EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
BNI Salurkan Rp55 Triliun ke Sektor Produktif

BNI Salurkan Rp55 Triliun ke Sektor Produktif

BNI mendapat kepercayaan pemerintah menyalurkan dana Rp55 triliun untuk mendukung sektor produktif. Langkah ini memperkuat peran BNI dalam pembangunan nasional dan pemulihan ekonomi

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
15 September 2025
Kategori EKOBIS, KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,EKOIN.CO- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI akan menyalurkan dana segar Rp55 triliun dari pemerintah untuk mendukung sektor produktif. Dana ini berasal dari bantuan likuiditas perbankan melalui kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Langkah ini diharapkan memperkuat peran BNI dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional.
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menegaskan bahwa penempatan dana pemerintah menjadi bukti kepercayaan terhadap BNI. Menurutnya, tambahan likuiditas tersebut memperluas kapasitas pembiayaan agar dapat diarahkan ke berbagai sektor produktif.

“Penempatan dana ini merupakan bentuk kepercayaan pemerintah kepada BNI. Dengan tambahan Rp55 triliun, kapasitas pembiayaan kami akan semakin besar untuk mendukung sektor-sektor produktif,” kata Okki dalam keterangan tertulis, Minggu, 14 September.

Sektor Produktif Jadi Fokus Utama

Okki menjelaskan, BNI akan menyalurkan dana ke sektor prioritas, meliputi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), infrastruktur, energi terbarukan, serta pembiayaan hijau. Sektor-sektor ini sejalan dengan program pemerintah yang menitikberatkan pertumbuhan berkelanjutan.

Ia menambahkan bahwa arah penyaluran dana diyakini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi inklusif. Dengan begitu, agenda pembangunan jangka panjang dapat berjalan lebih cepat.

Berita Menarik Pilihan

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

BNI juga menegaskan komitmennya dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Perseroan akan berkoordinasi dengan pemerintah agar penyaluran dana berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Dengan tambahan Rp55 triliun, BNI optimistis dapat meningkatkan kontribusi dalam mendanai proyek-proyek strategis nasional sekaligus memperkuat pemulihan ekonomi Indonesia,” lanjut Okki.

Dukungan pada Pembangunan Nasional

BNI memastikan bahwa prinsip kehati-hatian tetap menjadi pedoman utama dalam menyalurkan kredit produktif. Seluruh pembiayaan akan dilakukan secara selektif, dengan pengawasan berlapis dan pelaporan berkala kepada Kementerian Keuangan.

Okki menekankan, langkah ini bukan hanya tentang memperbesar kapasitas pendanaan, melainkan juga menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Dengan begitu, BNI dapat memperkuat posisinya sebagai mitra strategis pemerintah.

Melalui tambahan likuiditas, BNI menargetkan peningkatan peran aktif dalam mendukung proyek-proyek strategis, khususnya yang berdampak pada peningkatan daya saing Indonesia di tingkat global.

Selain itu, pembiayaan hijau dan energi terbarukan menjadi fokus penting. Hal ini sejalan dengan target pembangunan berkelanjutan yang menekankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Dengan optimalisasi dana pemerintah, BNI berharap dapat memperkuat kontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional. Penyaluran kredit produktif diharapkan memberi dampak luas, terutama pada sektor UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia.

Langkah BNI ini sekaligus menunjukkan sinergi antara pemerintah dan lembaga keuangan nasional dalam menghadapi tantangan ekonomi global. Dengan modal tambahan Rp55 triliun, BNI semakin percaya diri menjalankan peran strategis dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: BNIdana pemerintahekonomi nasionalinfrastruktursektor produktifUMKM
Post Sebelumnya

Sengatan Listrik Renggut Nyawa Teknisi PLN

Post Selanjutnya

Kredit Tanpa Bunga, Riau Dukung UMKM

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Post Selanjutnya
Kredit Tanpa Bunga, Riau Dukung UMKM

Kredit Tanpa Bunga, Riau Dukung UMKM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.