EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Investree Masuk Tahap Likuidasi Resmi

Investree Masuk Tahap Likuidasi Resmi

Investree resmi memasuki proses likuidasi setelah RUPS pada Maret 2025. OJK memastikan tim likuidasi tetap berjalan meski ada anggota mundur.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
8 September 2025
Kategori EKOBIS, KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,  EKOIN.CO – PT Investree Radhika Jaya atau Investree resmi memasuki proses likuidasi setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 14 Maret 2025 memutuskan pembubaran perusahaan. Keputusan ini diiringi pembentukan tim likuidasi yang sudah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Gabung WA Channel EKOIN di sini

Dalam dokumen resmi, OJK mengeluarkan Surat Persetujuan Nomor S-107/PL.11/2025 tertanggal 12 Maret 2025 yang merestui tiga nama sebagai anggota tim likuidasi Investree. Mereka adalah Narendra Tarigan, Imanuel Rumondor, dan Syifa Salamah. Tim ini ditugaskan untuk menangani seluruh proses likuidasi, termasuk pencatatan aset dan kewajiban.

Namun, perjalanan tim tidak mulus. Belakangan, OJK mengungkapkan bahwa salah satu anggota tim likuidasi Investree mengundurkan diri. Kendati begitu, OJK tidak menyebutkan siapa yang dimaksud.

Likuidasi Investree dan Peran OJK

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, menyampaikan bahwa pengunduran diri tersebut merupakan permintaan pribadi anggota tim.

“Terdapat anggota Tim Likuidasi Investree yang mengundurkan diri atas permintaan sendiri,” kata Agusman dalam jawaban resmi Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK, Minggu (7/9).

Berita Menarik Pilihan

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Agusman memastikan OJK telah menyetujui pengganti anggota tim yang mundur. Dengan demikian, proses verifikasi data lender maupun pencatatan kewajiban borrower tetap berjalan. OJK menegaskan tim masih fokus pada upaya penagihan kepada pihak borrower yang menunggak.

“Langkah selanjutnya adalah melakukan penagihan kepada borrower untuk penyelesaian kewajibannya,” jelas Agusman.

Daftar Kreditur dalam Likuidasi

Sebelumnya, tim likuidasi telah mengumumkan penutupan masa pengajuan tagihan pada 8 Juni 2025 melalui situs resmi Investree. Dalam pengumuman tersebut tercatat sejumlah perusahaan besar yang mengajukan klaim sebagai kreditur.

Beberapa di antaranya adalah PT Bank Raya Indonesia, PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR), PT Global Digital Niaga Tbk atau Blibli, PT Nusalaras Lestari, PT Citra International Underwriters, serta PT Bara Alam Utama. Daftar ini menegaskan bahwa proses likuidasi Investree melibatkan pihak-pihak besar dari sektor keuangan dan korporasi nasional.

Investree sebelumnya menghadapi pencabutan izin usaha oleh OJK pada 21 Oktober 2024. Pencabutan dilakukan akibat gagal bayar yang berulang dan temuan pelanggaran serius, termasuk indikasi fraud. Setelah izin fintech lending tersebut resmi dicabut, OJK mewajibkan perusahaan membentuk tim likuidasi untuk menyelesaikan tanggung jawab kepada kreditur dan lender.

Kini, fokus utama tim likuidasi adalah menyelesaikan kewajiban perusahaan dengan memastikan klaim kreditur diverifikasi dan tagihan kepada borrower dapat ditagihkan secara maksimal. Proses ini diharapkan mampu memberi kepastian bagi lender dan pihak-pihak yang dirugikan.

( * )

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: borrowerfintechInvestreekrediturlikuidasiOJK
Post Sebelumnya

Setelah Dirusak, Halte Transjakarta Senen Dioperasikan Kembali Hari Ini

Post Selanjutnya

Pasca Perbaikan, Halte ‘Senen Sentral’ Berganti Nama Menjadi ‘Jaga Jakarta’

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Post Selanjutnya
Pasca Perbaikan, Halte ‘Senen Sentral’ Berganti Nama Menjadi ‘Jaga Jakarta’

Pasca Perbaikan, Halte 'Senen Sentral' Berganti Nama Menjadi 'Jaga Jakarta'

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.