EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Kebocoran Gula Rafinasi, Impor Dihentikan

Kebocoran Gula Rafinasi, Impor Dihentikan

Pemerintah menghentikan sementara impor raw sugar untuk melindungi gula petani. Kebijakan ini sekaligus menjadi langkah menuju swasembada gula nasional.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
12 September 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – Pemerintah menghentikan sementara impor raw sugar atau gula kristal mentah setelah ditemukan kasus gula rafinasi yang bocor ke pasar tradisional. Kebijakan ini diambil untuk melindungi gula produksi petani yang menumpuk akibat harga rafinasi lebih murah dibandingkan gula konsumsi.

Gabung WA Channel EKOIN di sini

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan keputusan tersebut selaras dengan arahan Presiden untuk mengutamakan produksi dalam negeri. “Keputusannya adalah kita setop dulu impor gula mentah, kita serap bagaimana gula dalam negeri agar bisa terserap dengan baik,” ujarnya di Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Kamis (11/9/2025).

Kebijakan impor gula

Menurut Sudaryono, realisasi impor raw sugar sudah mencapai 70% dari total kuota 4 juta ton. Sisa kuota impor ditahan agar tidak masuk ke Indonesia hingga evaluasi lebih lanjut. Ia menambahkan, langkah ini diambil untuk mengurangi ketergantungan pada impor serta menjaga stabilitas harga gula konsumsi di tingkat petani.

Selain itu, kebocoran gula rafinasi di pasar tradisional dianggap merugikan petani tebu. Dengan harga yang jauh lebih murah, gula rafinasi membuat penyerapan gula petani menjadi rendah. Akibatnya, sekitar 100 ribu ton gula konsumsi menumpuk di gudang pabrik.

Berita Menarik Pilihan

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Kondisi ini dinilai memerlukan intervensi kebijakan agar tidak semakin membebani petani. “Efeknya adalah gula konsumsi yang diproduksi dari petani dan digiling di pabrik serapannya rendah. Ada 100 ribu ton yang macet,” jelas Sudaryono.

Target swasembada gula

Untuk jangka panjang, pemerintah menargetkan pengurangan impor secara bertahap hingga tercapai swasembada gula. Menurut Sudaryono, tahun ini ditetapkan sebagai momentum menuju swasembada pangan, termasuk kebutuhan konsumsi gula.

“Target tahun ini adalah swasembada pangan untuk kebutuhan konsumsi. Industrinya nanti pelan-pelan kita ambil porsinya sehingga betul-betul bisa swasembada,” ungkapnya.

Kebijakan penghentian impor ini sekaligus menjadi sinyal dukungan pemerintah terhadap petani lokal. Dengan menyerap lebih banyak gula konsumsi dari tebu dalam negeri, diharapkan kesejahteraan petani dapat meningkat.

Namun, pemerintah tetap menekankan perlunya pengawasan distribusi agar gula rafinasi tidak kembali bocor ke pasar tradisional. Hal ini dinilai penting untuk menjaga keadilan harga serta persaingan usaha yang sehat di sektor pangan.

Langkah pemerintah menahan impor raw sugar juga diharapkan menjadi dorongan bagi industri gula nasional untuk meningkatkan kapasitas produksi. Peningkatan efisiensi dan modernisasi pabrik gula disebut sebagai bagian dari strategi menuju kemandirian.

Selain aspek ekonomi, kebijakan ini juga menyangkut ketahanan pangan nasional. Dengan mengurangi impor, Indonesia berupaya memperkuat kemandirian sektor pertanian dan menjaga stabilitas pasokan kebutuhan pokok, khususnya gula.

Kebijakan penghentian impor sementara raw sugar menandai komitmen pemerintah dalam membenahi tata niaga gula di Indonesia. Tantangan ke depan adalah memastikan kebijakan ini berjalan konsisten tanpa mengganggu pasokan untuk kebutuhan industri makanan dan minuman.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: gulaimporpasarpetanirafinasiswasembada
Post Sebelumnya

Tiga Kandidat Kuat Menpora, Siapa Terpilih? Persaingan Raffi, Puteri, Taufik Rebut Kursi

Post Selanjutnya

Angin Segar Perekonomian, Dana Masuk ke Bank BUMN 200 Triliun Rupiah

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

Post Selanjutnya
Angin Segar Perekonomian, Dana Masuk ke Bank BUMN 200 Triliun Rupiah

Angin Segar Perekonomian, Dana Masuk ke Bank BUMN 200 Triliun Rupiah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.