EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Bank Mandiri Kembangkan Fitur Investasi SBN Sekunder

Sumber dok bankmandiri.co.id

Bank Mandiri Kembangkan Fitur Investasi SBN Sekunder

Bank Mandiri memperkuat posisinya sebagai bank dengan ekosistem digital terlengkap melalui pengembangan fitur investasi di super app Livin’ by Mandiri, yang kini menghadirkan produk Surat Berharga Negara (SBN) Sekunder. Fitur ini memungkinkan nasabah untuk bertransaksi SBN di pasar sekunder secara langsung lewat aplikasi, melengkapi pilihan investasi lain yang sudah ada.

Agus DJ oleh Agus DJ
18 September 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, Ekonomi dan Bisnis, KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus memantapkan posisinya sebagai bank dengan ekosistem digital terintegrasi melalui pembaruan fitur investasi digital di super app andalannya, Livin’ by Mandiri. Inovasi terbaru yang diluncurkan adalah produk Surat Berharga Negara (SBN) Sekunder, yang memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi SBN di pasar sekunder secara langsung melalui aplikasi. Langkah strategis ini melengkapi opsi investasi yang sudah lebih dulu tersedia, seperti Reksa Dana, SBN Primer, dan Saham.

Kehadiran SBN Sekunder ini memberikan peluang lebih luas bagi nasabah yang belum sempat berpartisipasi dalam masa penawaran SBN Primer. Dengan terobosan ini, siapa pun bisa memiliki SBN dengan nominal investasi mulai dari Rp1 Juta, menjadikan instrumen investasi pemerintah semakin mudah diakses oleh masyarakat luas. Inovasi ini sejalan dengan komitmen Bank Mandiri dalam mendorong literasi dan inklusi investasi di seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

“Penambahan produk SBN Sekunder merupakan langkah strategis kami untuk menghadirkan akses investasi yang semakin mudah, aman, dan inklusif bagi masyarakat. Dengan harga yang kompetitif, nasabah juga memperoleh pendapatan rutin dari kupon SBN. Melalui ekosistem digital Livin’, nasabah dapat mengelola dan mengembangkan keuangannya secara optimal hanya dalam satu aplikasi,” ungkap SVP Treasury Bank Mandiri, Aries Syamsul Arifien, dalam pernyataan resminya pada Sabtu (13/9).

Selain memperkaya variasi produk, fitur Livin’ Investasi juga menawarkan pengalaman berinvestasi yang lebih fleksibel. Nasabah dapat melakukan transaksi SBN Sekunder kapan saja dan di mana saja, membandingkan seri SBN yang tersedia, serta melihat data historis harga maupun imbal hasil. Transparansi informasi dan fleksibilitas ini memberikan kenyamanan ekstra bagi para investor, terutama bagi mereka yang memprioritaskan instrumen dengan risiko relatif lebih rendah namun tetap menawarkan potensi keuntungan yang menarik.

Seluruh instrumen investasi yang dimiliki nasabah, termasuk SBN Sekunder, bisa dipantau secara komprehensif melalui fitur portofolio di Livin’ Investasi. Fitur ini menampilkan kepemilikan nasabah pada beragam instrumen, mulai dari Reksa Dana, Saham, SBN Primer, hingga SBN Sekunder, dalam satu tampilan yang terintegrasi. Hal ini tentunya sangat mempermudah nasabah dalam mengambil keputusan investasi yang akurat, sesuai dengan profil dan tujuan keuangan masing-masing.

Berita Menarik Pilihan

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Sebagai informasi tambahan, Livin’ Investasi telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sejak diluncurkan pada tahun 2022. Hingga Juli 2025, total nilai transaksi SBN Primer di Livin’ Investasi telah mencapai Rp13,4 Triliun, menunjukkan kenaikan sebesar 5% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Dengan basis pengguna Livin’ by Mandiri yang mencapai 33,6 juta, potensi pertumbuhan produk SBN Sekunder diproyeksikan akan semakin pesat di masa mendatang.

“Kami optimistis SBN Sekunder akan menjadi salah satu pilihan utama investor, baik pemula maupun berpengalaman. Dengan nominal investasi mulai dari Rp1 Juta, harga yang kompetitif, pendapatan rutin dari kupon, serta fleksibilitas bertransaksi kapan pun dan di mana pun, kami berharap semakin banyak masyarakat yang dapat berkontribusi pada pembiayaan pembangunan nasional. Hal ini juga sejalan dengan komitmen kami untuk terus menghadirkan inovasi yang mendorong literasi dan inklusi investasi,” tambah Aries.

Melalui produk SBN Sekunder, Bank Mandiri semakin menegaskan perannya sebagai mitra finansial utama bagi masyarakat Indonesia. Inovasi ini melengkapi ekosistem investasi digital yang komprehensif di Livin’ by Mandiri, yang menghadirkan kemudahan, fleksibilitas, dan transparansi. Oleh karena itu, nasabah dapat membangun portofolio investasinya secara lebih optimal hanya melalui satu aplikasi. Untuk dapat menikmati seluruh layanan terbaru, termasuk SBN Sekunder, nasabah dapat segera memperbarui aplikasi Livin’ by Mandiri ke versi terbaru 3.1.0.

Strategi Bank Mandiri Membangun Ekosistem Digital Terlengkap

Bank Mandiri telah menempatkan diri di garis depan dalam transformasi digital perbankan. Strategi yang dijalankan tidak hanya berfokus pada penyediaan fitur dasar, melainkan juga pada pembangunan sebuah ekosistem yang menyeluruh. Sejak kehadiran Livin’ by Mandiri, bank ini secara konsisten menambahkan layanan baru, dari transaksi harian hingga layanan investasi yang kini semakin lengkap. Hal ini mencerminkan pemahaman mendalam Bank Mandiri terhadap kebutuhan nasabah yang menginginkan solusi finansial terpadu dalam satu platform.

Pendekatan ini tidak hanya menguntungkan nasabah dari sisi kenyamanan, tetapi juga memperkuat posisi bank di tengah persaingan ketat. Dengan menghadirkan berbagai produk investasi, Bank Mandiri berhasil menarik minat berbagai segmen investor, mulai dari pemula yang tertarik dengan nominal terjangkau hingga investor berpengalaman yang mencari fleksibilitas dan transparansi. Inisiatif ini tidak hanya sejalan dengan misi bisnis, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembiayaan pembangunan nasional melalui instrumen SBN.

Manfaat SBN Sekunder untuk Investor dan Pembangunan Nasional

Produk SBN Sekunder yang kini tersedia di Livin’ by Mandiri memberikan manfaat ganda, baik bagi individu investor maupun bagi perekonomian nasional. Bagi investor, instrumen ini menawarkan peluang untuk memperoleh keuntungan dari kupon yang stabil dan potensi kenaikan harga, dengan tingkat risiko yang relatif lebih rendah dibandingkan instrumen investasi lain. Nominal investasi yang terjangkau, dimulai dari Rp1 juta, membuka pintu bagi lebih banyak orang untuk mulai berinvestasi.

Di sisi lain, SBN Sekunder juga memiliki peran vital dalam mendukung pembangunan nasional. Dana yang terhimpun dari penjualan SBN digunakan oleh pemerintah untuk membiayai berbagai proyek strategis, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga program sosial. Dengan demikian, setiap investor yang membeli SBN tidak hanya mengembangkan asetnya sendiri, tetapi juga turut berkontribusi secara langsung pada pertumbuhan dan kemajuan negara.

Perkembangan investasi digital yang digagas oleh Bank Mandiri ini merupakan cerminan dari pergeseran perilaku masyarakat yang semakin bergantung pada kemudahan teknologi. Kehadiran SBN Sekunder di Livin’ by Mandiri adalah langkah konkret yang merespons perubahan tersebut, menjadikan investasi tidak lagi terasa rumit dan eksklusif. Hal ini membuka kesempatan luas bagi siapa pun untuk mulai berinvestasi dan mengelola keuangan mereka dengan lebih bijak.

Inovasi ini juga menunjukkan bahwa bank tradisional dapat beradaptasi dengan cepat menghadapi tantangan era digital. Dengan mengintegrasikan berbagai layanan finansial dalam satu aplikasi, Bank Mandiri berhasil menciptakan pengalaman nasabah yang seamless dan terpadu. Ini adalah model bisnis yang relevan, di mana bank tidak hanya berperan sebagai tempat penyimpanan uang, tetapi juga sebagai mitra finansial yang membantu nasabah mencapai tujuan keuangan mereka.

Dengan semakin lengkapnya ekosistem investasi di Livin’ by Mandiri, nasabah kini memiliki instrumen yang bervariasi untuk membangun portofolio yang diversifikasi. Diversifikasi ini sangat penting untuk mengurangi risiko dan memaksimalkan potensi imbal hasil. Kemudahan akses dan transparansi informasi yang ditawarkan oleh aplikasi ini juga membantu nasabah membuat keputusan yang lebih cerdas dan terinformasi.

Secara keseluruhan, peluncuran SBN Sekunder ini bukan sekadar penambahan fitur, tetapi juga bagian dari visi yang lebih besar untuk mendorong inklusi keuangan dan investasi di Indonesia. Bank Mandiri secara aktif berkontribusi dalam membangun kesadaran akan pentingnya berinvestasi sejak dini, yang merupakan fondasi penting untuk kesejahteraan finansial di masa depan. Ini adalah langkah yang patut diapresiasi.

Melalui inovasi seperti ini, Bank Mandiri tidak hanya memperkuat posisinya di pasar, tetapi juga memainkan peran penting dalam memajukan perekonomian nasional dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kolaborasi antara teknologi dan layanan finansial ini menjadi contoh ideal bagaimana industri perbankan dapat bertransformasi demi kepentingan nasabah dan bangsa.(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: Bank Mandiriinvestasi digitalLivin’ by MandiriSBNSBN SekunderSurat Berharga Negara
Post Sebelumnya

BTN dan UM Kolaborasi Perkuat Literasi Keuangan Digital

Post Selanjutnya

Bank Mandiri Dukung Penuh Penempatan Dana SAL Pemerintah

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Post Selanjutnya
Bank Mandiri Dukung Penuh Penempatan Dana SAL Pemerintah

Bank Mandiri Dukung Penuh Penempatan Dana SAL Pemerintah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.