EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Konsumen Beralih Shell dan BP, Pertamina Kehilangan Kepercayaan publik

Konsumen Beralih Shell dan BP, Pertamina Kehilangan Kepercayaan publik

Konsumen semakin banyak beralih dari Pertamina ke BBM Shell dan BP. Pemerintah memberlakukan kebijakan impor satu pintu melalui Pertamina.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
23 September 2025
Kategori EKOBIS, ENERGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarata EKOIN.CO – Pergeseran pilihan konsumen bahan bakar minyak (BBM) kian terasa dalam beberapa bulan terakhir. BBM dari Shell dan BP semakin diminati, sementara PT Pertamina (Persero) harus menghadapi kenyataan bahwa sebagian besar konsumen sudah beralih. Fenomena ini memicu polemik baru setelah pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberlakukan kebijakan impor satu pintu yang wajib melalui Pertamina.
Ikuti berita terbaru EKOIN lewat WA Channel

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan operator SPBU swasta, termasuk Shell, Vivo, dan BP, tidak lagi mendapatkan izin impor BBM secara langsung hingga 30 Desember 2026. Kebijakan ini membuat SPBU swasta tidak bisa leluasa memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat.

Bahlil menyatakan bahwa jika SPBU swasta ingin tetap melayani konsumen, maka mereka bisa membeli pasokan BBM melalui Pertamina. Menurutnya, stok cadangan yang dikelola Pertamina masih mencukupi kebutuhan nasional, sehingga distribusi dipastikan tetap berjalan.

BBM Swasta Kehabisan Stok, Karyawan Dirumahkan

Kebijakan baru ini berdampak nyata terhadap operasional SPBU swasta. Beberapa stasiun pengisian milik Shell dan BP terpaksa mengurangi aktivitas, bahkan sebagian merumahkan karyawan karena stok BBM impor habis sebelum akhir tahun.

Faktor penyebab habisnya kuota impor SPBU swasta antara lain karena banyak konsumen memilih beralih dari Pertamina ke operator asing. Pilihan ini didorong oleh persepsi masyarakat bahwa kualitas dan layanan BBM swasta lebih baik.

Berita Menarik Pilihan

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Menurut keterangan resmi Kementerian ESDM, SPBU swasta sudah mendapatkan kuota impor BBM sebesar 110 persen dibanding tahun sebelumnya. Namun, jumlah tersebut tidak mampu menahan lonjakan permintaan yang tinggi.

Bahlil menambahkan, “Kuota impor BBM untuk operator swasta sebenarnya sudah lebih besar dari tahun 2024, tetapi sudah habis lebih cepat. Salah satu penyebabnya, karena banyak konsumen yang pindah dari BBM Pertamina ke BBM dari SPBU swasta.”

Pertamina Klaim Cadangan BBM Masih Aman

Menyikapi situasi ini, Pertamina menegaskan pihaknya memiliki cadangan BBM yang cukup untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Direktur Utama Pertamina mengakui adanya pergeseran pola konsumsi, namun optimistis bisa menjaga kestabilan pasokan.

Langkah pengendalian dilakukan dengan mengintegrasikan sistem impor BBM agar distribusi lebih terkontrol. Pertamina menegaskan tidak ada alasan bagi masyarakat untuk khawatir akan kekurangan pasokan bahan bakar di dalam negeri.

Namun, bagi SPBU swasta, kebijakan ini memunculkan tantangan besar. Mereka harus bergantung pada Pertamina untuk menambah stok BBM, meski pasar menunjukkan adanya permintaan yang tinggi. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi penurunan daya saing.

Di lapangan, sebagian konsumen mengaku lebih memilih membeli BBM di SPBU Shell dan BP karena kualitas produk dianggap lebih stabil. Layanan tambahan yang diberikan SPBU asing juga menjadi daya tarik tersendiri.

Meski begitu, pemerintah menekankan kebijakan impor satu pintu penting untuk menjaga ketahanan energi nasional. Dengan begitu, ketersediaan dan distribusi BBM bisa lebih merata di seluruh daerah.

Kebijakan impor satu pintu melalui Pertamina menimbulkan dinamika baru dalam industri energi, terutama terkait pasokan dan persaingan antaroperator SPBU.

Fakta bahwa banyak konsumen beralih dari Pertamina ke Shell dan BP menunjukkan adanya tantangan besar bagi BUMN migas itu dalam mempertahankan loyalitas pelanggan.

Meski Pertamina menjamin stok cadangan BBM tetap aman, kebijakan ini telah berdampak pada pengurangan operasional SPBU swasta.

Diperlukan langkah komunikasi publik yang lebih baik agar masyarakat memahami alasan di balik kebijakan impor satu pintu.

Pemerintah, Pertamina, dan operator swasta perlu membangun mekanisme distribusi yang transparan demi menjaga kestabilan pasokan BBM di Indonesia. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: BBMBPenergiPertaminaShellSPBU
Post Sebelumnya

Menkeu Purbaya Buka Blokir Anggaran Triliunan

Post Selanjutnya

Prabowo Temui Guterres, Fokus Perdamaian Global

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
Prabowo Temui Guterres, Fokus Perdamaian Global

Prabowo Temui Guterres, Fokus Perdamaian Global

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.