EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda BERANDA
Program Sekolah Rakyat Solusi Nyata Tingkatkan Pendidikan Merata

Sumber ilustrasi ekoin.co

Program Sekolah Rakyat Solusi Nyata Tingkatkan Pendidikan Merata

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat menjadi titik awal terwujudnya harapan baru bagi anak-anak bangsa.

Agus DJ oleh Agus DJ
6 September 2025
Kategori BERANDA, EKOBIS, EKONOMI, Ekonomi dan Bisnis, KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Sekolah Rakyat, sebuah gagasan strategis yang lahir untuk menyediakan pendidikan gratis, inklusif, dan bermutu, kini menjadi sorotan utama. Kehadirannya didorong oleh realita bahwa masih banyak anak Indonesia belum merasakan layanan pendidikan yang memadai, meski setiap warga negara berhak memperolehnya. Program ini hadir sebagai solusi bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, anak jalanan, hingga kelompok rentan lainnya agar mereka dapat memperoleh hak dasar terhadap pendidikan. Sekolah Rakyat tidak hanya fokus pada keterampilan akademik dasar, tetapi juga kecakapan hidup dan pembinaan karakter, dengan tujuan membekali mereka untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian.

Pada Jumat, 22 Agustus 2025, dalam acara Pengarahan Presiden kepada Guru dan Kepala Sekolah Rakyat di JI-EXPO Kemayoran, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa sebanyak 100 Sekolah Rakyat telah beroperasi dan menjadi titik awal terwujudnya harapan baru bagi anak-anak bangsa. Presiden mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.

“Saya kira ini sangat juga membesarkan hati saya hari ini dengan mengetahui bahwa hari ini kita sudah 100 sekolah rakyat yang berdiri dan beroperasi, dan saya juga diberi laporan bahwa bulan September ini sudah akan tambah beroperasi 65 sekolah lagi. Saya kira ini sesuatu prestasi yang menurut saya luar biasa,” ujar Presiden Prabowo. Ia juga menyampaikan bahwa program ini merupakan jawaban untuk mewujudkan kemerdekaan bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya dalam hal akses pendidikan.

Lebih lanjut, Prabowo menyoroti bahwa program ini lahir dari keprihatinan mendalam terhadap sebagian rakyat yang masih berjuang menikmati arti kemerdekaan yang sesungguhnya. Menurutnya, Sekolah Rakyat menjadi jawaban untuk mewujudkan kemerdekaan bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya dalam mengakses pendidikan.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat menjadi titik terang yang membawa harapan bagi anak-anak bangsa. “Yang jelas kita sudah mulai melihat titik-titik harapan. Kita sudah melihat cerahnya anak-anak yang mungkin tadinya risau apa yang akan terjadi,” tambahnya.

Berita Menarik Pilihan

Ironi Lumbung Industri: Jawa Barat Juara Dua Pengangguran Nasional, Tempel Ketat Papua

Target Ambisius Koperasi Desa Merah Putih: Baru Rampung 680 Unit, Kejar 29 Ribu di Bulan April

Memutus Rantai Kemiskinan

Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Nunuk Suryani, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat adalah wujud nyata peran negara dalam menghormati hak-hak warga negara, termasuk yang hidup dalam garis kemiskinan, untuk mendapatkan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas.

“Sekolah ini dibangun untuk memutus rantai kemiskinan yang terjadi antar generasi keluarga miskin. Melalui sekolah ini, diharapkan dapat mencetak agen perubahan yang dari keluarga miskin, untuk membantu mereka mencapai taraf kehidupan yang lebih baik menuju Indonesia Emas 2045,” ungkap Nunuk Suryani.

Lebih dari sekadar tempat belajar, Sekolah Rakyat juga dirancang sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Kurikulum yang diterapkan tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, keterampilan vokasi, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan dan gotong royong. Dengan demikian, lulusan Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjadi pribadi yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing, sambil tetap berakar pada budaya dan nilai luhur bangsa.

Nunuk Suryani juga mengungkapkan bahwa Kemendikdasmen memiliki peran dalam memenuhi kebutuhan guru dan kepala sekolah di Sekolah Rakyat. Kandidat calon guru berasal dari lulusan program PPG (Pendidikan Profesi Guru) Calon Guru yang telah memiliki sertifikat pendidik dan lulus seleksi ASN PPPK tahun 2024. Sedangkan untuk kepala sekolah, kandidatnya berasal dari data guru PNS pemerintah daerah yang telah memenuhi syarat.

Apresiasi untuk Para Pendidik

Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan khusus kepada para Guru dan Kepala Sekolah Rakyat agar terus menjalankan tugas mulia mendidik generasi penerus bangsa. “Bina anak didikmu, didik mereka dengan baik. Beri harapan kepada mereka, bantu mereka, buat mereka gembira. Jangan buat mereka pesimis, buat mereka gembira. Bangsa Indonesia berani dan harus gembira,” pesannya.

Para pendidik di Sekolah Rakyat memegang peran yang sangat vital sebagai ujung tombak keberhasilan program ini. Mereka tidak hanya berfungsi sebagai pengajar yang mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai pembimbing, motivator, dan teladan bagi para siswa yang sebagian besar berasal dari keluarga kurang mampu. Dengan dedikasi dan kepedulian, para guru di Sekolah Rakyat berusaha menumbuhkan semangat belajar, membangun rasa percaya diri, serta membuka cakrawala baru bagi anak-anak agar berani bermimpi lebih tinggi.

Nunuk Suryani juga menyatakan apresiasi setinggi-tingginya bagi Kepala Sekolah dan Guru yang siap mengabdi di Sekolah Rakyat. Untuk meningkatkan kompetensi guru, Ditjen GTK bekerja sama dengan Kemensos dalam penyiapan materi-materi diklat bagi Guru dan Kepala Sekolah Rakyat. Selain itu, kolaborasi antara Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan/Balai Guru dan Tenaga Kependidikan/Kantor Guru dan Tenaga Kependidikan yang merupakan UPT dari Ditjen GTK-PG di setiap Provinsi dengan Sekolah Rakyat di setiap wilayah agar dapat melaksanakan diklat secara berkala.

“Sekolah Rakyat merupakan salah satu langkah konkrit pemerintah dalam rangka pengentasan kemiskinan melalui pemberian akses pendidikan kepada anak usia sekolah dari keluarga miskin ekstrem dan miskin. Dengan intervensi pada akses pendidikan, besar harapan kami peserta didik Sekolah Rakyat dapat meningkatkan kualitas kehidupan dirinya serta mengangkat derajat keluarganya keluar dari lingkaran kemiskinan dan pada akhirnya berkontribusi pada kemajuan sumber daya manusia Indonesia,” pungkas Nunuk Suryani.

Program Sekolah Rakyat menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pendidikan di seluruh lapisan masyarakat. Inisiatif ini bukan hanya tentang membangun gedung sekolah, tetapi juga tentang membangun harapan, merajut masa depan, dan memutus rantai kemiskinan yang telah lama menjerat banyak keluarga. Keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada kolaborasi aktif antara pemerintah, masyarakat, dan para pendidik yang berdedikasi. Dengan pendidikan yang merata dan berkualitas, Indonesia dapat mencetak generasi penerus yang tangguh, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global.

Sekolah Rakyat adalah simbol hadirnya negara yang memberikan kesempatan yang adil bagi setiap anak bangsa tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi. Kehadirannya di berbagai daerah terpencil, pedesaan, hingga perbatasan menjadi bukti bahwa pembangunan sumber daya manusia adalah prioritas utama. Dengan akses pendidikan yang merata, anak-anak dari keluarga prasejahtera memiliki peluang yang sama untuk mengembangkan potensi, meningkatkan keterampilan, serta memperluas wawasan.

Pemerintah dan seluruh pihak terkait perlu terus berkolaborasi secara intensif untuk memastikan keberlanjutan dan perluasan program Sekolah Rakyat. Perluasan jangkauan ke daerah-daerah yang belum terjamah menjadi sangat krusial, mengingat masih banyak anak di wilayah terpencil yang sulit mengakses pendidikan yang layak. Selain itu, peningkatan kompetensi para guru dan kepala sekolah harus menjadi agenda rutin agar kualitas pembelajaran tetap terjaga dan sesuai dengan perkembangan kurikulum. Dukungan dari sektor swasta dan masyarakat sipil juga dapat mempercepat terwujudnya tujuan program ini, misalnya melalui penyediaan fasilitas pendukung atau beasiswa bagi siswa berprestasi.

Program Sekolah Rakyat adalah inisiatif yang sangat vital dalam upaya mewujudkan pemerataan pendidikan di Indonesia. Kehadirannya tidak hanya memberikan akses pendidikan gratis bagi kelompok rentan, tetapi juga menjadi sarana untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara keseluruhan. Dengan fokus pada pendidikan akademik, kecakapan hidup, dan pembentukan karakter, program ini membekali anak-anak bangsa agar dapat mandiri dan berkontribusi positif bagi kemajuan negara. Keberhasilan 100 sekolah yang sudah beroperasi menjadi bukti nyata bahwa langkah ini berada di jalur yang tepat.(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: Kementerian Pendidikankemiskinanpemerataan pendidikanpendidikanPrabowo SubiantoSekolah Rakyat
Post Sebelumnya

Arif Budimanta, Penggagas Pancasilanomics yang Tutup Usia

Post Selanjutnya

bank bjb Raih Penghargaan Kinerja Positif Infobank

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

BPS mencatat masih ada 7,35 juta orang pengangguran di Indonesia hingga November 2025.

Ironi Lumbung Industri: Jawa Barat Juara Dua Pengangguran Nasional, Tempel Ketat Papua

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Jawa Barat menyusul di posisi kedua dengan 6,66 persen, diikuti Banten, Papua Barat Daya, dan Kepulauan Riau. Sejumlah provinsi lain...

Ilustrasi. Foto: klampok.id

Target Ambisius Koperasi Desa Merah Putih: Baru Rampung 680 Unit, Kejar 29 Ribu di Bulan April

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menekankan bahwa ketersediaan lahan menjadi faktor kunci kelancaran proyek di daerah. Selama lahan siap digunakan, proses konstruksi dapat berjalan...

Gedung Direktorat Jenderal Pajak di tengah pusaran penyidikan dugaan pidana pajak tiga perusahaan afiliasi di Banten. Publik mendesak transparansi penuh guna memastikan tidak ada keterlibatan oknum internal dalam skandal yang merugikan negara lebih dari Rp500 miliar ini, berkaca pada kasus-kasus OTT KPK yang pernah menjerat pejabat pajak di masa lalu. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Main Mata atau Kecolongan? Teka-teki Penggelapan Pajak 3 Perusahaan Banten yang Baru Terendus Setelah 10 Tahun

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Rosmauli, menyatakan bahwa penyidikan dilakukan berdasarkan temuan awal yang menunjukkan adanya pola sistematis...

Menkeu Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Negara Tekor Capai Rp 5 Triliun

Menkeu Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Negara Tekor Capai Rp 5 Triliun

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bakal ngejar 40 perusahaan yang beroperasi di sektor baja yang terindikasi mangkir...

Post Selanjutnya
bank bjb Raih Penghargaan Kinerja Positif Infobank

bank bjb Raih Penghargaan Kinerja Positif Infobank

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.