandara Bersujud, Batulicin. Pencarian dilakukan oleh tim gabungan dari Basarnas, TNI, dan Polri dengan menyisir kawasan hutan yang menjadi titik terakhir sinyal terdeteksi.
Kepala Basarnas Banjarmasin, Al Amrad, membenarkan bahwa helikopter sudah ditemukan. “Benar, posisi helikopter telah ditemukan di wilayah Mentewe. Tim sedang menuju lokasi untuk memastikan kondisi awak dan penumpang,” ujarnya.
Lokasi penemuan berada cukup jauh dari pemukiman warga, sehingga tim SAR harus menembus jalur hutan lebat dan perbukitan. Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung dan belum ada keterangan resmi terkait jumlah korban jiwa maupun selamat.
Proses Evakuasi Helikopter Terus Berjalan
Menurut laporan awal, kondisi helikopter mengalami kerusakan parah akibat benturan dengan pepohonan. Cuaca berkabut dan hujan ringan di sekitar lokasi juga menyulitkan proses pencarian dan evakuasi.
“Medan sulit, jalurnya curam, ditambah kondisi cuaca tidak bersahabat. Kami terus berupaya secepat mungkin agar evakuasi bisa dilakukan,” tambah Al Amrad.
Pihak keluarga penumpang dan awak helikopter telah diberi informasi terkait penemuan tersebut. Sejumlah anggota keluarga juga terlihat mendatangi posko pencarian di Tanah Bumbu untuk menunggu perkembangan terbaru.
Sementara itu, aparat kepolisian telah menutup area sekitar lokasi jatuhnya helikopter untuk menjaga keamanan. Investigasi penyebab hilang kontak akan dilakukan setelah proses evakuasi selesai.
Hingga malam hari, tim gabungan masih berusaha mengevakuasi korban dari reruntuhan helikopter. Informasi lebih lanjut mengenai identitas penumpang serta kondisi keselamatan mereka akan disampaikan resmi oleh pihak berwenang.
(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





