Baca juga : Pemerintah Percepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem
“Terkait masalah pengangguran, kita akan terus bekerja keras agar tercipta lapangan kerja baru, baik melalui UMKM di desa maupun di kota, melalui koperasi desa dan melalui kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh kementerian sektor-sektor yang ada,” kata Menko Muhaimin dalam keterangan tertulisnya. Ini menunjukkan bahwa upaya penyerapan tenaga kerja akan dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi.
Menko Muhaimin menjelaskan, perluasan lapangan kerja juga akan dilakukan dengan menguatkan kualitas dan sistem penempatan tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Dengan sistem yang lebih baik, para pekerja migran akan mendapatkan perlindungan dan jaminan yang lebih baik.
Tak hanya itu, peningkatan kualitas UMKM juga akan terus digenjot untuk mengintensifkan penyerapan tenaga kerja dari sektor usaha. UMKM selama ini dikenal sebagai tulang punggung ekonomi yang paling efektif dalam menyerap tenaga kerja.
“Kita memang harus terus melakukan konsolidasi antar kementerian agar upaya kita memberi ruang dan peluang untuk tumbuh dan naik kelas. Yang usaha kecil menengah, naik kelas menjadi usaha menengah,” ujar dia. Konsolidasi ini sangat krusial untuk memastikan setiap kebijakan saling mendukung satu sama lain.
Untuk itu, dukungan Pemerintah perlu dilakukan untuk memberikan akses pembiayaan, material, dan akses pasar bagi UMKM. Akses yang lebih mudah akan membuat UMKM lebih kompetitif dan berkelanjutan.
Di sisi lain, Menko Muhaimin menyatakan penguatan koperasi desa akan konsisten dilakukan untuk memperkuat ekonomi dari bawah sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. “Termasuk menyiapkan antisipasi persaingan pelaku ekonomi yang sampai di level desa,” jelas Menko Muhaimin.
Adapun para menteri dan kepala badan yang menghadiri RTM ini yakni Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Wakil Menteri P2MI Christina Aryani, kemudian Wakil Menteri PDT Ariza Patria, dan Kepala BPS Amalia Adininggar. Kehadiran para pimpinan lembaga ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani masalah ini secara lintas sektor.
Strategi Komprehensif Mengatasi Pengangguran
Komitmen pemerintah untuk mengatasi pengangguran melalui berbagai sektor menunjukkan pendekatan yang komprehensif. Fokus pada UMKM di tingkat desa hingga kota, serta penguatan koperasi desa, adalah langkah-langkah yang akan menyentuh langsung ekonomi kerakyatan. Dengan memberdayakan sektor-sektor ini, pemerintah tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi dari bawah.
Selain itu, peningkatan kualitas dan penempatan tenaga kerja di luar negeri juga merupakan strategi yang cerdas. Hal ini tidak hanya mengurangi angka pengangguran di dalam negeri, tetapi juga memberikan kesempatan bagi warga negara untuk mendapatkan penghasilan yang lebih baik.
Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor
Penyelesaian masalah pengangguran bukanlah tugas satu kementerian saja, melainkan memerlukan kolaborasi lintas sektor yang kuat. Kehadiran para menteri dari berbagai bidang dalam RTM yang dipimpin oleh Menko PM adalah bukti dari komitmen ini.
Konsolidasi antar kementerian sangat penting untuk menghindari duplikasi program dan memastikan bahwa setiap langkah yang diambil saling melengkapi. Dengan adanya sinergi ini, pemerintah dapat lebih efektif dalam menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
Pada akhirnya, upaya untuk mengatasi masalah pengangguran adalah investasi untuk masa depan bangsa. Dengan menciptakan lebih banyak lapangan kerja, pemerintah tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga stabilitas sosial.
Semoga langkah-langkah yang diusung oleh Kemenko PM dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi seluruh masyarakat Indonesia.(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





