EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
LPS Hadapi Ancaman Kekosongan Pimpinan, DPR Cari Solusi

LPS Hadapi Ancaman Kekosongan Pimpinan, DPR Cari Solusi

LPS berpotensi mengalami kekosongan kepemimpinan karena masa jabatan Plt Ketua Dewan Komisioner dan dua ADK Ex-Officio berakhir pada 23 September 2025.

Ray oleh Ray
16 September 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, KEUANGAN, NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berpotensi mengalami kekosongan kepemimpinan dalam waktu dekat. Kondisi ini muncul seiring berakhirnya masa jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Komisioner LPS, Didik Madiyono, pada 23 September 2025. Didik merupakan satu-satunya anggota dewan komisioner (ADK) dari internal LPS yang masih aktif.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyatakan bahwa pihaknya sedang berupaya mencari solusi untuk mencegah terjadinya kekosongan kekuasaan di lembaga penjamin simpanan tersebut. “Kita semua lagi mencari format jalan keluar soal Komisioner LPS ini,” kata Misbakhun kepada CNBC Indonesia, dikutip Selasa (16/9/2025).

Sebelumnya, pada Juli 2025, Komisi XI telah melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap dua calon wakil ketua LPS, yaitu Doddy Zulverdi dan Farid Azhar Nasution. Namun, proses penetapan kedua nama yang diusulkan Presiden Prabowo Subianto itu ditunda sementara menyusul masih kosongnya tiga posisi dewan komisioner lain dari internal LPS.

Saat ini, keanggotaan dewan komisioner LPS hanya tersisa empat orang dari total seharusnya tujuh ADK. Selain Didik, posisi lainnya diisi oleh ADK Ex-Officio yang terdiri dari Luky Alfirman (Kementerian Keuangan), Aida S Budiman (Bank Indonesia), dan Dian Ediana Rae (Otoritas Jasa Keuangan/OJK).

Sekretaris Lembaga LPS Jimmy Ardianto mengonfirmasi bahwa dua dari tiga ADK Ex Officio, yaitu Luky Alfirman dan Aida S Budiman, juga akan berakhir masa jabatannya pada 23 September mendatang, bersamaan dengan Didik. “Jika beberapa pimpinan baik ADK dari internal maupun pejabat Ex Officio ini masa jabatannya berakhir dan belum ada penggantinya maka kemungkinan akan terjadi kekosongan kepemimpinan di LPS,” ujar Jimmy.

Berita Menarik Pilihan

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Lebih lanjut, Jimmy menjelaskan tentang urgensi kehadiran ADK internal dalam proses pengambilan keputusan strategis di LPS, seperti mekanisme resolusi bank yang memerlukan suara 50%+1. Dengan komposisi enam ADK yang ideal, keputusan valid harus diambil oleh minimal empat orang. “Kalau pejabat EX Officio ada tiga misalnya, minimal ada satu ADK dari internal agar bisa mengambil keputusan,” tegasnya.

Oleh karena itu, Jimmy berharap proses pemilihan dan pengangkatan Ketua, Wakil Ketua, serta ADK LPS dapat segera diselesaikan sebelum tanggal 23 September 2025. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan ADK sangat penting untuk menjaga operasional LPS, terutama dalam menangani bank yang membutuhkan keputusan strategis.

Setelah 23 September 2025, satu-satunya ADK Ex Officio yang masih menjabat adalah Dian Ediana Rae dari OJK. Untuk posisi Ex Officio, proses pengisiannya relatif lebih cepat karena tidak memerlukan fit and proper test, melainkan hanya penunjukan dari kementerian/lembaga terkait. “ADK dari internal yang perlu diprioritaskan karena waktunya praktis tidak sampai 10 hari lagi,” papar Jimmy.

Tags: ADK Ex-OfficioDewan KomisionerDidik Madiyonofit and proper testJimmy Ardiantokekosongan pimpinanKomisi XI DPRLembaga Penjamin SimpananLPSMukhamad Misbakhun
Post Sebelumnya

Wasiat Giorgio Armani Instruksikan Penjualan Saham Bertahap Hingga IPO

Post Selanjutnya

Akses Penyeberangan Baru Hadir di Stasiun Cikini

Ray

Ray

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
Akses Penyeberangan Baru Hadir di Stasiun Cikini

Akses Penyeberangan Baru Hadir di Stasiun Cikini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.