EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA
Istana: MBG Dievaluasi, Bukan Dihentikan

Istana: MBG Dievaluasi, Bukan Dihentikan

Pemerintah menegaskan evaluasi menyeluruh atas program MBG usai kasus keracunan. DPR mendorong evaluasi rutin agar implementasi program berjalan optimal.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
25 September 2025
Kategori PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – Pemerintah menampung seluruh masukan dari masyarakat terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) usai kasus keracunan yang sempat terjadi di beberapa daerah. Istana memastikan langkah evaluasi akan dijalankan, namun menegaskan bahwa program tersebut tidak harus dihentikan secara permanen. Bergabung dengan WA Channel EKOIN untuk update terbaru.

Juru Bicara Kepresidenan menyatakan bahwa penghentian sementara MBG dilakukan untuk memastikan adanya koreksi menyeluruh dalam pelaksanaannya. “Evaluasi total memang diperlukan agar ke depan tidak ada lagi kejadian serupa,” ujarnya pada Senin, 22 September 2025.

Evaluasi MBG Jadi Sorotan Publik

Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan pentingnya evaluasi mendalam terhadap program MBG yang dijalankan di seluruh Indonesia. Menurutnya, pelaksanaan program berskala nasional seperti ini bukanlah hal yang sederhana.

“Jadi memang tidak mudah untuk melaksanakan hal tersebut, karenanya memang pihak-pihak yang terkait harus bisa melakukan evaluasi total,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Ia menambahkan bahwa evaluasi rutin seharusnya sudah menjadi kewajiban, mengingat dampak program ini bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya anak sekolah.

Berita Menarik Pilihan

Wajah Cantik Ternyata Kurir Sabu, NE Tertangkap Tangan Transaksi di Pinggir Jalan Puma Raya

Didampingi Haris Azhar, Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro Terkait Kontroversi Stand-Up ‘Mens Rea’

Sebelumnya, kasus keracunan makanan pada peserta MBG di beberapa wilayah memicu sorotan publik. Pemerintah pun menerima berbagai kritik, mulai dari pengawasan distribusi hingga standar kualitas makanan. Situasi ini mendorong DPR dan Istana untuk segera merespons.

Langkah Perbaikan dan Evaluasi Menyeluruh

Pemerintah menegaskan bahwa evaluasi akan menyentuh semua aspek, mulai dari proses pengadaan, pengawasan distribusi, hingga pemilihan penyedia makanan. Selain itu, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah akan diperkuat.

“Tujuannya bukan untuk menghentikan, melainkan memperbaiki agar manfaat MBG benar-benar dirasakan masyarakat,” lanjut Jubir Istana.

Langkah ini diyakini mampu mengembalikan kepercayaan publik, sekaligus memastikan keberlangsungan program strategis nasional yang digadang sebagai penopang gizi generasi muda.

Selain DPR, sejumlah organisasi masyarakat juga menyoroti pentingnya evaluasi sebagai upaya perlindungan masyarakat. Mereka menilai bahwa kesalahan dalam implementasi harus segera ditangani agar tidak menimbulkan dampak lebih besar.

Kementerian terkait pun disebut tengah menyiapkan tim khusus yang bertugas memantau langsung pelaksanaan MBG di lapangan. Tim ini akan bekerja sama dengan aparat daerah dan lembaga pengawas pangan.

Langkah antisipatif ini dipandang krusial agar kejadian keracunan tidak terulang. Pemerintah berkomitmen menindak tegas setiap pelanggaran dalam proses pelaksanaan.

Dalam jangka panjang, evaluasi juga akan melibatkan pakar gizi dan lembaga riset untuk memastikan kualitas makanan sesuai standar. Pendekatan berbasis data diharapkan memberi hasil lebih optimal.

Dengan skala program yang mencakup seluruh wilayah Indonesia, Puan menilai bahwa evaluasi harus dilakukan secara periodik, bukan hanya saat terjadi masalah. DPR akan mengawal proses ini agar berjalan transparan dan akuntabel.

Pemerintah berjanji menyampaikan hasil evaluasi secara terbuka kepada publik. Hal ini diharapkan dapat menekan spekulasi dan menjaga kredibilitas program MBG.

Kasus keracunan yang memicu evaluasi besar-besaran ini menjadi pelajaran penting bagi pemerintah dalam merancang program sosial berskala nasional. Transparansi dan pengawasan dianggap sebagai kunci keberhasilan.

Evaluasi program MBG menjadi kebutuhan mendesak usai insiden keracunan. Pemerintah menegaskan tidak akan menghentikan program, melainkan memperbaikinya.

Keterlibatan DPR, khususnya dorongan dari Ketua DPR Puan Maharani, memperkuat urgensi evaluasi menyeluruh.

Pengawasan distribusi, pemilihan penyedia makanan, dan standar gizi diprioritaskan dalam evaluasi.

Langkah ini diharapkan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap program MBG.

Transparansi hasil evaluasi menjadi faktor penting agar program ini tetap mendapat dukungan publik.

Pemerintah perlu membuka ruang partisipasi masyarakat dalam evaluasi MBG.

Standar gizi harus diperketat sesuai rekomendasi pakar.

Koordinasi pusat dan daerah perlu diperkuat agar distribusi lebih aman.

Pengawasan independen bisa menjadi solusi untuk mencegah penyimpangan.

Evaluasi berkala sebaiknya dijadikan prosedur standar, bukan sekadar respons insiden.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: DPRevaluasikeracunanMBGPemerintahPuan Maharani
Post Sebelumnya

BPOM Tarik 19 Produk Kopi Berbahaya

Post Selanjutnya

Pemkot Tangsel Angkat Isu transparansi atas Anggaran Makan 66 Miliar Rupiah

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Kanit Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Ari Purwanto.

Wajah Cantik Ternyata Kurir Sabu, NE Tertangkap Tangan Transaksi di Pinggir Jalan Puma Raya

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Dari tangan NE, polisi menyita sabu seberat 1,04 kilogram serta satu unit telepon seluler berikut kartu SIM yang diduga digunakan...

Kominika Pandji Pragiwaksono tiba di Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Foto: Amsi

Didampingi Haris Azhar, Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro Terkait Kontroversi Stand-Up ‘Mens Rea’

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Diketahui, Pandji kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya buntut materi stand-up comedy 'Mens Rea' yang dibawakannya. Laporan terhadap Pandji kali ini dilayangkan...

Plt. Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan saat menunjukkan barang bukti sabu seberat 160 kg dan ganja 200 kg hasil tangkapan di jaringan Aceh-Medan, Kamis (5/2/2026). Operasi besar-besaran ini diperkirakan menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman zat adiktif. (Foto: Humas BNN RI/Ekoin.co)

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

BNN memperkirakan penggagalan peredaran narkoba dalam jumlah besar ini berpotensi menyelamatkan lebih dari satu juta orang dari bahaya penyalahgunaan. Negara...

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

oleh Aminuddin Sitompul
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tiga tersangka kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauzia Tyassuma,...

Post Selanjutnya
Pemkot Tangsel Angkat Isu transparansi atas Anggaran Makan 66 Miliar Rupiah

Pemkot Tangsel Angkat Isu transparansi atas Anggaran Makan 66 Miliar Rupiah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.