EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda BERANDA
Muslim Papua Jadi Agama Terbesar Kedua

Muslim Papua Jadi Agama Terbesar Kedua

Jumlah Muslim Papua pada 2024 mencapai 318.630 jiwa atau 29,1 persen dari populasi provinsi. Islam menempati posisi sebagai agama terbesar kedua di Papua setelah Protesta

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
21 September 2025
Kategori BERANDA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jayapura, EKOIN.CO – Jumlah Muslim Papua pada 2024 tercatat sebanyak 318.630 jiwa. Data tersebut dirilis Kementerian Agama per 31 Desember 2024 dan menunjukkan komposisi 29,1 persen dari total penduduk Papua yang mencapai sekitar 1,09 juta jiwa. [Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v]

Mayoritas penduduk Papua tetap beragama Protestan dengan persentase 64,8 persen, diikuti Katolik 5,7 persen. Adapun pemeluk Hindu, Buddha, dan Konghucu di Papua berada di bawah 1 persen. Posisi Islam di Papua menjadi kelompok terbesar kedua, yang sebagian besar berasal dari migrasi maupun transmigrasi.

Data Kementerian Agama juga menyebutkan jumlah Muslim Papua turun tipis sekitar 243 jiwa dibandingkan 2023. Kendati demikian, proporsinya relatif stabil di kisaran 29–30 persen selama beberapa tahun terakhir.

Perbandingan Muslim Papua dengan Daerah Lain

Secara regional, Papua berada di urutan ketiga provinsi dengan jumlah Muslim Papua terbanyak di kawasan Maluku-Papua, setelah Maluku Utara dan Maluku. Papua Barat juga menempati posisi penting dalam penyebaran umat Islam di kawasan timur Indonesia.

Sebaran Muslim Papua umumnya terkonsentrasi di wilayah perkotaan dan pesisir. Kota Jayapura, Kabupaten Merauke, dan beberapa daerah transmigrasi menjadi pusat perkembangan Islam. Faktor geografis membuat distribusi umat tidak merata, terutama di wilayah pedalaman.

Berita Menarik Pilihan

Stadion Indomilk Tak Lagi Angker bagi Macan Kemayoran, Persija Pulang Bawa Kemenangan Mutlak

BSI Maslahat Dukung Pendidikan Lewat Bantuan Rp6 Miliar di IPB

Meski jumlahnya cukup signifikan, infrastruktur keagamaan bagi Muslim Papua masih menghadapi tantangan. Beberapa daerah terpencil kekurangan masjid dan madrasah. Kondisi ini berpengaruh pada akses pendidikan agama Islam dan kegiatan ibadah warga.

Dinamika Sosial dan Tantangan Muslim Papua

Kehadiran Muslim Papua tidak lepas dari sejarah panjang perdagangan dan transmigrasi. Pedagang Bugis, Makassar, dan Jawa turut memperkenalkan Islam sejak berabad-abad lalu di pesisir selatan dan utara Papua. Gelombang transmigrasi era Orde Baru memperkuat populasi Muslim di wilayah ini.

Di sisi lain, perbedaan bahasa dan budaya menimbulkan dinamika tersendiri. Integrasi antara pendatang Muslim dan masyarakat asli Papua membutuhkan ruang dialog yang lebih intensif. Tokoh agama kerap menekankan pentingnya toleransi.

Khatib Jumat di Jayapura, dalam sebuah khutbah yang dilansir Antara, berharap umat Islam di Papua selalu menjaga keharmonisan. “Kami mengajak seluruh umat Muslim di Jayapura agar terus meningkatkan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya suasana damai di tanah Papua,” ujarnya.

Dengan kondisi keragaman yang tinggi, hubungan sosial antaragama menjadi fondasi penting. Perayaan keagamaan kerap berlangsung dengan saling menghormati, baik antara Muslim Papua maupun umat Kristen yang mayoritas.

Pemerintah daerah bersama tokoh agama telah berupaya memperkuat dialog lintas iman. Upaya ini diharapkan mampu meredam potensi konflik sekaligus mempererat persaudaraan warga.

Selain itu, penguatan infrastruktur pendidikan Islam menjadi salah satu peluang. Kehadiran pesantren dan sekolah berbasis Islam di beberapa daerah sudah mulai memberikan dampak positif. Hal ini dapat meningkatkan kualitas generasi muda Muslim Papua sekaligus memperkuat identitas mereka dalam bingkai kebangsaan.

Ke depan, tantangan lain yang harus diperhatikan adalah pemerataan pembangunan. Sebab, sebagian besar Muslim Papua tinggal di wilayah pesisir yang lebih mudah diakses, sedangkan wilayah pedalaman masih minim perhatian.

Meski begitu, keberadaan Muslim Papua terus berperan dalam pembangunan sosial, pendidikan, dan ekonomi lokal. Banyak warga Muslim turut aktif dalam sektor perdagangan, pertanian, hingga pemerintahan daerah.

Dengan keterlibatan tersebut, kontribusi umat Islam di Papua diharapkan semakin memperkuat stabilitas dan harmoni di tanah Cenderawasih. Populasi yang besar dan beragam memberikan peluang besar bagi tumbuhnya kerjasama antarkelompok masyarakat.

Jumlah Muslim Papua pada 2024 mencapai lebih dari 318 ribu jiwa atau 29,1 persen dari populasi. Angka ini menempatkan Islam sebagai agama terbesar kedua di Papua setelah Protestan.

Stabilitas jumlah pemeluk Islam mencerminkan adanya keberlangsungan komunitas Muslim yang cukup kuat meski terjadi sedikit penurunan jumlah jiwa.

Keterlibatan umat Islam di berbagai bidang kehidupan menjadikan Muslim Papua sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah.

Perbedaan budaya dan bahasa tetap menjadi tantangan, namun kerukunan antarumat beragama dapat terus dipelihara melalui dialog.

Dengan komitmen bersama, Muslim Papua dapat berperan lebih besar dalam menciptakan kedamaian dan kesejahteraan di Papua.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: agama di Papuadata Muslim Papuajumlah Muslim Papuakerukunan PapuaMuslim Papuaumat Islam Papua
Post Sebelumnya

ITB Raih Juara 1 Kompetisi Debat Energi.

Post Selanjutnya

PLTS Hibrida di Filipina Resmi Beroperasi dengan Dukungan Pertamina

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Kemenangan 2-0 ini membawa Macan Kemayoran naik ke posisi dua klasemen sementara BRI Super League. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Stadion Indomilk Tak Lagi Angker bagi Macan Kemayoran, Persija Pulang Bawa Kemenangan Mutlak

oleh Danang F Pradhipta
30 Januari 2026
0

​"Kami datang dengan kepercayaan diri tinggi. Kami tahu main di sini (Tangerang) selalu sulit, tapi hari ini efektivitas penyelesaian akhir...

BSI Maslahat dan IPB Perkuat Akses Pendidikan dan Sarana Keagamaan bagi Mahasiswa. Sumber dok bsimaslahat.or.id

BSI Maslahat Dukung Pendidikan Lewat Bantuan Rp6 Miliar di IPB

oleh Agus DJ
28 Januari 2026
0

Bogor, Ekoin.co - BSI Maslahat Dukung Pendidikan di Indonesia dengan melakukan kolaborasi strategis bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Institut...

Kehadiran konsep hiburan tradisional di tengah kawasan elite ini memicu perdebatan luas terkait etika ruang publik dan legalitas perizinan usaha di awal tahun 2026. (Ekoin.co/Ilustrasi/Istimewa)

PIK 2 Rasa Pantura: Ketika Kawasan Elit Jakarta Utara Tergoda ‘Servis’ Kopi Pangku

oleh Admin EKOIN.CO
23 Januari 2026
0

Di satu sisi, fenomena ini dianggap sebagai keunikan urban, namun di sisi lain, desakan untuk penertiban mulai bermunculan seiring dengan...

Ilustrasi tumpukan emas batangan Logam Mulia Antam di Jakarta. Per Kamis (22/1/2026),

Harga Emas Antam Turun Rp15.000, Investor Jangka Pendek Diminta Waspada

oleh Hasrul Ekoin
22 Januari 2026
0

Misalnya, mereka yang membeli emas pada 22 Januari 2025 di harga Rp 1.606.000 per gram kini masih menikmati yield sebesar...

Post Selanjutnya
PLTS Hibrida di Filipina Resmi Beroperasi dengan Dukungan Pertamina

PLTS Hibrida di Filipina Resmi Beroperasi dengan Dukungan Pertamina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.