EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA BREAKING NEWS
Aksi Damai Hari Tani Nasional Serukan Reforma Agraria di DPR

Aksi Damai Hari Tani Nasional Serukan Reforma Agraria di DPR

Demo Hari Tani Nasional ke-65 di Jakarta pada 24 September 2025 diwarnai ribuan massa mendesak pembentukan Badan Pelaksana Reforma Agraria dan pengesahan RUU Reforma Agraria.

Irvan oleh Irvan
24 September 2025
Kategori BREAKING NEWS, Lingkungan dan Pertanian, NASIONAL, SOSIAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Peringatan Hari Tani Nasional (HTN) ke-65 pada Rabu, 24 September 2025 diwarnai aksi demonstrasi besar di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta. Ribuan massa yang awalnya direncanakan hanya menyampaikan aspirasi di kawasan Patung Kuda, Monas, kemudian bergerak menuju kompleks parlemen untuk menegaskan tuntutan mereka.

 

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

 

Aksi ini diikuti oleh sejumlah organisasi petani dan elemen masyarakat yang tergabung dalam Komite Aksi Hari Tani Nasional ke-65. Mereka menyuarakan aspirasi terkait persoalan agraria yang selama ini membebani petani. Beberapa di antaranya berasal dari perkumpulan petani ubi kayu Indonesia Provinsi Lampung, Komite Perjuangan Pertanian Rakyat (KPPR), Koalisi Nasional Untuk Reforma Agraria, BEM SI Kerakyatan, serta Aliansi Rakyat Menggugat.

Berita Menarik Pilihan

AHY: Perbedaan Tak Boleh Jadi Sekat, Imlek Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

Istri Hoegeng Meninggal, Inilah Kenangan Megawati Soekarnoputri Tentang Eyang Meri 

Salah satu pendemo hari tani nasional di DPR

Massa membawa serta 24 daftar masalah struktural agraria yang dinilai menghambat kesejahteraan petani. Dari berbagai permasalahan itu, mereka merumuskan sembilan tuntutan utama yang disampaikan secara langsung di depan gedung parlemen.

 

Dua poin utama dalam tuntutan mereka adalah mendesak pemerintah segera membentuk Badan Pelaksana Reforma Agraria (BPRA) dan mendesak DPR RI mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Reforma Agraria. Kedua tuntutan tersebut dinilai krusial sebagai langkah awal memperbaiki kondisi petani di Indonesia.

 

Pengalihan Arus Lalu Lintas

Polisi telah memberlakukan sejumlah pengalihan arus lalu lintas demi menjaga ketertiban di kawasan demonstrasi. Kendaraan yang hendak menuju ke Slipi dialihkan melewati Bendungan Hilir (Benhil) dan diarahkan melalui Pejompongan.

 

Sementara itu, arus kendaraan menuju Cengkareng dialihkan melalui Permata Hijau. Dari arah Gerbang Pemuda, kendaraan diarahkan ke Patal Senayan, kemudian menuju Permata Hijau hingga bertemu Jalan Panjang. Skema pengalihan arus ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar kawasan Senayan.

 

Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan ribuan personel gabungan untuk pengamanan jalannya aksi. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro menjelaskan bahwa kekuatan pengamanan mencapai 8.340 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Pemda DKI Jakarta.

 

Menurut Susatyo, personel gabungan telah ditempatkan di berbagai titik strategis, terutama di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Patung Kuda, dan jalur pengalihan arus. “Kuat pengamanan wilayah Jakarta Pusat 8.340 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Pemda DKI,” ujarnya.

 

Instruksi Kapolda Metro Jaya

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri menekankan agar seluruh personel di lapangan menjaga sikap dan tidak mudah terpancing provokasi. Ia menegaskan bahwa aksi pengamanan harus dilakukan dengan penuh kesabaran serta sesuai komando.

BACA JUGA: Aksi Buruh Sampaikan Aspirasi di Depan DPR

 

“Pengamanan unras tidak boleh menimbulkan kerusuhan maupun kerusakan fasilitas umum. Anggota harus sabar, terukur. Semua tindakan wajib dalam satu komando tanpa inisiatif pribadi,” kata Asep dalam keterangan resminya pada Rabu (24/9/2025).

 

Asep juga mengingatkan jajarannya untuk mengutamakan dialog dengan massa aksi agar situasi tetap kondusif. Ia meminta setiap tindakan aparat selalu terukur agar tidak memunculkan ketegangan baru di tengah masyarakat.

 

Selain itu, aparat juga berkoordinasi dengan panitia aksi agar penyampaian aspirasi tetap berjalan damai. Mekanisme ini dinilai penting untuk memastikan pesan dari para petani dapat diterima oleh pemerintah dan legislatif.

 

Di sisi lain, aksi yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional ini juga menjadi momentum refleksi perjalanan agraria di Indonesia. Para demonstran menilai, persoalan lahan dan akses tanah masih menjadi hambatan utama yang harus segera diselesaikan.

 

Para peserta aksi menegaskan, kesejahteraan petani hanya bisa tercapai jika pemerintah berkomitmen melakukan reforma agraria secara menyeluruh. Pembentukan BPRA dan pengesahan RUU Reforma Agraria dianggap sebagai pintu masuk mewujudkan cita-cita tersebut.

Tags: aksi petanidemo JakartaGedung DPRHari Tani Nasionalpengamanan polisireforma agraria
Post Sebelumnya

APN Proyeksikan Setor Laba Bersih Rp1 Triliun ke Danantara di Akhir Tahun

Post Selanjutnya

PHE Genjot Eksplorasi di Cekungan Manui untuk Dongkrak Cadangan Migas Nasional

Irvan

Irvan

Berita Terkait

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri acara Imlek (Ist)

AHY: Perbedaan Tak Boleh Jadi Sekat, Imlek Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebutkan bahwa keberagaman latar belakang, identitas,...

Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri saat menghadiri ulang tahun Eyang Meri yang ke-100 pada 23 Juni 2025 lalu. Foto: Monang Sinaga/PDIP

Istri Hoegeng Meninggal, Inilah Kenangan Megawati Soekarnoputri Tentang Eyang Meri 

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wafatnya istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani yang akrab disapa Eyang Meri, meninggal...

Meri Hoegeng foto Dokumen Rama Hoegeng

Istri Jenderal Hoegeng Wafat di Usia 100 Tahun, Indonesia Kehilangan Saksi Integritas Polisi

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Indonesia kembali kehilangan sosok teladan. Meriyati Roeslani, istri almarhum Kapolri ke-5 Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso,...

Polemik Etika Pejabat: Wamen Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (kiri) dan tokoh senior Muhammadiyah Buya Anwar Abbas (kanan). Penggunaan diksi yang dianggap tidak pantas oleh Dahnil saat merespons kritik tata kelola haji memicu gelombang desakan pencopotan dari jabatannya. (Foto: Istimewa)

Etika Komunikasi Pejabat Disorot, Polemik Layanan Haji Picu Desakan Evaluasi Wamen

oleh Hasrul Ekoin
3 Februari 2026
0

“Pejabat negara memikul tanggung jawab moral dalam berkomunikasi. Cara menyampaikan respons sama pentingnya dengan substansi kebijakan itu sendiri,” ujar Farid.

Post Selanjutnya
PHE Genjot Eksplorasi di Cekungan Manui untuk Dongkrak Cadangan Migas Nasional

PHE Genjot Eksplorasi di Cekungan Manui untuk Dongkrak Cadangan Migas Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.