EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA DAERAH
Protes Mahasiswa Bandung Dibubarkan Gas Air Mata Melanggar HAM

Protes Mahasiswa Bandung Dibubarkan Gas Air Mata Melanggar HAM

Gas air mata ditembakkan di sekitar UNISBA dan UNPAS, memicu keresahan mahasiswa. Lembaga HAM menyerukan penyelidikan atas penggunaan gas air mata di kampus

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
24 September 2025
Kategori DAERAH, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, EKOIN.CO – Demonstrasi mahasiswa di sekitar kampus Universitas Islam Bandung (UNISBA) dan Universitas Pasundan (UNPAS) berujung ricuh setelah aparat keamanan menggunakan gas air mata, Senin (22/9/2025). Penggunaan gas air mata dalam penanganan aksi tersebut memicu protes dari mahasiswa, lembaga hak asasi manusia, hingga organisasi masyarakat sipil yang menilai tindakan itu berlebihan. Gabung WA Channel EKOIN.

Mahasiswa menyebut penggunaan gas air mata tidak hanya berdampak pada massa aksi, tetapi juga mengganggu aktivitas akademik di sekitar kampus. Beberapa di antara mereka mengalami sesak napas, iritasi mata, hingga harus mendapat pertolongan medis. Situasi ini menimbulkan keresahan luas, terutama karena aksi berlangsung di lingkungan pendidikan yang seharusnya aman.

Gas air mata picu keresahan mahasiswa

Sejumlah mahasiswa UNISBA dan UNPAS menuturkan, gas air mata masuk hingga ke ruang kelas serta area kampus, membuat perkuliahan terganggu. “Kami hanya ingin menyampaikan aspirasi, tapi gas air mata ditembakkan tanpa mempertimbangkan keselamatan mahasiswa yang sedang kuliah,” ujar salah satu peserta aksi.

Kondisi ini diperparah dengan bentrokan antara aparat dan kelompok mahasiswa yang bertahan di jalan utama sekitar kampus. Lalu lintas di kawasan tersebut sempat lumpuh akibat kericuhan, sementara warga sekitar ikut terdampak.

Penggunaan gas air mata dalam area pendidikan langsung menuai kritik dari lembaga hak asasi manusia. Mereka menegaskan bahwa aparat semestinya mengedepankan pendekatan dialogis, bukan represif, terutama di ruang yang dekat dengan masyarakat sipil.

Seruan penyelidikan atas bentrok kampus

Lembaga HAM menilai penggunaan gas air mata di sekitar UNISBA dan UNPAS sebagai pelanggaran terhadap prinsip keamanan publik. Mereka menyerukan agar ada penyelidikan independen terkait prosedur pengamanan yang dilakukan.

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

“Penggunaan kekuatan berlebihan, apalagi di sekitar kampus, jelas bertentangan dengan standar internasional dalam penanganan aksi unjuk rasa,” tegas salah satu perwakilan lembaga HAM. Seruan ini diperkuat oleh organisasi mahasiswa yang meminta pertanggungjawaban dari aparat terkait dampak yang dialami warga dan mahasiswa.

Pakar hukum tata negara juga menyampaikan pandangan bahwa kampus memiliki kedudukan khusus sebagai ruang kebebasan akademik. Karena itu, segala bentuk tindakan represif di dalam atau di sekitar lingkungan kampus harus melalui pertimbangan matang.

Dukungan terhadap mahasiswa datang dari berbagai jaringan aktivis di Bandung yang menilai aparat seharusnya memberi ruang berekspresi. Menurut mereka, penyampaian aspirasi adalah hak konstitusional yang tidak boleh dihadapi dengan kekerasan.

Situasi pasca-kericuhan kini mulai kondusif, meski sejumlah mahasiswa masih menjalani perawatan akibat paparan gas air mata. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari aparat mengenai alasan penggunaan gas air mata di sekitar kampus.

Penggunaan gas air mata di sekitar kampus Bandung memicu keresahan besar karena berdampak langsung pada mahasiswa dan aktivitas akademik.

Kejadian ini memperlihatkan ketegangan antara aparat dan mahasiswa yang belum menemukan titik temu dalam mekanisme penyampaian aspirasi.

Lembaga HAM mendesak adanya penyelidikan untuk memastikan prosedur pengamanan dilakukan sesuai standar hak asasi manusia.

Kritik publik menekankan pentingnya mengedepankan dialog agar kampus tetap menjadi ruang aman bagi kegiatan belajar-mengajar.

Situasi ini menjadi pengingat bahwa penanganan aksi harus menjunjung tinggi keamanan, demokrasi, dan hak sipil tanpa penggunaan kekerasan yang berlebihan. (*)


Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: demo mahasiswagas air mataHAMkampus BandungUNISBAUNPAS
Post Sebelumnya

Kritik terhadap Pembentukan Tim Reformasi Polri

Post Selanjutnya

Kasus Donasi ASN Bali Viral di Publik

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
Kasus Donasi ASN Bali Viral di Publik

Kasus Donasi ASN Bali Viral di Publik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.