EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Ini Alasan Banyak IPO Jadi Exit Strategy Investor Start Up

Ini Alasan Banyak IPO Jadi Exit Strategy Investor Start Up

Initial Public Offering (IPO) kerap menjadi pilihan strategis bagi startup untuk menghimpun pendanaan baru. Namun, IPO juga sering dimanfaatkan sebagai exit strategy oleh investor mula untuk mencairkan keuntungan sekaligus mendapatkan likuiditas.

Ray oleh Ray
12 September 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Initial Public Offering (IPO) kerap menjadi pilihan strategis bagi startup untuk menghimpun pendanaan baru. Namun, IPO juga sering dimanfaatkan sebagai exit strategy oleh investor mula untuk mencairkan keuntungan sekaligus mendapatkan likuiditas.

Chairman Asosiasi Modal Ventura dan Startup Indonesia (Amvesindo) Eddi Danusaputro menjelaskan bahwa berinvestasi di startup relatif mudah dilakukan oleh siapa saja. Tantangan terbesarnya justru terletak pada bagaimana investor bisa keluar atau melakukan divestasi.

“Semua orang bisa invest, gak semua orang bisa jual. Maka ada unrealized gain, tapi tidak pernah terrealisasi karena tidak ada exitnya. Sedangkan saya butuh exit, sebagai investor saya butuh exit,” kata Edi dalam acara di Main Hall BEI, Jakarta, Kamis, (11/9/2025).

Lebih lanjut, Eddi mengungkapkan ada beberapa metode exit yang bisa dilakukan investor. Pertama adalah IPO yang dinilai paling populer dan dikenal luas karena banyak terjadi di pasar global, seperti pada Google atau Meta.

Kedua, investor bisa exit melalui merger dan akuisisi (M&A) ketika perusahaan startup diambil alih oleh entitas yang lebih besar. Dalam kondisi ini, pemegang saham lama akan menjual kepemilikannya kepada perusahaan pengakuisisi.

Berita Menarik Pilihan

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

Jurus Klasik Jelang Ramadan: Pramono Obral Target Inflasi Rendah Saat Harga Sembako Mulai ‘Pemanasan’

Ketiga, terdapat opsi secondary transaction, yaitu transaksi jual beli saham antara dua pihak tanpa melibatkan perusahaan startup itu sendiri. Jenis transaksi ini disebut cukup sering terjadi meskipun dana yang berpindah tidak masuk langsung ke kas perusahaan.

Metode keempat adalah melalui likuidasi atau depreciation ketika startup tidak mampu melanjutkan operasionalnya. Meski tidak ideal, cara ini tetap menjadi jalur exit yang harus dipertimbangkan oleh investor.

Eddi menekankan bahwa proses exit tidak hanya dibutuhkan oleh investor, tetapi juga oleh startup itu sendiri. Hal ini terutama berkaitan dengan kepemilikan saham founder, karyawan, maupun penerima program ESOP yang membutuhkan jalur realisasi agar saham tersebut memiliki nilai nyata.

“Kenapa (harus IPO)? Karena kalau enggak ya, saham itu enggak ada nilainya. Sampai dengan ada transaksi IPO atau M&A, baru mereka keluar. Jadi proses exit itu sangat dibutuhkan tidak hanya oleh investor, tapi juga oleh startup-nya,” tuturnya.

Tren IPO Start Up
Diketahui, Sejumlah startup di Indonesia sudah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam beberapa tahun terakhir.

Bukalapak tercatat sebagai pionir startup yang melakukan IPO pada 6 Agustus 2021. Selanjutnya, GoTo atau gabungan Gojek dan Tokopedia resmi IPO pada 11 April 2022.

Di sisi lain, Blibli menyusul dengan pencatatan saham perdana di BEI pada 8 November 2022. Perusahaan e-commerce ini melantai di bursa dengan kode saham BELI.

Paling baru, Fore Coffee resmi IPO pada 11 April 2025. Saat itu, Fore menjadi salah satu portofolio start up milik perusahaan ventura East Ventures.

Tags: investorIPOStart Up
Post Sebelumnya

Kebohongan Terbesar CEO Dibongkar Pencipta AI, Karyawan Harus Waspada

Post Selanjutnya

Purbaya Larang Bank Pakai Uang Rp 200 T Buat Beli SBN & SRBI

Ray

Ray

Berita Terkait

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Pemprov DKI menargetkan angka inflasi Jakarta tahun ini berada di bawah sasaran nasional guna memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah tren pertumbuhan ekonomi yang positif. (Foto: Humas Pemprov DKI/Ekoin.co)

Jurus Klasik Jelang Ramadan: Pramono Obral Target Inflasi Rendah Saat Harga Sembako Mulai ‘Pemanasan’

oleh Noval Verdian
6 Februari 2026
0

Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menyebut pemulihan ekonomi Jakarta sebagai momentum penting setelah perlambatan pada kuartal sebelumnya.

Pump and Dump Saham DADA: Modus Rumor Global di Balik Aksi Exit Strategy Pengendali

Pump and Dump Saham DADA: Modus Rumor Global di Balik Aksi Exit Strategy Pengendali

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Aksi jual berlanjut pada 8–9 Januari 2026, ketika KPII kembali melepas 1,6 miliar saham di kisaran harga Rp63 per saham, menghasilkan tambahan dana sekitar Rp100,80...

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada perdagangan Jumat (6/2).

IHSG Berpeluang Menguat, Tapi Sinyal Koreksi Masih Mengintai Pasar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Level penopang terdekat diperkirakan berada di 7.854 dan 7.654, sementara batas atas pergerakan harian berada di rentang 8.181 hingga 8.318.

Post Selanjutnya
Purbaya Larang Bank Pakai Uang Rp 200 T Buat Beli SBN & SRBI

Purbaya Larang Bank Pakai Uang Rp 200 T Buat Beli SBN & SRBI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.