EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Solusi Baru Atasi Macet TB Simatupang Exit Cipete Ditutup Saat Jam Sibuk

Solusi Baru Atasi Macet TB Simatupang Exit Cipete Ditutup Saat Jam Sibuk

Skema buka-tutup exit tol Cipete-Pondok Labu disiapkan untuk mengurai macet di TB Simatupang. Uji coba akan dilakukan sebelum penerapan penuh pada akhir Oktober 2025.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
8 September 2025
Kategori EKOBIS, INFRASTRUKTUR
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan skema macet buka-tutup exit Tol Cipete-Pondok Labu di Jalan Tol JORR. Langkah ini diambil untuk mengurangi kemacetan di kawasan Jalan TB Simatupang akibat proyek Pengolahan Air Limbah (PAL).
Ikuti berita terkini di WA Channel EKOIN

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan bahwa rencana ini masih menunggu hasil peninjauan lapangan bersama Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT), dan operator tol PT Hutama Karya.

“Untuk TB Simatupang, usulan Pak Gubernur sudah disampaikan dan sudah dilakukan pembahasan minggu lalu, akan ditindaklanjuti dengan peninjauan lapangan,” kata Syafrin kepada wartawan di Jakarta, Senin (8/9).

Menurut Syafrin, peninjauan lapangan akan dilakukan minggu ini. Hasil asesmen akan menjadi dasar keputusan apakah skema buka-tutup pintu tol dapat diberlakukan.

Uji Coba Skema Macet di Exit Tol

Jika disepakati, Pemprov DKI akan melakukan uji coba terlebih dahulu sebelum skema diterapkan penuh. Uji coba ini penting mengingat pekerjaan pemasangan PAL ditargetkan selesai akhir Oktober 2025.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

“Pasti, semuanya akan melalui uji coba jika diputuskan ternyata itu boleh, karena memang kebutuhannya sampai dengan akhir Oktober,” jelas Syafrin.

Ia menambahkan, setelah 1 November 2025, jalur yang terdampak pekerjaan PAL diharapkan sudah bisa kembali digunakan kendaraan tanpa hambatan berarti.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah melayangkan surat resmi kepada BPJT mengenai pengaturan penutupan exit tol pada jam sibuk sore hari. Hal ini bertujuan menekan kepadatan kendaraan yang sering menumpuk di persimpangan TB Simatupang.

Dampak Macet di TB Simatupang

Dishub mencatat, mayoritas kendaraan dari arah timur TB Simatupang bergerak ke Jalan R.A. Kartini atau belok ke arah Jalan Fatmawati. Pola pergerakan kendaraan ini menimbulkan crossing yang kerap memicu kemacetan.

Persimpangan tersebut semakin padat karena lajur di samping exit tol hanya tersisa dua jalur akibat proyek PAL. Kondisi itu membuat antrean kendaraan di kawasan TB Simatupang semakin panjang dan memicu macet berkepanjangan.

Pemerintah berharap dengan penerapan skema buka-tutup, distribusi arus kendaraan bisa lebih terkendali. Pengendara pun diimbau mengikuti rambu dan arahan petugas selama uji coba berlangsung.

Dengan langkah ini, Pemprov DKI menargetkan mobilitas masyarakat tetap lancar meski ada pekerjaan besar di sekitar TB Simatupang. Keputusan akhir akan ditetapkan setelah asesmen bersama semua pihak terkait.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: CipeteDishubexit tolmacetPondok LabuTB Simatupang
Post Sebelumnya

Dishub DKI Uji Kamera AI di Transjabodetabek

Post Selanjutnya

Solok Selatan Gratiskan Pendidikan SMA/SMK 2026

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Post Selanjutnya
Solok Selatan Gratiskan Pendidikan SMA/SMK 2026

Solok Selatan Gratiskan Pendidikan SMA/SMK 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.