EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Strategi Pemerintah Kejar Pertumbuhan Ekonomi.

Sumber foto ekon.go.id

Strategi Pemerintah Kejar Pertumbuhan Ekonomi.

Pemerintah targetkan pertumbuhan ekonomi 8% pada 2028/2029 melalui strategi transformasi digital, hilirisasi, dan investasi.

Agus DJ oleh Agus DJ
21 September 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, Ekonomi dan Bisnis, KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, EKOIN.CO – Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi yang signifikan, mencapai 8% pada tahun 2028/2029. Target ambisius ini akan dicapai melalui beberapa strategi kebijakan ekonomi jangka menengah, seperti peningkatan produktivitas menuju swasembada pangan, energi, dan air, transformasi digital, serta peningkatan investasi melalui Foreign Direct Investment (FDI) yang berorientasi ekspor dan investasi non-APBN. Upaya ini juga ditopang oleh deregulasi perizinan serta sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter yang pro-growth.

Baca juga : Pemerintah Siapkan Skema Insentif Dolar Berbasis Pasar

“Pak Presiden ingin pertumbuhan kita 8%. Exactly seperti Pak Prof tadi minta, tidak ingin kita terus 5%. 5% ya kita extraordinary karena di negara G20 kita top 2,” tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Forum Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) di Bandung, Kamis (18/9). Pernyataan ini menunjukkan tekad kuat pemerintah untuk keluar dari stagnasi pertumbuhan dan meraih capaian yang lebih tinggi.

Selain itu, dalam upaya mencapai pertumbuhan ekonomi 5,2% di tahun 2025, Pemerintah telah merumuskan Paket Ekonomi 2025 dan Penyerapan Tenaga Kerja. Paket ini terdiri dari 8 program akselerasi di 2025, 4 program yang dilanjutkan di 2026, dan 5 program andalan Pemerintah untuk penyerapan tenaga kerja. Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah memiliki perencanaan yang detail dan terstruktur.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga menjelaskan terkait kondisi perekonomian Indonesia pada kuartal II-2025 yang tetap menunjukkan optimisme dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,12%. Inflasi terkendali di level 2,31% (year-on-year) pada Agustus 2025. PMI manufaktur berada di angka ekspansi 51,5, yang menandakan industri kembali optimis.

Berita Menarik Pilihan

Status Persero Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Nasional

Pakar Ingatkan Potensi Gempa 14 Zona Megathrust Indonesia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada dalam momentum penguatan dengan dampak gejolak sosial politik yang terbatas dan terkendali. Selain itu, neraca perdagangan mencatat surplus selama 63 bulan berturut-turut, menjadi motor pertumbuhan, dengan capaian USD4,17 miliar pada Juli 2025. Konsumsi domestik juga tercatat masih kuat mendukung laju ekonomi nasional.

Lebih lanjut, dalam rangka meningkatkan ekspor, Indonesia terus memperkuat kerja sama ekonomi dan perdagangan. Contohnya melalui kesepakatan penurunan tarif dagang AS (32% ke 19%) untuk kerja sama di sektor strategis, penyelesaian kesepakatan IEU-CEPA di mana Eropa membuka 98,61% pos tarif, akselerasi aksesi OECD untuk reformasi dan investasi, serta perluasan pasar ke Kanada, Meksiko, Inggris, dan Peru melalui kerja sama CPTPP.

Berdasarkan sejarah, terkait perkembangan teknologi selalu mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi. Mulai dari era tekstil dan mesin uap yang menghasilkan pertumbuhan 0,5%, hingga kereta api dan baja yang mendorong pertumbuhan 1,9%, serta chemicals electricity industry 4.0 yang membawa pertumbuhan 2,5%. Saat ini, dengan kemunculan Silicon Valley dan kecerdasan buatan (AI), potensi pertumbuhan ekonomi dunia bahkan diperkirakan dapat melampaui 20%.

“Tetapi ini yang kita kejar, Silicon Valley based. Silicon Valley based tidak akan terjadi kalau universitas tidak ikut, kalau ITB tidak ikut. Makanya saya bicara dengan Pak Presiden, kita dorong science, technology, engineering, mathematics,” ujar Menko Airlangga. Keterlibatan perguruan tinggi sangat vital dalam mencapai target ini.

Menko Airlangga juga menegaskan pentingnya hilirisasi pasir silika sebagai langkah strategis untuk memperkuat industri energi terbarukan dan semikonduktor nasional. Penguatan sektor semikonduktor membutuhkan peran perguruan tinggi dan fakultas teknologi, khususnya dalam pengembangan desain chip.

Kemudian, Pemerintah perlu memanfaatkan momentum reformasi struktural dan konsolidasi fiskal sebagai periode “pit stop” untuk melakukan intervensi signifikan dalam rangka perbaikan mendasar perekonomian nasional. Upaya ini dilakukan melalui pembaruan regulasi, mengatasi berbagai inefisiensi, serta penyusunan roadmap yang jelas dan terarah guna memastikan efektivitas kebijakan dan akselerasi pembangunan.

Sumber foto ekon.go.id

Peran Transformasi Digital dan Kolaborasi Global

Menko Airlangga juga menyoroti peran ekonomi digital sebagai sumber pertumbuhan baru. Indonesia, dalam ASEAN, menginisiasi ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA) guna mengakselerasi pertumbuhan ekonomi digital di kawasan ASEAN. Inisiatif ini menunjukkan peran kepemimpinan Indonesia di regional.

“ASEAN-DEFA itu kita Indonesia menginisiasi digital economic framework. Dan digital economic framework ini satu-satunya di dunia. Dunia belum pernah ada. ASEAN yang pertama. Mudah-mudahan tahun depan di tanda tangan. Salah satunya adalah payment system. Kalau Indonesia itu QRIS, own system,” pungkas Menko Airlangga. Keberhasilan implementasi sistem pembayaran yang terintegrasi akan memberikan dampak signifikan.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Ali Murtopo Simbolon, Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Mohammad Rudy Salahuddin, Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Haryo Limanseto, Staf Khusus Menko Perekonomian I Gusti Putu Suryawirawan, Wahyu Utomo dan Boo Hyung Lee, Rektor ITB Tatacipta Dirgantara, Ketua Forum Guru Besar ITB Mindriany Syafila, Sekretaris Forum Guru Besar ITB A. Nanang T. Puspito, serta jajaran Guru Besar ITB.

Sumber foto ekon.go.id

Membangun Fondasi Ekonomi yang Kokoh

Target pertumbuhan ekonomi 8% bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari visi besar pemerintah untuk membawa Indonesia menjadi negara maju. Untuk mencapainya, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat. Peran ITB dan perguruan tinggi lainnya menjadi sangat krusial dalam menghasilkan inovasi dan sumber daya manusia yang dibutuhkan.

Fokus pada hilirisasi, transformasi digital, dan peningkatan investasi menunjukkan bahwa pemerintah memiliki strategi yang terintegrasi. Hilirisasi akan meningkatkan nilai tambah produk-produk nasional, sementara transformasi digital akan menciptakan efisiensi dan peluang baru. Investasi yang masuk akan menjadi bahan bakar untuk menggerakkan roda perekonomian.

Namun, tantangan tetap ada, seperti memastikan deregulasi perizinan berjalan efektif dan kebijakan fiskal serta moneter benar-benar sinkron. Keberhasilan dalam mengatasi inefisiensi akan menjadi kunci untuk mencapai target yang telah ditetapkan.

Pada akhirnya, visi ini adalah panggilan untuk seluruh elemen bangsa agar bersatu dan berkontribusi. Dengan fondasi yang kuat dan strategi yang terarah, target pertumbuhan 8% bukan tidak mungkin tercapai, membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih sejahtera dan mandiri.(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: Airlangga HartartoAPBNhilirisasiITBpertumbuhan ekonomitransformasi digital
Post Sebelumnya

Pemerintah Terapkan Kebijakan Harga untuk Ubi Kayu Petani

Post Selanjutnya

Kemenko Perekonomian Dorong Riset Pertanian.

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Status Persero Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Nasional. Sumber dok bankbsi.co.id

Status Persero Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Nasional

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - PT Bank Syariah Indonesia Tbk kini telah resmi menyandang Status Persero Bank Syariah Indonesia secara administratif terhitung...

Sumber Foto: Segmen zona megathrust di selatan Jawa dan Sumatra. (Dok. Jurnal On the potential for megathrust earthquakes and tsunamis off the southern coast of West Java and southeast Sumatra, Indonesia)

Pakar Ingatkan Potensi Gempa 14 Zona Megathrust Indonesia

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana terus melakukan pemantauan intensif terhadap ancaman aktivitas seismik di berbagai...

Finish di Zona Merah, Sejumlah Faktor Jadi Biang Keladi Pemberat Laju IHSG

Wajib Senyum, IHSG Sore Ini Melesat 2,52% ke Zona Hijau

oleh Ainurrahman
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Investor wajib senyum. Perdagangan pasar modal ditutup dengan loncatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 199,87 poin atau...

Presiden Prabowo dan AHY Bahas Sinergi Pemerintah Pusat Daerah. Sumber dok kemenkoinfra.go.id

Menko AHY Perkuat Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah 2026

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Bogor, Ekoin.co - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat sinergi...

Post Selanjutnya
Kemenko Perekonomian Dorong Riset Pertanian.

Kemenko Perekonomian Dorong Riset Pertanian.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.